Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Sambut Hari Suci Nyepi 2024, Umat Hindu Arak 7 Ogoh Ogoh Keliling Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Maret 10, 2024 3:29 pm
in News
Umat hindhu di Kota Malang mengarak Ogoh ogoh menyambut hari suci Nyepi 1946 (M Sholeh)

Umat hindhu di Kota Malang mengarak Ogoh ogoh menyambut hari suci Nyepi 1946 (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – Menyambut hari suci Nyepi saka 1946 tahun 2024, ratusan umat Hindu mengarak 7 Ogoh ogoh mengelilingi Kota Malang pada Minggu (10/3/2024). Ogoh ogoh itu diarak setelah umat Hindhu menggelar upacara Tawur Agung Kesanga.

Masyarakat umat hindu hingga masyarakat umum tampak tumpah ruah menyaksikan arak arakan ogoh ogoh itu. Meski disertai rintik gerimis, arak arakan itu tetap mendapat sambutan dari masyarakat luas di Kota Malang.

READ ALSO

Prakiraan Cuaca Malang Senin 1 Juni 2026: Berawan dan Kabut

Tanggapi Pernyataan Soal Banyak Pesantren Cabul di Malang, Gus Fahrur: Tidak Boleh Menggeneralisir!

Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang, Made Wartana menyampaikan, hari suci Nyepi ini merupakan hari kebangkitan, persatuan dan kebersamaan umat hindu.

“Kirab ogoh ogoh ini sebagai simbol untuk menyerap energi negatif,” tuturnya.

Baca Juga: Umat Hindu di Pakisaji Khidmat Ikuti Upacara Tawur Kesanga

Setidaknya ada 7 ogoh ogoh yang diarak keliling Kota Malang. Made menyebut sebetulnya ada 24 ogoh ogoh yang akan diarak. Namun karena terkendala, hanya ada 7 ogoh ogoh yang diarak.Pawai ogoh-ogoh

Ketujuh ogoh ogoh itu di antaranya Ogoh Ogoh Bhatarakala, Tarakasur, Jalandhar, Sang Kala Kalimaya, Wong Samar, Kerep Akasa dan Aras Ijomaya.

Ogoh ogoh ini diarak dari Balai Kota Malang, menuju kawasan Kayutangan dan kembali ke finish di Balai Kota Malang.

Di puncak arak arakan ini, ogoh ogoh ini juga dibakar sebagai simbol memusnahkan energi negatif yang ada di alam semesta.

“Jadi kami bakar untuk membakar semua energi energi negatif yang ada di alam semesta maupun pada diri masing masing manusia,” paparnya.

“Seluruh umat hindhu juga melakukan ini, harapannya untuk menetralisir sifat sifat negatif. Sehingga saat Nyepi, bisa fokus beribadah,” imbuhnya.

Baca Juga: Jelang Nyepi, Umat Hindu Larung 45 Jolen di Pantai Balekambang

Dalam kirab ogoh ogoh ini, penampilan seni bantengan dan barongsai juga turut mewarnai acara tersebut. Hal ini tentu menggambarkan kerukunan antar umat.

“Kami juga bersyukur karena rekan rekan kami dari umat konghucu hingga seniman turut berpartisipasi,” tuturnya.

Pawai Ogoh-ogoh

Dia berharap kirab ogoh ogoh ini bisa menjadi event budaya tiap tahun di Kota Malang. Hal ini tentu dapat membangkitkan gairah generasi muda untuk mengenal budaya nusantara.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: hari raya nyepi 2024Pawai Ogoh-ogohumat hindu

Related Posts

Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Senin, 1 Juni 2026 diperkirakan dominan berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Prakiraan Cuaca Malang Senin 1 Juni 2026: Berawan dan Kabut

Senin, 1 Jun 2026
PEsantren Cabul
News

Tanggapi Pernyataan Soal Banyak Pesantren Cabul di Malang, Gus Fahrur: Tidak Boleh Menggeneralisir!

Minggu, 31 Mei 2026
Satlantas Polres Malang
News

Satlantas Polres Malang Bekali 80 Warga Lewat Coaching Clinic Keselamatan Berkendara

Minggu, 31 Mei 2026
Rumah warga terbakar
News

Rumah Warga Kalipare Terbakar Hebat, Kerugian Capai Rp400 Juta

Minggu, 31 Mei 2026
Cuaca Kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 31 Mei 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Minggu, 31 Mei 2026
Siswa SD di Tumpang jalani Skrining Penyakit Jantung Rematik. Foto: Pemkab Malang
News

370 Siswa SD di Kabupaten Malang Jalani Skrining Penyakit Jantung Rematik

Sabtu, 30 Mei 2026
Next Post
mudik gratis

Sediakan Mudik Gratis, Dishub Kabupaten Malang Siapkan 5 Rute

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UIN Malang Gelar Buka Puasa Bersama Media, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.