MALANG, Tugumalang.id – Tembok belakang dua rumah warga di Desa Gubukklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang ambrol pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 16.30. Peristiwa ini disebabkan plengsengan yang menahan tembok tersebut tergerus air.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, aliran air hujan yang terjadi terus menerus menggerus plengsengan yang menahan tembok rumah warga.
“Hujan deras terjadi di wilayah Desa Gubukklalah dan aliran airnya menggerus plengsengan. Akibatnya tembok rumah warga roboh,” terang Sadono, Sabtu (22/11/2025).
Baca Juga: Plengsengan Jalan di Poncokusumo Kabupaten Malang Ambrol
Ia menambahkan, plengsengan trsebut memiliki tinggi satu meter dengan panjang tujuh meter. Plengsengan menahan tembok rumah milik Paitu yang dihuni empat jiwa dan rumah milik Senedi yang dihuni dua jiwa.

Kerusakan di rumah Paitu terjadi di bagian dapur, sementara kerusakan di rumah Senedi terjadi di bagian toilet. Kerugian materiil yang dialami keduanya diperkirakan sekitar Rp10 juta.
Seminggu yang lalu, tepatnya pada Sabtu (15/11/2025) pukul 15.00 juga terjadi plengsengan ambrol di wilayah Kecamatan Poncokusumo. Peristiwa ini terjadi di jalan penghubung Desa Ngebruk dan Desa Sumbersari.
Baca Juga: Hujan Lebat, Plengsengan Sungai di Kota Malang Ambrol, 1 Rumah Terdampak
Dua titik plengsengan yang masing-masing memiliki lebar empat meter dan ketebalan dua meter ambrol akibat hujan deras yang terjadi terus menerus. Dua titik ini memiliki jarak sekitar 100 centimeter.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam dua peristiwa ini. Warga dan petugas telah bekerja bakti untuk membersihkan material dan membuat penahan sementara agar longsor tidak kembali terjadi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























