Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Atap Situs Candi Srigading Bocor dan Rapuh, Pelestarian Terancam

Redaksi by Redaksi
Mei 9, 2025 7:54 pm
in News
Situs candi Srigading

Situs Candi Srigading. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Kondisi atap pelindung Situs Candi Srigading di Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, kini memprihatinkan. Atap yang hanya terbuat dari plastik UV dan ditopang bambu rapuh itu mengalami kebocoran parah dan rawan ambruk, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

Situs peninggalan Kerajaan Medang Kamulan ini mulai diekskavasi pada awal tahun 2022. Untuk sementara, pelindung berupa plastik UV dipasang sejak Maret 2022 demi melindungi struktur candi yang tersusun dari bata merah, material yang sangat rentan terhadap air hujan.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

“Atap ini usianya sudah tiga tahun. Memang sudah waktunya diganti,” ujar Yuliadi, Juru Pelihara Situs Candi Srigading, Jumat (9/5/2025).

Situs candi Srigading
Bambu penyangga rapuh, rawan ambruk.

Baca juga: Situs Candi Srigading Kabupaten Malang Tak Kunjung Dipugar, Terkendala Dana dan Aturan

Ia mengungkapkan bahwa pemasangan atap dilakukan secara swadaya tanpa bantuan dari Pemerintah Kabupaten Malang maupun Pemerintah Desa Srigading. “Saya pasang pakai uang pribadi. Sampai sekarang belum ada bantuan,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan Tugu Malang ID, bambu penyangga terlihat miring dan sebagian hampir roboh. Bahkan, salah satu bambu dilaporkan patah akibat diterjang hujan dan angin kencang.

Selama satu tahun terakhir, kebocoran pada atap plastik semakin sering terjadi. Yuliadi pun berusaha mengatasinya secara darurat, seperti merekatkan bagian yang bocor dengan selotip. Namun, upaya ini tak lagi efektif karena plastik sudah mulai lapuk.

Atap pelindung Situs Srigading bocor
Atap yang melindungi Situs Candi Srigading sering bocor. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

“Plastiknya sudah tidak kuat lagi. Kalau dibiarkan, air hujan bisa merusak struktur bata candi,” jelasnya.

Ia berharap Pemkab Malang segera memberikan perhatian dan mengganti atap tersebut dengan material yang lebih kokoh dan tahan lama, minimal dalam bentuk struktur semi permanen.

“Setidaknya atapnya dibuat semi permanen agar candi tetap terlindungi,” harap Yuliadi.

Sebagai informasi, Candi Srigading ditemukan di tengah ladang tebu milik warga. Ekskavasi terhadap situs berukuran sekitar 10 x 10 meter dengan tinggi 10 meter ini sempat dihentikan karena kendala administrasi. Diduga, candi ini merupakan bagian dari kompleks yang lebih luas, sebagaimana tercantum dalam Prasasti Linggasuntan yang ditemukan di Desa Baturetno, Kecamatan Singosari.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko

Tags: candi srigadingsitus candi srigadingSitus Srigading

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Fisip Unmer Malang dan CPU Filipina Perkuat Jejaring Akademik Lewat International Collaboration Week 2025

Fisip Unmer Malang dan CPU Filipina Perkuat Jejaring Akademik Lewat International Collaboration Week 2025

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.