Minggu, November 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Akses JKN Semakin Luas, BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Mutu Layanan Faskes

Bagus Rachmad Saputra by Bagus Rachmad Saputra
September 16, 2026 11:53 am
in Advertorial
Akses JKN Semakin Luas, BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Mutu Layanan Faskes

BPJS Kesehatan dorong peningkatan mutu layanan Program JKN. /Foto: Dok. BPJS Kesehatan.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Akses layanan kesehatan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin luas. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menekankan peningkatan mutu layanan agar manfaat kesehatan yang dirasakan peserta ikut meningkat.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan, luasnya cakupan kepesertaan JKN perlu diikuti peningkatan mutu layanan yang diberikan fasilitas kesehatan. Per 1 September 2026, Program JKN telah memberikan perlindungan kepada sekitar 284,3 juta penduduk atau lebih dari 98,6 persen populasi Indonesia.

READ ALSO

Investasi Properti di Malang, Tomoland Andalkan Lokasi Dekat Tiga Kampus

Expo Properti Malang di MOG, Tomoland Tawarkan Rumah dan Kos Mulai Rp 400 Jutaan

“Tugas kita bukan hanya memastikan masyarakat terdaftar sebagai peserta, tetapi juga menjamin bahwa ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, mereka memperoleh layanan yang bermutu serta perlindungan dari risiko finansial,” ujar Pujo dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2026, Selasa (15/9).

Menurut Pujo, peningkatan pemanfaatan layanan menunjukkan semakin terbukanya akses masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Per 1 September 2026, terdapat 23.816 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3.221 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), hingga 7.180 sarana penunjang yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Jumlah tersebut juga perlu diikuti pelayanan yang sesuai kebutuhan medis dan memberikan hasil kesehatan yang optimal.

Sepanjang 2014-2025, BPJS Kesehatan telah mengeluarkan lebih dari Rp1.279,8 triliun ke fasilitas kesehatan untuk membayar pelayanan kesehatan. Menurut Pujo, itu bukanlah biaya yang sedikit. Ada banyak masyarakat yang bergantung JKN untuk berobat, apalagi jika penyakitnya berbiaya mahal atau membutuhkan waktu pengobatan panjang.

“Transformasi yang perlu kita bangun bersama adalah dari volume menuju value. Value-based care bukan tentang mengurangi pelayanan, tetapi memastikan peserta memperoleh pelayanan yang tepat, pada waktu yang tepat, sesuai kebutuhan medis, dengan hasil kesehatan yang terbaik,” kata Pujo.

Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan peran aktif fasilitas kesehatan. Karena itu, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan bertajuk Seva Paramahita Award 2026 kepada fasilitas kesehatan yang menunjukkan komitmen dan kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN.

“Fasilitas kesehatan yang memperoleh penghargaan hari ini diharapkan bisa menjadi role model, menjadi tempat bertukar ilmu, serta ikut menyebarluaskan praktik-praktik baik dalam peningkatan mutu, inovasi, dan akuntabilitas pelayanan JKN,” ujar Pujo.

Baca juga: BPJS Kesehatan Perkuat Layanan Primer lewat Kapitasi Berbasis Kinerja

Ia menambahkan, penguatan mutu layanan juga perlu dirasakan langsung oleh peserta ketika berada di fasilitas kesehatan.

Untuk itu, BPJS Kesehatan meluncurkan wajah baru Petugas BPJS SATU atau BPJS Siap Membantu sebagai bagian dari upaya memperkuat pengalaman peserta dalam memperoleh informasi dan pendampingan selama mengakses layanan kesehatan.

Di sisi pembiayaan, BPJS Kesehatan juga memperkuat koordinasi dengan Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) melalui Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ).

Melalui skema ini, peserta JKN yang memiliki AKT dapat memperoleh manfaat kenaikan kelas perawatan dengan koordinasi pembiayaan antara BPJS Kesehatan dan AKT, sehingga peserta tidak perlu menanggung out-of-pocket di luar ketentuan.

KAPJ juga mengatur koordinasi kepesertaan, sistem tagihan satu pintu, serta pembagian selisih biaya pelayanan antara BPJS Kesehatan dan AKT.

“Peluncuran wajah baru BPJS SATU serta penandatanganan kerja sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk semakin memperkuat pengalaman peserta serta membangun koordinasi pembiayaan kesehatan yang lebih terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada kualitas,” tutur Pujo.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Stevanus Adrianto Passat mengatakan, perluasan akses layanan JKN perlu berjalan seimbang dengan peningkatan mutu dan keberlanjutan Program JKN.

Menurutnya, fasilitas kesehatan memiliki peran strategis karena secara langsung menentukan pengalaman peserta. Karena itu, pelayanan harus mudah diakses, berkualitas, aman, cepat, dan berkeadilan.

Ia menambahkan, Dewan Pengawas terus mendorong penguatan tata kelola JKN yang transparan dan akuntabel, termasuk dalam aspek kualitas layanan, kepatuhan regulasi, pengelolaan risiko, dan perlindungan hak peserta.

Penguatan tersebut juga perlu didukung kolaborasi seluruh ekosistem JKN, termasuk melalui koordinasi antara BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan Tambahan untuk memperkuat integrasi ekosistem kesehatan nasional.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi menjelaskan Program JKN merupakan salah satu pondasi penting dalam pembangunan Indonesia sehingga perlu dipastikan setiap peserta memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan.

Transformasi kesehatan yang terus dijalankan juga perlu berjalan seiring dengan transformasi mutu layanan, termasuk melalui penguatan fasilitas kesehatan yang menjadi bagian penting dalam memastikan akses layanan kesehatan semakin luas dan berkualitas bagi masyarakat.

“Tidak ada sistem jaminan kesehatan yang kuat tanpa didukung fasilitas kesehatan yang kuat. Semangat gotong royong harus kita maknai sebagai kerja sama dan tanggung jawab yang jelas dari seluruh pihak, baik pemerintah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, maupun masyarakat,” tegas Maria.

Baca juga: BPJS Kesehatan Buka Layanan JKN di Fun Walk Poncokusumo

Akses Jkn Semakin Luas Bpjs Kesehatan Dorong Peningkatan Mutu Layanan Faskes 18
Sambutan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar. /Foto: Dok. BPJS Kesehatan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Republik Indonesia Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat Program JKN agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Menurutnya, JKN merupakan wujud nyata gotong royong bangsa dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

“Untuk menjaga keberlanjutan dan memperkuat manfaat JKN, perlu adanya komitmen dan kontribusi dari seluruh ekosistem JKN. Pemerintah berperan melalui dukungan kebijakan, regulasi, dan pembiayaan, peserta dengan menjaga kepesertaan tetap aktif serta memenuhi kewajibannya, sementara fasilitas kesehatan memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan diberikan sesuai standar, bermutu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata pejabat yang akrab disapa Cak Imin tersebut.

Di sisi pelayanan, penguatan akses dan pemerataan mutu fasilitas kesehatan perlu terus dilakukan seiring meningkatnya pemanfaatan layanan dan perubahan pola penyakit di Indonesia.

Penguatan layanan primer menjadi salah satu prioritas, termasuk melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sarana prasarana, ketersediaan obat dan bahan medis, serta pemeriksaan penunjang, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses.

“Program JKN adalah gotong royong raksasa bangsa ini yang harus kita jaga bersama. Kita ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang merasa harus takut jatuh miskin karena sakit. Karena itu, seluruh pihak harus menjalankan perannya dengan baik, menjaga keaktifan kepesertaan, memberikan pelayanan sesuai standar, menggunakan sumber daya secara tepat, serta membangun budaya integritas, transparansi, dan pengawasan bersama,” tegasnya.

“Dengan gotong royong yang kuat, kita optimistis JKN akan terus tumbuh dan memberikan perlindungan kesehatan yang bermutu bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tandas Cak Imin.

Berikut nama 30 penerima apresiasi Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2026:

Kategori Puskesmas

  • Juara 1 Puskesmas Umbulsari, Kabupaten Jember
  • Juara 2 UPT. Puskesmas Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara
  • Juara 3 Puskesmas Palakka, Kabupaten Barru

Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter

  • Juara 1 Dr. Efri Yeni, Kabupaten Padang Pariaman
  • Juara 2 dr. Fitrijah, Kabupaten Jombang
  • Juara 3 Dr. Sintje Tjengnis, Kota Ambon

Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi

  • Juara 1 Drg. Fitri Eka Rahmafuri, Kabupaten Jember
  • Juara 2 Drg. Hj. Aminah, MM, Kabupaten Solok Selatan
  • Juara 3 Drg. Asrofi, Kabupaten Temanggung

Kategori Klinik Pratama

  • Juara 1 Klinik Pratama Ganesha Bali, Kabupaten Buleleng
  • Juara 2 Klinik Dua Putri Jaya, Kabupaten Lampung Selatan
  • Juara 3 Klinik Pratama Bunda Patimah, Kota Medan

Kategori Rumah Sakit Kelas A

  • Juara 1 RSUD Dr Soetomo, Kota Surabaya
  • Juara 2 Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Kota Jakarta Pusat
  • Juara 3 RSUP Prof. Dr. I G.N.G. Ngoerah, Kota Denpasar

Kategori Rumah Sakit Kelas B

  • Juara 1 RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, Kabupaten Bangkalan
  • Juara 2 RS Mitra Plumbon Cirebon, Kabupaten Cirebon
  • Juara 3 RSUD Brigjend. H. Hasan Basry, Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Kategori Rumah Sakit Kelas C

  • Juara 1 RS Mawaddah Medika, Kabupaten Mojokerto
  • Juara 2 RSUD R.A.A Tjokronegoro, Kabupaten Purworejo
  • Juara 3 RS Yos Sudarso, Kota Padang

Kategori Rumah Sakit Kelas D

  • Juara 1 RS Hasyim Asy’ari, Kabupaten Jombang
  • Juara 2 RS Santa Elisabeth, Kabupaten Bantul
  • Juara 3 RSU Sakinah Lhokseumawe, Kota Lhokseumawe

Kategori Rumah Sakit Khusus

  • Juara 1 RSIA Putri, Kota Surabaya
  • Juara 2 RSJ Prof Hb Sa’anin Padang, Kota Padang
  • Juara 3 RS Khusus Gigi Dan Mulut Universitas Hasanuddin, Kota Makassar

Kategori Klinik Utama

  • Juara 1 Klinik Utama Citra Mulia
  • Juara 2 Klinik Utama Cahaya Imani
  • Juara 3 Klinik Utama Cahaya Husada

Berikut nama 6 penerima Penghargaan Khusus Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2026:

Kategori Rumah Sakit D Pratama

  • RS Kelas D Pratama Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur
  • RSUD Hj. Puang Sabbe, Kabupaten Enrekang
  • RS Pratama Tolinggula Melayani, Kabupaten Gorontalo Utara

Kategori DBTFMS

  • RS Kapal Dr. Lie Dharmawan II, Kota Jakarta Barat
  • Puskesmas Ilwayab, Kabupaten Merauke
  • RS Kapal Ksatria Airlangga, Kota Surabaya

Berikut nama 15 penerima Penghargaan Lomba Konten Edukasi JKN Tahun 2026:

Kategori Puskesmas

  • Juara 1 Puskesmas Makrayu, Kota Palembang
  • Juara 2 Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan
  • Juara 3 Puskesmas Remu, Kota Sorong

Kategori TPMD/TPMDG

  • Juara 1 Drg. Ijlal Wafa’ Al Hamdani, Kabupaten Polewali Mandar
  • Juara 2 Dr. Erwin Buntoro Jst, Kota Tanjung Pinang
  • Juara 3 Dr Handini, Kota Surabaya

Kategori Klinik Pratama

  • Juara 1 Klinik Pratama Kaina Healthcare, Jakarta Barat
  • Juara 2 Klinik Pratama Arimbi Medical Center, Kota Lubuk Linggau
  • Juara 3 Klinik Lmmc Banjarbaru, Kota Banjarbaru

Kategori FKRTL Pemerintah

  • Juara 1 RSUD Bangli, Kabupaten Bangli
  • Juara 2 RSUD Pameungpeuk Garut, Kabupaten Garut
  • Juara 3 RSUD Ajibarang, Kabupaten Banyumas

Kategori FKRTL Swasta

  • Juara 1 RS Ceria Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan
  • Juara 2 RS Hasyim Asy’ari, Kabupaten Jombang
  • Juara 3 Rumah Sakit Khusus Mata Prima Vision, Kota Medan

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

redaktur: jatmiko

Tags: Badan Penyelenggara Jaminan Sosialbpjs kesehatanBPJS Kesehatan Cabang MalangJaminan Kesehatan NasionalJKNProgram JKN

Related Posts

Investasi Properti di Malang, Tomoland Andalkan Lokasi Dekat Tiga Kampus
Advertorial

Investasi Properti di Malang, Tomoland Andalkan Lokasi Dekat Tiga Kampus

Sabtu, 31 Okt 2026
Expo Properti Malang di MOG, Tomoland Tawarkan Rumah dan Kos Mulai Rp 400 Jutaan
Advertorial

Expo Properti Malang di MOG, Tomoland Tawarkan Rumah dan Kos Mulai Rp 400 Jutaan

Sabtu, 31 Okt 2026
937 Mahasiswa Diwisuda, Direktur Polinema Dorong Lulusan Jadi Agen Perubahan
Advertorial

937 Mahasiswa Diwisuda, Direktur Polinema Dorong Lulusan Jadi Agen Perubahan

Sabtu, 31 Okt 2026
Semangat Sumpah Pemuda, PLN UP3 Malang Gaungkan Energi Berdikari melalui Radio Talkshow
Advertorial

Semangat Sumpah Pemuda, PLN UP3 Malang Gaungkan Energi Berdikari melalui Radio Talkshow

Jumat, 30 Okt 2026
Seminar Literasi Pasar Modal Unikama, Mahasiswa Diajak Cerdas Berinvestasi Saham
Advertorial

Seminar Literasi Pasar Modal Unikama, Mahasiswa Diajak Cerdas Berinvestasi Saham

Jumat, 30 Okt 2026
Wali Kota Malang dan Kapolresta Tanam 200 Pohon untuk Lestarikan Sumber Mata Air
Advertorial

Wali Kota Malang dan Kapolresta Tanam 200 Pohon untuk Lestarikan Sumber Mata Air

Jumat, 30 Okt 2026
Next Post
Pemred Tugu Malang ID dan Tugu Jatim ID, Herlianto A S.Pd MA Resmi Raih Sertifikasi UKW Utama

Pemred Tugumalang.id dan Tugujatim.id, Herlianto Raih Sertifikasi UKW Utama

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.