Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Jelang Nyepi, Umat Hindu Larung 45 Jolen di Pantai Balekambang

Redaksi by Redaksi
Maret 19, 2023 6:33 pm
in Peristiwa
Ratusan umat Hindu

Para pemuda membawa jolen untuk dilarung di laut. Foto: Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG,Tugumalang.id – Tiga hari menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1945, ratusan umat Hindu di Kabupaten Malang melarung 45 jolen berisi hasil bumi ke laut di Pantai Balekambang. Ini merupakan bagian dari upacara Jalanidhipuja yang digelar setiap tahun. Kegiatan ini digelar di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (19/3/2023).

Ketua Majelis Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Malang, Sutomo Adi Wijoyo mengatakan Jalanidhipuja ini diikuti oleh umat Hindu dari 66 pura yang ada di Kabupaten Malang. Jumlah umat tersebut diperkirakan sekitar 500 orang.

READ ALSO

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Jumlah jolen tahun merupakan yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2017, terdapat 36 jolen yang dilarung dan di tahun 2019 terdapat 44 jolen.

Upacara Jalanidhipuja dilakukan untuk menyucikan diri dan alam semesta. Diharapkan, dari pelaksanaan upacara ini, alam semesta bisa netral dan suci. Jiwa raga manusia juga bisa kembali suci untuk memasuki Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945 yang jatuh pada Rabu (22/3/2023) mendatang.

“Dasarnya (pelaksanaan upacara) dari kitab suci Sundarigama. Tujuannya adalah ngamet sarining amertha kamandalu ring telenging segara (mengambil sari-sari air kehidupan yang disebut tirta kamandalu di tengah samudera),” ujar Sutomo.

Para pemuda membawa jolen untuk dilarung di laut. Foto: Aisyah Nawangsari

Menurutnya, umat Hindu percaya bahwa penguasa samudera adalah Dewa Baruna yang merupakan manifestasi dari Sang Hyang Widhi. Di sanalah, sumber kehidupan berasal, yaitu air. “Apalagi ini adalah air suci untuk menyucikan Bhuana Agung dan Bhuana Alit,” imbuh Sutomo.

Bhuana agung berarti alam semesta atau makrokosmos. Sementara bhuana alit adalah isi dari alam semesta atau mikrokosmos.

Pelarungan jolen sendiri merupakan perwujudan rasa syukur karena diberikan rezeki kesuburan. Oleh karenanya, hasil bumi tersebut dihaturkan kepada Sang Hyang Widhi melalui Dewa Baruna.

“Harapannya supaya laut ini kemudian menguap karena disinari oleh Dewa Matahari. Air menguap menjadi hujan. Hujam kemudian membuat Bumi ini menjadi subur dan tumbuhlah buah-buahan. Lalu buah-buahan dirangkai lagi menjadi jolen untuk dilarung,” terang Sutomo.

Menurutnya, itu adalah sebuah siklus kehidupan. Tanpa sirkulasi yang sempurna, maka tidak akan ada kehidupan.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Tags: hari raya nyepiJalanidhipujaKecamatan BanturMajelis Parisada Hindu Dharma IndonesianyepiPantai Balekambangumat hinduumat Hindu di Kabupaten MalangUpacara Jalanidhipuja

Related Posts

Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Pohon Tumbang
Peristiwa

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Malang-Kepanjen

Rabu, 20 Mei 2026
Lansia Tertabrak Motor
Peristiwa

Lansia di Kota Batu Meninggal Dunia Setelah Tertabrak Motor Saat Menyeberang Jalan

Rabu, 20 Mei 2026
Next Post
Acara yudisium Pascasarjana IAI Al Qolam Malang.

IAI Al Qolam Mewisuda 41 Magister PAI, Siap Berkontribusi untuk Umat

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.