Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Menuju Smart City, Wali Kota Malang Sutiaji Kuatkan Validitas Data Stunting dan Kemiskinan

Redaksi by Redaksi
Juni 20, 2023 10:08 am
in Pemerintahan
Wali Kota Malang, Sutiaji saat meninjau stunting di Kelurahan Oro-Oro Dowo.

Wali Kota Malang, Sutiaji diwawancarai sejumlah wartawan saat meninjau stunting di Kelurahan Oro-Oro Dowo. Foto / dok Pemkot Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Misi Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, membawa Kota Malang menjadi smart city terus dilakukan. Orang nomor satu di Pemkot Malang itu meminta perangkat daerah untuk segera menguatkan sistem database (by name by address) serta validitas data resiko stunting dan kemiskinan di Kota Malang.

Hal itu disampaikan Sam Sutiaji, sapaannya, pada rakor Perangkat daerah di halaman depan kantor Kelurahan Oro-oro dowo pada Jumat (16/6) lalu.

READ ALSO

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Secara teknis, kata Sutiaji, percepatan database berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) diharapkan sudah mampu menjangkau data stunting dan kemiskinan.

Baca Juga: Cegah Stunting Pakai Jamu dan Nasi Tim, Wali Kota Sutiaji: Ini Patut Dicontoh

“Evaluasi kita berkaitan dengan stunting, penanganan sudah bagus, terstruktur, dan yang perlu diapresiasi yaitu partisipasi dan keterlibatan masyarakat. Tapi, sinergi bagus harus disertai dengan data yang akurat,” ujarnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji saat meninjau stunting di Kelurahan Oro-Oro Dowo.
Wali Kota Malang, Sutiaji saat meninjau stunting di Kelurahan Oro-Oro Dowo. Foto/dok Pemkot Malang

Sebab itu, ia mendorong adanya penguatan, terutama pada stunting dan kemiskinan. “Kita, mulai dari database, artinya ini harus sudah berupa sistem TIK, penekanannnya di sini. Karena itu saya minta Kominfo segera lakukan percepatan, dan ini (sistem database stunting dan kemiskinan) harus kita penuhi untuk mendukung smart city,” sambung Sutiaji.

“Sebelum dituangkan dalam sistem TIK, intinya penanganannya kan cross cutting. Artinya butuh kolaborasi antar perangkat daerah. Nah untuk mendukung ini, dinsos sebagai penyedia data bertanggungjawab terhadap akurasi dan validitas, dinkes dalam hal ini sebagai pelaksana penanganan, Bappeda sebagai perencana, harus connect semuanya sampai menjadi sistem database yang akurat,” imbuh Sutiaji.

Baca Juga: Wujudkan Zero Waste Zero Emission, Wali Kota Sutiaji Kunjungi Pengolahan Sampah dengan Teknologi Terbarukan di Tiongkok

Dia juga berharap di tingkat wilayah, kecamatan dan kelurahan juga berperan sebagai garda terdepan dalam penanganan resiko stunting dan kemiskinan. Sutiaji menilai akses yang dimiliki kecamatan dan kelurahan memberikan keuntungan tersendiri.

“Tugas dan fungsi Kecamatan dan Kelurahan di wilayah, juga menjadi akses dan keuntungan. Kan sebagai garda depan, akses ke masyarakat lebih mudah ini yang juga perlu dioptimalkan, intinya dinamisasi data ini harus bisa diantisipasi semuanya,” tegasnya.

Seperti diketahui, di era kepemimpinannya, Sutiaji menyasar 6 dimensi smart city di antaranya, smart governance, smart economy, smart branding, smart living, smart environment, serta smart society.

Dan, wajar apabila Sutiaji sangat ingin stunting dan kemiskinan menjadi core dalam dimensi smart living yang di dalamnya salah satunya merupakan gambaran upaya pemberian kesehatan kepada masyarakat.

Sutiaji menilai, dengan smart city akan mudah bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan karena sudah didukung data yang akurat. Menurutnya, kondisi data stunting dan kemiskinan bergerak sangat dinamis, untuk itulah dirinya memacu perangkat daerah terkait agar stunting dan kemiskinan sudah tersedia dalam sistem database.

“Kondisi stunting dan kemiskinan ini kan dinamis, berubahnya sangat cepat sehingga ini rawan, jangan sampai akhirnya data ini menjadi salah. Karena itu, maka penting bagi kita punya sistem data base. Nantinya membantu kita, menentukan kebijakannya bagaimana, memonitor bagaimana perkembangan datanya. Ini (smart city) bagus, perlu kita bangun terus karena ini bagian dari outcome atau kualitas,” terang Sutiaji.

Terakhir, Sutiaji juga berharap konsep smart city ini terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan yang ada dan merupakan bagian dari upaya pembangunan yang berkelanjutan.

Dirinya berharap ke depannya koneksivitas antar dimensi smart city mampu membawa manfaat bagi masyarakat Kota Malang.

Reporter: Humas Pemkot Malang

Editor: Herlianto. A

Tags: smart citystuntingsutiajiwali kota malang

Related Posts

Bupati Malang, Sanusi (topi hitam) meninjau lahan di sekitar Pasar Turen yang terdampak kebakaran. Foto: Pemkab Malang
Pemerintahan

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

Rabu, 15 Jul 2026
DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan
Pemerintahan

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Senin, 13 Jul 2026
Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang
Pemerintahan

Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang

Senin, 13 Jul 2026
Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi dan Jemput Bola, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat
Pemerintahan

Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat

Jumat, 10 Jul 2026
Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar
Pemerintahan

Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026
Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu
Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
Pemotongan pita tenan Kantor Kemenag Kota Malang di MPP Kota Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji Launching Pelayanan Publik Kantor Kemenag di MPP Merdeka

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.