Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Cegah Stunting Pakai Jamu dan Nasi Tim, Wali Kota Sutiaji: Ini Patut Dicontoh

Redaksi by Redaksi
Juni 17, 2023 10:20 am
in Pemerintahan
jamu cegah stunting

Agenda Gowes Sambang Warga yang digagas Wali Kota Malang Sutiaji menyapa warga Keurahan Gadingkasri dan Oro-Oro Dowo. Foto / dok Pemkot Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, kembali menyapa warga sembari melakukan hobi gowes pagi. Jumat (16/6/2023), menjadi giliran Kelurahan Gadingkasri dan Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen yang disambangi oleh Walikota Sutiaji dan Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji.

Selain menyapa warga, orang nomor satu di Kota Malang ini juga memberikan sejumlah bantuan kepada warga disabilitas, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), lansia dan balita bergejala stunting. Pada gowes kali ini, Wali Kota Sutiaji memberikan apresiasi; acungan dua jempol atas upaya unik Posyandu Anggrek Kelurahan Gadingkasri dalam mencegah dan menurunkan angka stunting.

READ ALSO

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Sebagai informasi, Posyandu Anggrek sukses menurunkan angka stunting di wilayahnya dari yang semula 40 anak stunting kini turun menjadi 16 anak dalam jangka waktu 2 bulan saja. Salah satu kunci keberhasilan tersebut adalah pemberian jamu herbal penambah nafsu makan balita, yang tentunya juga diimbangi dengan asupan gizi seimbang, yaitu paket nasi tim beserta sayur dan lauknya.

Upaya ini merupakan inovasi Gerus Stunting (Gerakan Seribu Rupiah untuk Stunting) yang disinergikan dengan Rumah Pelita (Rumah Pemulihan Gizi Balita). Gerus stunting adalah gerakah sedekah uang seribu rupiah perhari dari semua anggota TP PKK Kelurahan Gadingkasri.

Kemudian hasil dari gerakan ini diwujudkan untuk membantu balita stunting. Sementara Rumah Pelita merupakan program swadaya dari masyarakat dengan memanfaatkan hasil pekarangan yang ada. Untuk kemudian kader posyandu akan memasaknya menjadi makanan tambahan bergizi seimbang untuk balita.

Menurut Walikota Sutiaji, inovasi Posyandu Anggrek patut ditiru oleh berbagai kelurahan lain. “Jadi harus dikolaborasikan dan ini perlu ditularkan. Kemarin banyak kita temui di kelurahan lain, dia (balita) tidak mau sayuran, tidak mau ikan. Solusinya mungkin bisa dibuat olahan kombinasinya. Dan bisa dengan dirangsang jamu, akhirnya dia mau, nafsu makannya bertambah. Jadi inovasi-inovasi di kelurahan mana yang bisa direplikasi dan digabung itu kita terapkan,” ucap Wali Kota Sutiaji.

Lebih lanjut, Walikota Sutiaji menyebut upaya pencegahan dan penurunan stunting harus dilakukan secara sinergis di level manapun, termasuk kelurahan. “Mulai tingkat kelurahan. Bisa melalui Bu Lurah dan TP PKK termasuk Posyandu, stunting ini bisa dicegah. Menu makannya ini disesuaikan dengan anak.

BACA JUGA: Tips Mencegah Stunting Pada Anak Balita

Barangkali anaknya tidak mau nasi biasa, diolah yang lain; mungkin jadi nasi tim lalu ditambah lauk pendamping. Ini bisa diterapkan sebagai upaya mitigasi dan pencegahan stunting,” ucap Wali Kota Sutiaji.

Sementara itu, Yuli, Ketua Posyandu Anggrek, mengatakan bahwa posyandu ini memiliki program terkait stunting, ia menambahkan inovasi jamu penambah nafsu makan dan nasi tim menjadi unggulan.

“Kebetulan untuk nasi tim ini juara satu se Kota Malang pada bulan Desember tahun kemarin. Kemudian untuk yang kemarin saya juga pakai minuman herbal telang untuk anak-anak biar tidak sering kembung; yaitu jahe sama telang,” ucapnya.

Terakhir, Ulfa, warga Gadingkasri menyebut program yang diberikan Posyandu Anggrek memberikan dampak positif terhadap perkembangan berat badan buah hatinya yang berusia 16 bulan.

“Programnya kan ada makanan sehat, jamu untuk meningkatkan nafsu makan dan mencegah stunting. Alhamdulillah, sejak minum jamu itu nafsu makan anak saya bertambah. Kemarin untuk beratnya 7,2 kg, terakhir tanggal 7 kemarin itu naik menjadi 8 kg,” ucapnya. (sfr/Ts/hms)

Reporter: Feni Yusnia
editor: jatmiko

Tags: cegah stuntingpemkot malangstuntingstunting di kota malangsutiajiwali kota malang

Related Posts

Bupati Malang, Sanusi (topi hitam) meninjau lahan di sekitar Pasar Turen yang terdampak kebakaran. Foto: Pemkab Malang
Pemerintahan

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

Rabu, 15 Jul 2026
DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan
Pemerintahan

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Senin, 13 Jul 2026
Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang
Pemerintahan

Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang

Senin, 13 Jul 2026
Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi dan Jemput Bola, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat
Pemerintahan

Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat

Jumat, 10 Jul 2026
Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar
Pemerintahan

Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026
Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu
Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
OJK

Kepala OJK Malang Sebut Tantangan Bagi Generasi Milenial Kelola Dana Investasi Masa Depan

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.