Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Atasi Kecanduan Media Sosial untuk Menjaga Kesehatan Mental, Begini Pandangan Dekan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang

Redaksi by Redaksi
Agustus 18, 2024 6:06 pm
in News
media sosial

Ilustrasi: Cara mengatasi kecanduan media sosial untuk menjaga kesehatan mental. /Foto: Pixabay/Erik Lucatero.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Ternyata penggunaan media sosial yang berlebihan berpengaruh buruk terhadap kondisi kesehatan mental seseorang. Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memberi dampak buruk pada kondisi mental karena konsumsi informasi yang berlebihan.

Semakin lama mengakses media sosial dapat menyebabkan seseorang merasa kecemasan karena membandingkan kondisi diri dengan hal-hal yang diamati selama berselancar di media sosial. Melihat fenomena tersebut, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM), Dr. Tutut Chusniyah, S.Psi, M.Si berbagi pandangannya tentang bagaimana mengatasi kecanduan media sosial untuk menjaga kondisi kesehatan mental.

READ ALSO

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang

Pelawak Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut

Menurutnya pengelolaan diri untuk mengetahui batas penggunaan media sosial cukup penting sebagai langkah awal untuk mencegah maupun mengurangi kecanduan media sosial. Karena tidak dapat dipungkiri semakin lama terjebak dalam keasyikan scrolling di media sosial akan memberi dampak yang kurang baik terhadap kondisi kesehatan mental.

Baca Juga: Sindikat Perdagangan Bayi di Media Sosial

“Itu (kecanduan media sosial) memang problem di dunia saya kira. Dengan akses koneksi yang luar biasa hampir tidak ada batasan ruang dan waktu, problemnya adalah kesehatan mental. Jadi yang paling penting adalah bagaimana mengelola diri kita terkait dengan kehidupan bermedia sosial,” ungkapnya.

Tutut menambahkan seseorang perlu memiliki batasan dalam menggunakan media sosial agar tidak terjebak dalam disrupsi informasi yang bisa membuat kondisi mental menjadi tidak sehat karena konsumsi informasi yang berlebihan.

Tuntutan untuk terus bereksistensi di media sosial dan memenuhi standar hidup tertentu akan berpengaruh terhadap kondisi mental karena munculnya tekanan-tekanan yang dirasakan akibat terlalu lama bermain media sosial. Kondisi itulah yang dirasa Tutut berdampak pada fenomena masalah kesehatan mental yang terjadi di masyarakat.

Tetapi pihaknya juga tidak mempermasalahkan jika ada seseorang yang memang memanfaatkan teknologi maupun media sosial untuk pekerjaan. Hanya saja harus ada batasan yang jelas kapan waktunya untuk menggunakan media sosial dan kapan waktu untuk beristirahat. Keseimbangan itulah yang dirasa penting untuk mengatasi masalah kecanduan media sosial yang terkadang justru membuat seseorang juga tidak produktif.

“Ada aturan WHO yang berapa jam penggunaan (media sosial) bisa dikatakan kecanduan. Seperti itu kan sudah tidak sehat. Jadi memang harus ada batasan berapa lama waktu kita bermain di dunia digital atau media sosial, kecuali kerjaannya memang di situ baru itu beda lagi,” terang Tutut.

“Tetapi kita harus mengelola diri terkait dengan dampak buruknya. Harus membatasi diri kita sendiri makanya pembatasan diri sendiri itu penting untuk mengatur berapa lama berselancar di media sosial,” imbuhnya.

Selain melakukan pembatasan dalam penggunaan pembatasan media sosial, Tutut juga menyarankan agar seseorang memiliki keseimbangan hidup antara aktivitas di media sosial dengan interaksi sosial di dunia nyata. Sesekali perlu adanya ruang untuk berkumpul bersama orang lain sebagai terapi mengurangi rasa kecanduan terhadap media sosial.

Baca Juga: 5 Tips Bijak Gunakan Media Sosial

Karena keseimbangan itulah yang akan membuat seseorang terlepas dari rasa kecanduan terhadap media sosial dan dapat memberi kebahagian dalam menjalani hidup.

“Kita harus menyeimbangkan hidup, tidak hanya hidup di dunia maya tetapi juga hidup di dunia nyata. Sesekali perlu kumpul bersama teman-teman walau sekedar ngopi atau nongkrong. Jadi harus seperti itu, tidak bisa terus berada di dunia yang tidak nyata,” jelasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: Fakultas Psikologi Universitas Negeri MalangKecanduan Media SosialKesehatan MentalMasalah Kesehatan MentalMedia SosialMengatasi Kecanduan Media SosialUMUniversitas Negeri Malang

Related Posts

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang
News

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang

Jumat, 28 Agu 2026
Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut
News

Pelawak Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut

Jumat, 28 Agu 2026
Savic Ali Dorong Pemimpin NU Visioner dan Responsif terhadap Perubahan
News

Savic Ali Dorong Pemimpin NU Visioner dan Responsif terhadap Perubahan

Jumat, 28 Agu 2026
Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU
News

Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU

Jumat, 28 Agu 2026
Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran
News

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Jumat, 28 Agu 2026
Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka
News

Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka

Jumat, 28 Agu 2026
Next Post
Pilkada Kota Batu

Pasangan Cak Nur-Heli Kantongi Rekom Maju Pilkada Kota Batu 2024

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.