Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Atap Situs Candi Srigading Bocor dan Rapuh, Pelestarian Terancam

Redaksi by Redaksi
Mei 9, 2025 7:54 pm
in News
Situs candi Srigading

Situs Candi Srigading. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Kondisi atap pelindung Situs Candi Srigading di Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, kini memprihatinkan. Atap yang hanya terbuat dari plastik UV dan ditopang bambu rapuh itu mengalami kebocoran parah dan rawan ambruk, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

Situs peninggalan Kerajaan Medang Kamulan ini mulai diekskavasi pada awal tahun 2022. Untuk sementara, pelindung berupa plastik UV dipasang sejak Maret 2022 demi melindungi struktur candi yang tersusun dari bata merah, material yang sangat rentan terhadap air hujan.

READ ALSO

Udara Kabur Mendominasi, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 30 Mei 2026

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

“Atap ini usianya sudah tiga tahun. Memang sudah waktunya diganti,” ujar Yuliadi, Juru Pelihara Situs Candi Srigading, Jumat (9/5/2025).

Situs candi Srigading
Bambu penyangga rapuh, rawan ambruk.

Baca juga: Situs Candi Srigading Kabupaten Malang Tak Kunjung Dipugar, Terkendala Dana dan Aturan

Ia mengungkapkan bahwa pemasangan atap dilakukan secara swadaya tanpa bantuan dari Pemerintah Kabupaten Malang maupun Pemerintah Desa Srigading. “Saya pasang pakai uang pribadi. Sampai sekarang belum ada bantuan,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan Tugu Malang ID, bambu penyangga terlihat miring dan sebagian hampir roboh. Bahkan, salah satu bambu dilaporkan patah akibat diterjang hujan dan angin kencang.

Selama satu tahun terakhir, kebocoran pada atap plastik semakin sering terjadi. Yuliadi pun berusaha mengatasinya secara darurat, seperti merekatkan bagian yang bocor dengan selotip. Namun, upaya ini tak lagi efektif karena plastik sudah mulai lapuk.

Atap pelindung Situs Srigading bocor
Atap yang melindungi Situs Candi Srigading sering bocor. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

“Plastiknya sudah tidak kuat lagi. Kalau dibiarkan, air hujan bisa merusak struktur bata candi,” jelasnya.

Ia berharap Pemkab Malang segera memberikan perhatian dan mengganti atap tersebut dengan material yang lebih kokoh dan tahan lama, minimal dalam bentuk struktur semi permanen.

“Setidaknya atapnya dibuat semi permanen agar candi tetap terlindungi,” harap Yuliadi.

Sebagai informasi, Candi Srigading ditemukan di tengah ladang tebu milik warga. Ekskavasi terhadap situs berukuran sekitar 10 x 10 meter dengan tinggi 10 meter ini sempat dihentikan karena kendala administrasi. Diduga, candi ini merupakan bagian dari kompleks yang lebih luas, sebagaimana tercantum dalam Prasasti Linggasuntan yang ditemukan di Desa Baturetno, Kecamatan Singosari.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko

Tags: candi srigadingsitus candi srigadingSitus Srigading

Related Posts

Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada Sabtu, 30 Mei 2026 dalam kondisi berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Udara Kabur Mendominasi, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 30 Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026
Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Fisip Unmer Malang dan CPU Filipina Perkuat Jejaring Akademik Lewat International Collaboration Week 2025

Fisip Unmer Malang dan CPU Filipina Perkuat Jejaring Akademik Lewat International Collaboration Week 2025

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.