Minggu, Juli 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Mengenal Digital Eye Strain dan Cara Meringankannya

Redaksi by Redaksi
Mei 18, 2023 7:41 am
in Tugu Sehat
Digital eye dan cara mengatasinya

Ilustrasi (Foto: Pinterest @thoughtco.com)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Ilmu pengetahuan dan teknologi telah berkembang pesat dan mengubah berbagai aspek kehidupan kita dari yang kecil hingga besar. Banyak kegiatan yang sebelumnya dilakukan secara langsung atau pada jarak tertentu kini bisa dilakukan dengan peralatan elektronik atau digital. Misalkan seperti mengatur alarm, melihat cuaca, berbelanja, bermain games, mencari resep atau informasi dan lain sebagainya.

Penggunaan alat elektronik dan digital dalam kehidupan sehari-hari kemudian meningkat pesat ketika wabah COVID-19 menyerang. Pandemi COVID-19 yang menyebar cepat dan luas menyebabkan ditetapkannya lockdown dalam jangka waktu yang sangat lama. Hal ini menyebabkan sebagian besar kegiatan kita harus dilakukan secara online baik dari sekolah, bekerja, membeli makanan, membeli barang kebutuhan dan lain sebagainya. Peningkatan rata-rata screen time setelah merebaknya wabah COVID-19 berkisar antara 2,1 jam – 4,8 jam ± 2,8 jam.

READ ALSO

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Digitalisasi dan peningkatan penggunaan alat elektronik dan digital ini menyebabkan munculnya permasalahan kesehatan bernama digital eye strain. Berdasarkan estimasi global hampir 60 juta orang terkena computer vision syndrome (CVS) atau digital eye strain. Digital eye strain (DES) atau dengan kata lain computer vision syndrome (cvs) adalah permasalahan pada mata seperti ketidaknyamanan dan gangguan penglihatan yang timbul akibat penggunaan perangka elektronik digital pada jangka waktu yang lama.

Gejala dari DES secara luas dapat dibagi menjadi gejala pada permukaan okular/eksternal seperti mata kering, sakit kepala, iritasi/mata terasa terbakar, kelelahan mata, ketidaknyamanan mata dan kesensitifan terhadap cahaya terang. Serta gejala yang lebih terkait dengan akomodasi dan anomali penglihatan binokular/ internal seperti penglihatan kabur pada jarak jauh setelah menggunakan komputer, penglihatan kabur pada jarak dekat, kesulitan untuk kembali fokus dari jarak satu ke jarak yang lain dan nyeri di belakang mata.

Keparahan dari kondisi dan gejala DES diperkirakan akan meningkat jika penanganannya tidak ditingkatkan. Untuk meringankan dan mencegah keparahan dari DES berikut beberapa hal yang dapat dilakukan.

1. Membatasi jumlah waktu yang dihabiskan untuk menggunakan perangkat digital. Rata-rata waktu screen time harian harus dikurangi hingga batas yang wajar atau sekitar kurang dari sama dengan 4 jam.

2. Menggunakan aturan 20-20-20 yaitu setiap 20 menit menggunakan komputer, istirahatkan mata setidaknya 20 detik dengan memfokuskan mata ke hal lain yang berjarak 20 kaki.

3. Memastikan posisi layar dari gadget yang digunakan berada pada posisi yang sesuai. Dianjurkan untuk duduk tegak di meja dengan jarak layar kira-kira 20 inci dari mata. Ketinggian layar harus diposisikan lebih rendah dari ketinggian mata, sehingga jarak pandang 15–20° di bawah ketinggian mata.

4. Memastikan resolusi dan ukuran tulisan pada perangkat digital berkualitas tinggi. Hindari penggunaan monitor dengan resolusi rendah yang bisa menyebabkan tulisan pada layar menjadi buram. Tulisan agar dapat dibaca dengan jelas ukuran fontnya minimal 12 dengan warna gelap dan latar belakang yang terang.

5. Memasang lensa pelapis anti pantulan dan juga antiglare pada perangkat digital untuk mengurangi silau dari layar dan sumber cahaya lainnya.

6. Menggunakan kacamata pelindung untuk membatasi efek negatif dari cahaya biru yang dipancarkan layar.

7. Menyesuaikan cahaya pada perangkat sesuai dengan cahaya di ruang kerja sekitarnya.

8. Mengedipkan mata secara teratur untuk mencegah kekeringan mata.

Penulis: Angelinne Ivana Simandalahi
editor: jatmiko

Tags: digital eyedigital eye straingangguan pengheliatan

Related Posts

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti
Tugu Sehat

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Kamis, 16 Jul 2026
jamu sinom
Tugu Sehat

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kamis, 16 Jul 2026
Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Next Post
Tilang manual Polresta Malang Kota

Tilang Manual Kembali Diberlakukan, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.