Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Menuju Smart City, Wali Kota Malang Sutiaji Kuatkan Validitas Data Stunting dan Kemiskinan

Redaksi by Redaksi
Juni 20, 2023 10:08 am
in Pemerintahan
Wali Kota Malang, Sutiaji saat meninjau stunting di Kelurahan Oro-Oro Dowo.

Wali Kota Malang, Sutiaji diwawancarai sejumlah wartawan saat meninjau stunting di Kelurahan Oro-Oro Dowo. Foto / dok Pemkot Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Misi Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, membawa Kota Malang menjadi smart city terus dilakukan. Orang nomor satu di Pemkot Malang itu meminta perangkat daerah untuk segera menguatkan sistem database (by name by address) serta validitas data resiko stunting dan kemiskinan di Kota Malang.

Hal itu disampaikan Sam Sutiaji, sapaannya, pada rakor Perangkat daerah di halaman depan kantor Kelurahan Oro-oro dowo pada Jumat (16/6) lalu.

READ ALSO

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB

Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong

Secara teknis, kata Sutiaji, percepatan database berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) diharapkan sudah mampu menjangkau data stunting dan kemiskinan.

Baca Juga: Cegah Stunting Pakai Jamu dan Nasi Tim, Wali Kota Sutiaji: Ini Patut Dicontoh

“Evaluasi kita berkaitan dengan stunting, penanganan sudah bagus, terstruktur, dan yang perlu diapresiasi yaitu partisipasi dan keterlibatan masyarakat. Tapi, sinergi bagus harus disertai dengan data yang akurat,” ujarnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji saat meninjau stunting di Kelurahan Oro-Oro Dowo.
Wali Kota Malang, Sutiaji saat meninjau stunting di Kelurahan Oro-Oro Dowo. Foto/dok Pemkot Malang

Sebab itu, ia mendorong adanya penguatan, terutama pada stunting dan kemiskinan. “Kita, mulai dari database, artinya ini harus sudah berupa sistem TIK, penekanannnya di sini. Karena itu saya minta Kominfo segera lakukan percepatan, dan ini (sistem database stunting dan kemiskinan) harus kita penuhi untuk mendukung smart city,” sambung Sutiaji.

“Sebelum dituangkan dalam sistem TIK, intinya penanganannya kan cross cutting. Artinya butuh kolaborasi antar perangkat daerah. Nah untuk mendukung ini, dinsos sebagai penyedia data bertanggungjawab terhadap akurasi dan validitas, dinkes dalam hal ini sebagai pelaksana penanganan, Bappeda sebagai perencana, harus connect semuanya sampai menjadi sistem database yang akurat,” imbuh Sutiaji.

Baca Juga: Wujudkan Zero Waste Zero Emission, Wali Kota Sutiaji Kunjungi Pengolahan Sampah dengan Teknologi Terbarukan di Tiongkok

Dia juga berharap di tingkat wilayah, kecamatan dan kelurahan juga berperan sebagai garda terdepan dalam penanganan resiko stunting dan kemiskinan. Sutiaji menilai akses yang dimiliki kecamatan dan kelurahan memberikan keuntungan tersendiri.

“Tugas dan fungsi Kecamatan dan Kelurahan di wilayah, juga menjadi akses dan keuntungan. Kan sebagai garda depan, akses ke masyarakat lebih mudah ini yang juga perlu dioptimalkan, intinya dinamisasi data ini harus bisa diantisipasi semuanya,” tegasnya.

Seperti diketahui, di era kepemimpinannya, Sutiaji menyasar 6 dimensi smart city di antaranya, smart governance, smart economy, smart branding, smart living, smart environment, serta smart society.

Dan, wajar apabila Sutiaji sangat ingin stunting dan kemiskinan menjadi core dalam dimensi smart living yang di dalamnya salah satunya merupakan gambaran upaya pemberian kesehatan kepada masyarakat.

Sutiaji menilai, dengan smart city akan mudah bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan karena sudah didukung data yang akurat. Menurutnya, kondisi data stunting dan kemiskinan bergerak sangat dinamis, untuk itulah dirinya memacu perangkat daerah terkait agar stunting dan kemiskinan sudah tersedia dalam sistem database.

“Kondisi stunting dan kemiskinan ini kan dinamis, berubahnya sangat cepat sehingga ini rawan, jangan sampai akhirnya data ini menjadi salah. Karena itu, maka penting bagi kita punya sistem data base. Nantinya membantu kita, menentukan kebijakannya bagaimana, memonitor bagaimana perkembangan datanya. Ini (smart city) bagus, perlu kita bangun terus karena ini bagian dari outcome atau kualitas,” terang Sutiaji.

Terakhir, Sutiaji juga berharap konsep smart city ini terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan yang ada dan merupakan bagian dari upaya pembangunan yang berkelanjutan.

Dirinya berharap ke depannya koneksivitas antar dimensi smart city mampu membawa manfaat bagi masyarakat Kota Malang.

Reporter: Humas Pemkot Malang

Editor: Herlianto. A

Tags: smart citystuntingsutiajiwali kota malang

Related Posts

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB
Advertorial

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB

Minggu, 23 Agu 2026
Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong
Pemerintahan

Pemkab Malang Siapkan Pengisian Lebih dari 200 Jabatan Kosong

Jumat, 21 Agu 2026
DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026
Pemerintahan

DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026

Selasa, 18 Agu 2026
Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung
Pemerintahan

Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung

Senin, 17 Agu 2026
Konsep Otomatis
Pemerintahan

Wali Kota Kukuhkan 72 Paskibraka Kota Batu untuk Upacara HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026
Tekan Risiko Stunting, Program PASTI Bantu 620 Baduta di Kabupaten Malang Capai Gizi Normal
Pemerintahan

Tekan Risiko Stunting, Program PASTI Bantu 620 Baduta di Kabupaten Malang Capai Gizi Normal

Sabtu, 15 Agu 2026
Next Post
Pemotongan pita tenan Kantor Kemenag Kota Malang di MPP Kota Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji Launching Pelayanan Publik Kantor Kemenag di MPP Merdeka

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.