Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

5 Tarian Khas Malang, Nomor 5 Memiliki Makna Kehidupan

Redaksi by Redaksi
Juni 16, 2023 10:59 am
in Asli Malang
Ilustrasi Tari Topeng Malangan yang menggambarkan berbagai macam emosi manusia pada tiap karakter di topengnya.

Ilustrasi Tari Topeng Malangan yang menggambarkan berbagai macam emosi manusia pada tiap karakter di topengnya. (Foto/@Instagram ridhoalhadi19)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Malang merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang kaya akan tari tradisional. Tarian khas Malang mempunyai keunikan sendiri. Tidak hanya indah, tetapi juga penuh makna mendalam dan bersejarah.

Pencetus tarian adat Kota Bunga ini adalah para petinggi di masa kerajaan terdahulu. Penasaran tarian tradisional apa saja yang dimiliki Kota Malang? Simak ulasan 5 tarian Khas Malang sebagai berikut.

READ ALSO

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

1. Tari Beskalan

Tari Beskalan diketahui mulai muncul pada tahun 1930-an, di mana merupakan masa pesatnya perkembangan ludruk. Salah satu tarian adat khas Kota Malang ini awalnya dipertunjukkan pada ritual penghormatan kepada dewi kesuburan, Dewi Sri.

Baca Juga: Mengenal 2.000 Koleksi Topeng Bersejarah di Museum D’Topeng Malang

Saat itu, tarian ini adalah ritual saat akan menanam padi dengan tujuan untuk meminta kesuburan tanah. Namun, saat ini tari dengan penari berselendang merah ini digunakan sebagai tarian penyambutan.

Tarian ini mengusung gambaran tarian seorang perempuan dengan gerakan yang lincah, dinamis dan feminim. Namun uniknya, tarian ini ditarikan oleh laki-laki berkostum perempuan pada masa lalu. Musik gamelan Jawa laras slendro khas gamelan Jawa Timur biasanya mengalun mengiringi tari Beskalan ini.

2. Tari Serimpi Lima

Tari Serimpi Lima mulanya berkembang di Desa Ngadireso, Kabupaten Malang. Tarian yang berasal dari daerah Malang ini mencerminkan sifat kegembiraan, erotik, dan sakral.

Awalnya, tarian ini berfungsi untuk upacara Ruwatan Murwakala yang bertujuan membebaskan diri (wong sukerta) dari gangguan jahat Batara Kala. Tari Serimpi Lima saat ini digunakan sebagai tarian sambutan.

Baca Juga: Mengenal Wayang Topeng Malangan, Warisan Kerajaan Kanjuruhan

3. Tari Grebeg Wiratama

Tari Grebeg Wiratama menggambarkan jiwa keperwiraan prajurit yang akan berangkat menuju medan perang. Oleh karena itu, tarian khas Malang ini memiliki tarian dengan gerakan yang sangat maskulin dan tegas bak seorang prajurit.

Di samping ketegasan gerakannya, tarian ini juga menggambarkan adanya sisi humoris sebagai bagian dari sifat manusia.

4. Tari Bedayan

Tari yang bertujuan untuk menyambut kedatangan tamu ini sarat dengan makna kesederhanaan, keterbukaan diri dan lugas. Makna tersebut menggambarkan sifat dan sikap masyarakat Kota Malang yang pada umumnya sederhana, terbuka dan lugas.

Berdasarkan cerita rakyat, Tari Bedayan mengusung cerita legenda tentang Nyi Roro Kidul. Tarian ini bercerita tentang pertemuan raja-raja Jawa dengan sang penguasa laut selatan tersebut.

Tarian tradisional Kota Malang ini ditarikan oleh 9 penari, di mana masing-masing penari memiliki peran tersendiri, tetapi tetap menghasilkan kesatuan gerakan yang indah.

5. Tari Topeng Malangan

Tari Topeng Malangan atau Wayang Topeng diperkirakan telah ada sejak abad ke-8. Tarian dengan topeng ini pertama kali dicetuskan oleh Airlangga, putra Dharmawangsa Teguh dari Kerajaan Kediri.

Pada masa Kerajaan Singosari, tari tradisional ini semakin dikenal dan berkembang. Para penari tidak hanya menggunakan topeng, tetapi juga meresapi karakter topeng tersebut.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menetapkan kesenian Jawa Timur ini sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional. Dilansir dari Pusat Data Nasional Kekayaan Intelektual Komunal Indonesia, Tari Wayang Topeng khas Malang ini mengadopsi kisah Panji. Kisah Panji ini merupakan kumpulan cerita klasik yang berasal dari tanah Jawa.

Seiring berjalannya waktu, cerita dalam Tari Topeng Malangan ini juga menceritakan kehidupan sosial dan cerita humor. Uniknya, topeng yang digunakan dalam tarian ini memiliki keragaman warna yang unik dan berbeda dengan topeng dari daerah lain.

Tarian ini memiliki makna bahwa kehidupan manusia tidak selalu bahagia, ada kalanya marah, sedih dan merasakan emosi lainnya. Terdapat kombinasi 5 warna dasar pada topeng yang digunakan, yakni merah, putih, hitam, kuning, dan hijau. Warna-warna ini mewakili sifat hawa nafsu, keberanian, kesucian, kebijaksanaan, dan kebahagiaan.

Penulis: Nurul Amelia Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Budaya MalangseniTarian Khas MalangTradisi Malang

Related Posts

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Senin, 6 Jul 2026
Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota
Asli Malang

Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota

Kamis, 2 Jul 2026
Next Post
CKorean Bouquet Cake.

Rekomendasi 6 Toko Korean Cake di Malang

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.