Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Anak Korban Kekerasan di Kabupaten Malang Bakal Dimasukkan Pondok Pesantren

Khusus yang Beragama Islam

Redaksi by Redaksi
Juli 26, 2022 7:58 pm
in Hukum & Kriminal
anak korban kekerasan

Bupati Malang, Sanusi. Foto: Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Angka kekerasan di Kabupaten Malang cukup tinggi, khususnya pada anak-anak. Menurut data Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang, di bulan Januari-Juli 2022, terdapat 135 laporan kekerasan yang dialami perempuan dan anak. Dari total laporan tersebut, 35 di antaranya adalah kasus yang melibatkan anak-anak sebagai korban.

Kekerasan yang menimpa anak-anak itu rupanya banyak yang dilakukan oleh orang terdekat atau anggota keluarga. “Ada 11 kasus yang tersangkanya adalah orang terdekat seperti ayah kandung, ayah tiri, atau kakak kandung,” beber Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik.

READ ALSO

Pedagang Ayam di Pasar Madyopuro Malang Bacok 2 Karyawan Usai Cekcok Soal Ceker Rp 5 Ribu

Polisi Amankan Pria Bersenjata Tajam yang Resahkan Pengguna Jalan di Sumberpucung Malang

Berdasarkan catatan Unit PPA Polres Malang, ada banyak faktor yang menyebabkan kekerasan pada anak, salah satunya adalah keluarga yang tidak utuh. Misalnya sebuah keluarga itu broken, orang tua bercerai, kemudian anak ini diasuh oleh neneknya atau saudara lainnya.

“Oleh karenanya, kasih sayang yang diterima anak ini tidak utuh,” imbuh Taufik.

Mengetahui tingginya angka kekerasan pada anak ini, Bupati Malang, Sanusi bersama Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat dan jajaran Forkopimda Kabupaten Malang melakukan koordinasi untuk membantu anak-anak yang rentan kekerasan. “Ini nanti saya koordinasikan dengan Kapolres dan Forkopimda untuk membantu anak-anak rentan kejahatan ini,” kata Sanusi.

Bantuan ini berupa semacam beasiswa agar anak-anak ini tinggal di tempat yang lebih aman dan bisa menimba ilmu dengan baik.

“Bagi yang beragama Islam, kalau keluarganya membolehkan, akan kami bawa ke pondok pesantren. Bagi anak-anak yang beragama lain akan dibawa ke panti asuhan atau yayasan yang menangani anak-anak yang perlu perhatian,” imbuhnya.

Menurutnya, nanti akan ada sekitar 200 anak yang mendapatkan bantuan ini. Sementara anggarannya akan disiapkan saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). “Biayanya nanti melalui Dinas Sosial,” katanya.

Ia berharap anak-anak di Kabupaten Malang bisa diperlakukan dengan wajar dan semestinya. “Saya ingin kita semua ini ikut berbuat baik untuk bangsa ini,” tutup Sanusi.

 

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: kabupaten malangmalangPemkab Malang

Related Posts

Pedagang ayam bacok pedagang pasar
Hukum & Kriminal

Pedagang Ayam di Pasar Madyopuro Malang Bacok 2 Karyawan Usai Cekcok Soal Ceker Rp 5 Ribu

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi seorang pria ancam pengguna jalan menggunakan senjata tajam. Foto: AI
Hukum & Kriminal

Polisi Amankan Pria Bersenjata Tajam yang Resahkan Pengguna Jalan di Sumberpucung Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Ilustrasi bawa kabur motor. Foto: Freepik
Hukum & Kriminal

Bawa Kabur Motor Modus Kenalan di Telegram, Polisi Bekuk Sejoli Asal Kendari di Kota Batu

Kamis, 21 Mei 2026
Pembobol rumah
Hukum & Kriminal

Pembobol Rumah di Gondanglegi Ditangkap Setelah Dua Bulan Buron

Kamis, 21 Mei 2026
Curi Handphone
Hukum & Kriminal

Modus Jadi Pembeli, Pemuda di Kepanjen Malang Curi 3 Handphone di Toko

Selasa, 19 Mei 2026
Pencuri Jeruk
Hukum & Kriminal

Dua Pencuri Jeruk di Turen Digagalkan Warga, 53 Kilogram Hasil Curian Diamankan

Senin, 18 Mei 2026
Next Post
turnamen billiard

750 Peserta Bertanding di Turnamen Billiard Kapolres Malang Cup 2022

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.