Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

5 Tarian Khas Malang, Nomor 5 Memiliki Makna Kehidupan

Redaksi by Redaksi
Juni 16, 2023 10:59 am
in Asli Malang
Ilustrasi Tari Topeng Malangan yang menggambarkan berbagai macam emosi manusia pada tiap karakter di topengnya.

Ilustrasi Tari Topeng Malangan yang menggambarkan berbagai macam emosi manusia pada tiap karakter di topengnya. (Foto/@Instagram ridhoalhadi19)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Malang merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang kaya akan tari tradisional. Tarian khas Malang mempunyai keunikan sendiri. Tidak hanya indah, tetapi juga penuh makna mendalam dan bersejarah.

Pencetus tarian adat Kota Bunga ini adalah para petinggi di masa kerajaan terdahulu. Penasaran tarian tradisional apa saja yang dimiliki Kota Malang? Simak ulasan 5 tarian Khas Malang sebagai berikut.

READ ALSO

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

1. Tari Beskalan

Tari Beskalan diketahui mulai muncul pada tahun 1930-an, di mana merupakan masa pesatnya perkembangan ludruk. Salah satu tarian adat khas Kota Malang ini awalnya dipertunjukkan pada ritual penghormatan kepada dewi kesuburan, Dewi Sri.

Baca Juga: Mengenal 2.000 Koleksi Topeng Bersejarah di Museum D’Topeng Malang

Saat itu, tarian ini adalah ritual saat akan menanam padi dengan tujuan untuk meminta kesuburan tanah. Namun, saat ini tari dengan penari berselendang merah ini digunakan sebagai tarian penyambutan.

Tarian ini mengusung gambaran tarian seorang perempuan dengan gerakan yang lincah, dinamis dan feminim. Namun uniknya, tarian ini ditarikan oleh laki-laki berkostum perempuan pada masa lalu. Musik gamelan Jawa laras slendro khas gamelan Jawa Timur biasanya mengalun mengiringi tari Beskalan ini.

2. Tari Serimpi Lima

Tari Serimpi Lima mulanya berkembang di Desa Ngadireso, Kabupaten Malang. Tarian yang berasal dari daerah Malang ini mencerminkan sifat kegembiraan, erotik, dan sakral.

Awalnya, tarian ini berfungsi untuk upacara Ruwatan Murwakala yang bertujuan membebaskan diri (wong sukerta) dari gangguan jahat Batara Kala. Tari Serimpi Lima saat ini digunakan sebagai tarian sambutan.

Baca Juga: Mengenal Wayang Topeng Malangan, Warisan Kerajaan Kanjuruhan

3. Tari Grebeg Wiratama

Tari Grebeg Wiratama menggambarkan jiwa keperwiraan prajurit yang akan berangkat menuju medan perang. Oleh karena itu, tarian khas Malang ini memiliki tarian dengan gerakan yang sangat maskulin dan tegas bak seorang prajurit.

Di samping ketegasan gerakannya, tarian ini juga menggambarkan adanya sisi humoris sebagai bagian dari sifat manusia.

4. Tari Bedayan

Tari yang bertujuan untuk menyambut kedatangan tamu ini sarat dengan makna kesederhanaan, keterbukaan diri dan lugas. Makna tersebut menggambarkan sifat dan sikap masyarakat Kota Malang yang pada umumnya sederhana, terbuka dan lugas.

Berdasarkan cerita rakyat, Tari Bedayan mengusung cerita legenda tentang Nyi Roro Kidul. Tarian ini bercerita tentang pertemuan raja-raja Jawa dengan sang penguasa laut selatan tersebut.

Tarian tradisional Kota Malang ini ditarikan oleh 9 penari, di mana masing-masing penari memiliki peran tersendiri, tetapi tetap menghasilkan kesatuan gerakan yang indah.

5. Tari Topeng Malangan

Tari Topeng Malangan atau Wayang Topeng diperkirakan telah ada sejak abad ke-8. Tarian dengan topeng ini pertama kali dicetuskan oleh Airlangga, putra Dharmawangsa Teguh dari Kerajaan Kediri.

Pada masa Kerajaan Singosari, tari tradisional ini semakin dikenal dan berkembang. Para penari tidak hanya menggunakan topeng, tetapi juga meresapi karakter topeng tersebut.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menetapkan kesenian Jawa Timur ini sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional. Dilansir dari Pusat Data Nasional Kekayaan Intelektual Komunal Indonesia, Tari Wayang Topeng khas Malang ini mengadopsi kisah Panji. Kisah Panji ini merupakan kumpulan cerita klasik yang berasal dari tanah Jawa.

Seiring berjalannya waktu, cerita dalam Tari Topeng Malangan ini juga menceritakan kehidupan sosial dan cerita humor. Uniknya, topeng yang digunakan dalam tarian ini memiliki keragaman warna yang unik dan berbeda dengan topeng dari daerah lain.

Tarian ini memiliki makna bahwa kehidupan manusia tidak selalu bahagia, ada kalanya marah, sedih dan merasakan emosi lainnya. Terdapat kombinasi 5 warna dasar pada topeng yang digunakan, yakni merah, putih, hitam, kuning, dan hijau. Warna-warna ini mewakili sifat hawa nafsu, keberanian, kesucian, kebijaksanaan, dan kebahagiaan.

Penulis: Nurul Amelia Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Budaya MalangseniTarian Khas MalangTradisi Malang

Related Posts

Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Selasa, 5 Mei 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Senin, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Jumat, 7 Nov 2025
Tanaman hias
Asli Malang

4 Surga Hijau di Malang Raya: Pusat Tanaman Hias Terlengkap dari Pasar Legendaris hingga Nursery Modern

Selasa, 4 Nov 2025
Candi Sumberawan, salah satu situs sejarah di Kabupaten Malang tepatnya terletak di Kecamatan Singosari yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Candi Sumberawan/Arie Nugraha.
Asli Malang

Jejak Masa Lalu Singosari: Destinasi Situs Sejarah yang Wajib Dikunjungi di Kabupaten Malang

Sabtu, 25 Okt 2025
Rekomendasi Tempat Beli Kopi Roasting di Malang: Surga Pecinta Kopi dengan Rasa Otentik
Asli Malang

Menelusuri Jejak Kuno: 4 Situs Sejarah di Kota Malang yang Wajib Dikunjungi

Minggu, 19 Okt 2025
Next Post
CKorean Bouquet Cake.

Rekomendasi 6 Toko Korean Cake di Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.