Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Bahaya di Balik Telur Mentah: Mitos, Fakta, dan Risiko Salmonella

Redaksi by Redaksi
Mei 6, 2025 6:03 pm
in Tugu Sehat
Telur mentah yang disajikan dalam berbagai menu dan campuran minuman. (Foto: Unsplash /rawkkim)

Telur mentah yang disajikan dalam berbagai menu dan campuran minuman. (Foto: Unsplash /rawkkim)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Minuman STMJ, jamu telur ayam kampung, hingga telur goreng setengah matang adalah konsumsi yang tak asing bagi banyak orang Indonesia. Rasanya enak, dipercaya menyehatkan. Tapi tahukah kamu bahwa konsumsi telur mentah sebenarnya bisa membahayakan kesehatan?

Telur yang masih mentah berpotensi mengandung bakteri berbahaya. Walaupun terlihat bersih dan menggoda, bakteri seperti Salmonella bisa menyebabkan keracunan makanan. Risiko ini sering diabaikan karena masyarakat lebih percaya mitos ketimbang fakta medis. Berikut penjelasan ilmiahnya.

READ ALSO

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Baca Juga: Ayam dan Telur Dorong Inflasi di Kota Malang, Harga Beras Turun

Kontaminasi Telur Bisa Terjadi dari Dalam

Menurut studi oleh Foley et al. (2011), Salmonella masih bisa menginfeksi telur yang belum keluar dari tubuh ayam.

Bakteri ini bisa masuk ke dalam telur melalui sistem reproduksi ayam (transmisi vertikal), atau dari lingkungan kandang yang terpapar feses ayam yang terinfeksi. Jadi, bukan cuma kulit luar telur yang perlu diwaspadai.

Penelitian lain dari Humphrey (2006) juga memperkuat opini tersebut dengan menjelaskan bahwa bakteri tersebut adalah yang paling umum ditemukan dalam telur, bisa hidup di dalam kuning dan putih telur mentah. Artinya, mencuci kulit telur saja tidak cukup untuk menghindari infeksi.

Telur Setengah Matang Masih Berisiko

Telur setengah matang, seperti kuning telur yang masih lembek pada telur goreng atau telur mentah dalam minuman STMJ, memang terlihat aman dan menggugah selera bagi sebagian orang. Namun, dari sisi keamanan pangan, hal ini tetap berisiko.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Warung Tahu Telur di Kota Malang, Enak dan Murah 

Menurut standar global, telur harus mencapai suhu internal minimal 70°C selama durasi tertentu agar bakteri berbahaya dapat dimatikan. Jika kuning telur masih cair atau belum dimasak sempurna, besar kemungkinan suhu tersebut belum tercapai.

Begitu pula pada STMJ, di mana kuning telur biasanya tidak sampai matang karena susu hanya dipanaskan sebentar. Suhu yang tidak cukup tinggi dan waktu pemanasan yang singkat membuat potensi kontaminasi bakteri tetap ada.

Telur Ayam Kampung Juga Beresiko

Banyak orang percaya bahwa telur ayam kampung lebih sehat dan bebas dari penyakit. Namun menurut studi dari Antunes et al. (2016), telur dari berbagai sistem peternakan termasuk yang non-industri, tetap bisa terkontaminasi Salmonella. Bahkan, lingkungan bebas kandang bisa meningkatkan risiko paparan dari tanah atau hewan lain.

Siapa yang Harus Ekstra Hati-Hati?

Beberapa kelompok lebih rentan terhadap infeksi Salmonella, seperti: ibu hamil, bayi dan anak-anak, lansia, orang dengan sistem imun lemah.

Menurut WHO dan badan pengawas pangan seperti USDA FSIS, infeksi Salmonella bisa menyebabkan diare parah, dehidrasi, hingga komplikasi serius pada kelompok ini.

Tips Aman Konsumsi Telur

Agar tetap sehat dan terhindar dari risiko infeksi, berikut tips yang disarankan oleh WHO dan BPOM:

  • Masak hingga benar benar matang
  • Hindari konsumsi telur mentah atau setengah matang
  • Mencuci segala media sebelum dan setelah memasak
  • Simpan telur dalam lemari es
  • Hindari telur yang retak atau kotor

Telur memang tinggi protein dan bergizi, tapi mengonsumsinya dalam kondisi mentah atau setengah matang bisa membahayakan kesehatan.

Mitos soal “telur kampung lebih aman” atau “STMJ bikin kuat” perlu diluruskan dengan fakta medis. Mengikuti panduan keamanan pangan adalah langkah sederhana yang bisa mencegah masalah besar.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Veri Adrianto Ivansa / Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: bahaya STMJfakta telur ayam kampungkeamanan makanantelur mentah salmonella

Related Posts

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti
Tugu Sehat

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Kamis, 16 Jul 2026
jamu sinom
Tugu Sehat

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kamis, 16 Jul 2026
Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Next Post
Founder Satwa Sehat Indonesia, Dr. drh. Albiruni Haryo, M.Sc, AP.Vet. (Foto/dok.)

Satwa Sehat Indonesia Pertanyakan Asal Ayam Tiren Dikonsumsi Atlet di Malang

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.