Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Alarm Diabetes di Kalangan Anak Muda: Dosen Universitas Airlangga Ungkap Faktor Penyebabnya

Redaksi by Redaksi
Agustus 18, 2025 11:16 am
in Tugu Sehat
Dosen Universitas Airlangga mengungkap kenaikan signifikan angka diabetes di kalangan anak muda./Foto: Pinterest/Sara

Dosen Universitas Airlangga mengungkap kenaikan signifikan angka diabetes di kalangan anak muda./Foto: Pinterest/Sara

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Fenomena angka diabetes di kalangan anak muda Indonesia memasuki titik yang mengkhawatirkan dalam dunia kesehatan. Tak hanya sekedar ancaman kesehatan global, lonjakan kasus diabetes di kelompok usia remaja dan dewasa muda kini menjadi perhatian utama kalangan pakar di bidang kesehatan.

Salah satunya akademisi Universitas Airlangga, dr. Raudia Faridah Humaidy, MPH mengungkapkan beberapa faktor penyebab melonjaknya angka diabetes di kalangan anak muda.

READ ALSO

Jaga Kesehatan! Hospital Penawar Hadirkan Paket Skrining Prostat dengan Biaya Terjangkau

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Baca Juga: Penderita Diabetes Anak di Kota Batu Tembus 50 Penderita

Diabetes yang selama ini dikenal sebagai penyakit orang tua, kini merambah secara agresif ke anak-anak dan remaja akibat perubahan gaya hidup serta pola makan yang kian buruk.

Akademisi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, dr. Raudia Faridah Humaidy, MPH./Foto: Dok.Pribadi.
Akademisi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, dr. Raudia Faridah Humaidy, MPH./Foto: Dok.Pribadi.

Perempuan yang akrab disapa Rida itu pun menjelaskan tentang diabetes melitus 1 yang disebabkan oleh kelainan produksi hormon insulin dan diabetes melitus 2 yang disebabkan tubuh kurang sensitif terhadap hormon insulin.

Baca Juga: Hari Diabetes Internasional 2024, Plt Bupati Malang Komitmen Wujudkan Masyarakat yang Lebih Sehat

“Waktu seorang makan atau minum, kadar gula dalam darah meningkat. Insulin tugasnya menjadi tukang angkut gula dari darah untuk dimasukkan ke sel tubuh. Kalau seseorang terbiasa makan atau minum dengan pola yang kurang baik, insulin bekerja lebih keras sebagai tukang angkut,” jelasnya.

“Lama-lama insulin yang terus bekerja bisa lelah dan gula dalam darah masih banyak yang enggak diangkut masuk ke sel tubuh,” imbuh Rida.

Adapun beberapa faktor penyebab meningkatnya angka diabetes di kalangan anak muda, Rida menjelaskannya sebagai berikut:

Faktor Penyebab Tingginya Diabetes di Kalangan Anak Muda

1. Sedentary Lifestyle

Pola hidup yang kurang atau minim gerak, seperti hanya fokus di depan screen, gadget, atau buku. Kurangnya aktivitas fisik juga meningkatkan risiko atas menurunnya sensitivitas insulin.

2. Pola Nutrisi

Mengonsumsi gula yang melebihi batas konsumsi gula harian yakni 50 gram atau 4 sendok makan per hari.

3. Jam Tidur

Jam tidur normal yang baik adalah 6-8 jam dalam sehari. Jika seseorang tidur kurang dari 6 atau 8 jam sehari, ada kesulitan dalam memulai atau mempertahankan tidur, dan bekerja dalam shift dapat meningkatkan risiko diabetes.

4. Stres

Ketika seseorang sedang mengalami beban pikiran, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol, yang hormon tersebut juga menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah.

Dampak Bagi Kondisi Kesehatan Tubuh

Lebih lanjut, Rida menjelaskan komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh diabetes melitus secara umum dibedakan ke dalam dua kategori, yakni pembuluh darah besar atau makrovaskuler dan pembuluh darah kecil mikrovaskuler.

“Komplikasi yang berdampak pada pembuluh darah besar di antaranya adalah penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke sedangkan komplikasi yang berdampak pada pembuluh darah kecil,” ujar Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat-Kedokteran Pencegahan, Fakultas Kedokteran Unair.

“Gangguan itu antara lain gangguan ginjal, gangguan penglihatan, serta gangguan saraf termasuk luka pada kaki akibat diabetes. Timbulnya komplikasi pada pasien diabetes akan berkaitan dengan kualitas hidup dari pasien tersebut,” sambungnya.

Data prevalensi diabetes muda berdasarkan pemeriksaan kadar gula darah pada kelompok usia 25-34 tahun sebesar 4,1 persen tahun 2018.

Kemudian menjadi 5,3 persen di tahun 2023, sedangkan pada kelompok usia 35-44 tahun prevalensinya sebesar 8,6 persen tahun 2018. Persentasenya naik, menjadi sebesar 10,1 persen pada tahun 2023.

Solusi Menekan Angka Diabetes di Kalangan Anak Muda

Rida menyarankan anak muda melakukan pemantauan kondisi kesehatan dengan cek kesehatan secara berkala. Selain itu, juga diperlukan peran yang sinergis dari berbagai pihak mulai dari tingkat individu, keluarga, lingkungan tempat tinggal, institusi pendidikan, tempat kerja, hingga pemangku kebijakan.

Menurutnya hal itu diperlukan agar masyarakat dapat dengan mudah menerapkan aktivitas fisik yang baik. seperti tersedianya taman kota atau fasilitas jalan kaki yang nyaman dan aman. Serta ditunjang dengan nutrisi yang cukup.

“Tubuh juga perlu mendapatkan asupan nutrisi yang sesuai kebutuhan, seperti tersedianya informasi nilai gizi pada gerai makanan atau minuman,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Angka Diabetes di Kalangan Anak MudadiabeteskesehatanPencegahan DiabetesUniversitas Airlangga

Related Posts

Hospital Penawar hadirkan paket skrining prostat berbiaya terjangkau bagi pasien asal Indonesia./Foto: Pinterest/Kimberly Getchell
Tugu Sehat

Jaga Kesehatan! Hospital Penawar Hadirkan Paket Skrining Prostat dengan Biaya Terjangkau

Senin, 1 Jun 2026
Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Next Post
Kepala Dinsos Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Redjeki. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

96 Siswa dari Kabupaten Malang Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Malang dan Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.