Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Alarm Bahaya Sungai Kampung Warna Warni Jodipan Menyala, BPBD Minta Warga Waspada

Redaksi by Redaksi
April 19, 2022 5:08 pm
in Berita
Kondisi kampung warna warni saat hujan deras

Kondisi Sungai Brantas kawasan Kampung Warna Warni Jodipan, Kota Malang yang tampak meluap (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id — BPBD Kota Malang mengimbau masyarakat bantaran sungai di sekitar Kampung Warna Warni Jodipan, Kota Malang untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, Early Warning System (EWS) atau alarm peringatan dini bahaya di Sungai Brantas sekitar kampung wisata itu menyala usai air sungai mengalir deras dan meluap pada Selasa siang  (19/4/2022).

Air sungai Jodipan berwarna coklat mengalir dengan deras. Air sungai juga meluap ke arah permukiman kampung wisata itu. EWS di lokasi sungai itu juga tampak menyala dan berbunyi keras.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto mengatakan, EWS itu memang sengaja dipasang sebagai peringatan dini adanya bahaya luapan sungai. Terlebih, banyak warga yang tinggal di bantaran sungai itu.

“Warga setempat harus tetap waspada, karena di sana daerah aliran sungai. Jadi masyarakat harus waspada. Seandainya air terus meningkat maka masyarakat tingkatkan kewaspadaannya,” ucapnya.

Selain di Sungai Brantas kawasan Kampung Warna Warni Jodipan itu, BPBD Kota Malang juga telah memasang EWS di lima titik lainnya. Mulai di Jalan Bukit Barisan, Jalan Sudimoro, wilayah Sawojajar, Jalan A Yani (depan Carrefour), hingga Jalan Galunggung Kota Malang.

“Diimbau masyarakat tetap waspada. EWS sudah kami pasang di 6 titik. Mulai Bukit Barisan, Sudimoro, Sawojajar, Carrefour, hingga Kampung Warna Warni,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa ada sekitar 18 titik banjir yang terjadi di Kota Malang akibat hujan lebat ini. Dikatakan, wilayah paling banyak terdampak banjir adalah Kecamatan Klojen.

“BMKG memang telah memperkirakan hujan akan terjadi sampai dengan awal Mei. Jadi masyarakat diimbau waspada. Karena tadi hujan juga disertai petir. Kalau seandainya tidak terlalu penting lebih baik di rumah saja,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh
editor:jatmiko

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Alarm BahayaHeadlinekampung warna warnisungai

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Bupati Sanusi menyebut partisipasi Pemilu 2024 warga Kabupaten Malang masih rendah

Partisipasi Masyarakat Kabupaten Malang Pada Pemilu 2024 Masih Rendah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.