Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Korban Wahyu Kenzo di Malang Setor Rp80 Juta Kembali Rp40 Juta

Redaksi by Redaksi
Maret 9, 2023 10:47 am
in Hukum & Kriminal, Peristiwa
Spanduk dukungan penangkapan Wahyu Kenzo yang ada di Kota Malang.

Spanduk dukungan penangkapan Wahyu Kenzo yang ada di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tergiur keuntungan besar, seorang warga Kota Malang menjadi korban robot trading Wahyu Kenzo. Dia kepincut untuk berinvestasi di robot trading Auto Trade Gold (ATG) milik crazy rich Surabaya itu pada 2020 lalu.

Dia kemudian mendapatkan 4 kali profit bulanan dengan nominal masing-masing sebesar Rp10 juta per bulan. Tapi menurutnya, itu adalah uangnya sendiri.

READ ALSO

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total

Waspada! Permen Narkoba dari Inggris di Kota Malang

Uang senilai Rp80 juta sudah terlanjur dimasukkan dalam investasi bodong itu. Semua tampak baik-baik saja di 4 bulan pertama. Selama 4 bulan itu, profit total senilai Rp40 juta sudah digenggam. Modal sudah kembali 50 persen.

Baca Juga: Tersangka Robot Trading Wahyu Kenzo Diduga Punya Aset Rumah Mewah di Kota Malang

Namun petaka mulai menerpa pada bulan kelima. Aplikasi robot trading itu tak dapat digunakan untuk bertransaksi lagi, bahkan penarikan uang sudah tidak bisa dilakukan. Tak ada profit kelima yang didapat dari robot trading itu. Setelah sekian lama, barulah disadari robot trading ATG itu investasi bodong.

“Jadi investasi Rp80 juta itu kembali Rp10 juta sebanyak 4 kali, belum balik modal. Saya pikir-pikir uang yang saya dapat itu ya uang saya sendiri, saya kan naruh Rp80 juta,” kata Hendra, warga Blimbing, Kota Malang, salah satu korban robot trading ATG.

Baca Juga: Lintas Benua, Ada 25 Ribu Korban Robot Trading ATG Milik Wahyu Kenzo

Hendra mengaku ikut robot trading ATG dengan menggunakan akun atas mama istrinya, yakni Desvi Rosfiana. Mulanya dia sudah merasa curiga dengan trading tersebut.

Sebab menurutnya, persentase keuntungannya cukup besar. Namun dia tetap tergiur karena banyak teman-temannya yang sudah mendapat keuntungan.

“Jadi banyak teman-teman yang ikut itu dan saya lihat keuntungannya enggak masuk akal. Tapi kok teman-teman pada ikut semua dan dapat hasil. Akhirnya saya ikut juga,” bebernya.

Hendra mengaku menyesal telah mengikuti investasi bodong tersebut. Dia mengaku telah berkomunikasi dengan para korban robot trading ATG lainnya yang ada di Kota Malang. Dia berencana segera melaporkan kerugian mereka ke Polresta Malang Kota.

Baca Juga: Pengakuan Korban Robot Trading Wahyu Kenzo, Uang Rp 20 Milyar Tak Bisa Ditarik

“Saya senang dia (Wahyu Kenzo) tertangkap. Karena saya juga pantau sosmednya dia, istrinya, mereka berfoya-foya dari uang kami. Jadi kalau saya harapannya enggak neko-neko, kembalikan modal kami,” ujarnya.

Mulanya, Hendra mengaku tidak percaya bahwa Wahyu Kenzo bisa tertangkap. Sebab menurutnya, Wahyu Kenzo dikenal memiliki backing dan kekuatan dengan memanfaatkan harta kekayaan.

“Kami tahu persis dia berteman dengan siapa. Sebenarnya kami memantau, benar enggak Wahyu Kenzo ini tertangkap. Soalnya selama yang kami dengar kan dia itu berani nembak sana sini dengan nominal yang luar biasa, dia kan terkenal kuat,” ucapnya.

“Teman-teman juga sempat ragu apa benar dia tertangkap. Ibaratnya memang berani Polresta Malang Kota ini, wong ini Mabes, Polda aja ibaratnya say hello. Awalnya kan kami ragu, ini permainan atau apa,” tandasnya.

Sebelumnya, Polda Jatim telah merilis penangkapan Wahyu Kenzo atas dugaan penipuan melalui robot trading ATG di Mapolda Jatim pada Rabu (8/3/2023). Penangkapan Wahyu Kenzo dilakukan oleh Satreskrim Polresta Malang Kota di sebuah hotel di wilayah Surabaya pada Sabtu (4/3/2023).

Kapolda Jatim, Irjen Toni Harmanto mengungkapkan bahwa korban Wahyu Kenzo berasal dari berbagai negara lintas benua. Mulai dari Amerika, Rusia, Prancis, Cina, Inggris, Uni Emirat Arab hingga Singapura.

“Diperkirakan total kerugian korban mencapai Rp9 triliun, jumlah korban diperkirakan 25 ribu orang dan tidak hanya di Indonesia, ada dari negara lain,” kata Irjen Toni.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan bahwa pihaknya juga mulai melakukan penelusuran atas kabar keberadaan aset kekayaan Wahyu Kenzo di beberapa negara.

Pihaknya berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mendeteksi keberadaan aset itu.

“Aset di luar negeri ini masih kami dalami, kami bekerja sama dengan PPATK. Kami juga sudah mengirim surat melalui Ditreskrimsus kepada PPATK. Kami sudah berkoordinasi melalui zoom untuk tracing aset aset yang bersangkutan,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: berita malangBerita Malang TerkiniHeadlineinvestasi bodongKorban Wahyu Kenzokota malangrobot tradingWahyu Kenzo

Related Posts

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total
Peristiwa

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total

Kamis, 27 Agu 2026
Waspada! Permen Narkoba Ada di Kota Malang
Hukum & Kriminal

Waspada! Permen Narkoba dari Inggris di Kota Malang

Kamis, 27 Agu 2026
45 Kasus Narkoba Dibongkar dalam Operasi Tumpas Semeru
Hukum & Kriminal

45 Kasus Narkoba Dibongkar dalam Operasi Tumpas Semeru

Rabu, 26 Agu 2026
Menang Gugatan, Warga Malang Belum Bisa Eksekusi Lahan
Hukum & Kriminal

Menang Gugatan, Warga Malang Belum Bisa Eksekusi Lahan

Selasa, 25 Agu 2026
Tersangka Curanmor Ditangkap Saat Bawa Kabur Motor di Bululawang
Hukum & Kriminal

Tersangka Curanmor Ditangkap Saat Bawa Kabur Motor di Bululawang

Senin, 24 Agu 2026
Pria di Kepanjen Ditangkap Usai Bawa Kabur Motor Teman
Hukum & Kriminal

Pria di Kepanjen Ditangkap Usai Bawa Kabur Motor Teman

Minggu, 23 Agu 2026
Next Post
Joko Susilo yang kembali ditunjuk sebagai Pelatih Arema FC.

Resmi, Arema FC Tunjuk Joko Susilo Jadi Pelatih Singo Edan

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.