Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

LPA Jatim: Kekerasan Seksual pada Anak Meningkat Setiap Tahun

Redaksi by Redaksi
Juli 14, 2022 8:51 am
in Berita
kekerasan seksual pada anak

Ilustrasi kekerasan seksual pada anak. Foto: pixabay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur mencatat ada tren kenaikan kasus kekerasan seksual di Jawa Timur. Pada tahun 2020, tercatat ada 162 kasus. Pada tahun 2021, jumlahnya meningkat dua kali lipat, yaitu 363 kasus. Sementara di paruh pertama tahun 2022, terdapat 126 kasus.

“Ini trennya meningkat karena di paruh pertama tahun 2021, ada 120 kasus. Jadi, ada selisih enam kasus,” ungkap Isa Ansori, Kepala Bidang Data, Informasi, dan Litbang Lembaga Perlindungan Anak Jawa Timur (LPA Jatim) saat dihubungi, Rabu (13/7/2022).

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Kebanyakan anak-anak yang mengalami kekerasan seksual berada di rentang usia 14-18 tahun. “Mereka rata-rata duduk di bangku kelas 2 SMP hingga SMA,” imbuh Isa.

Berdasarkan data LPA Jatim, Kota Malang menempati peringkat keenam wilayah di Jawa Timur dengan kasus kekerasan seksual terbanyak. Peringkat satu diduduki oleh Kota Surabaya. Selain itu, ada Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lumajang yang berada di peringkat lima besar.

“Peringkat ini tidak hanya didominasi kota-kota besar, tetapi juga ada kota-kota kecil,” kata Isa.

Menurutnya, penyebab tingginya kasus kekerasan seksual pada anak, khususnya di lingkungan pendidikan disebabkan oleh dua hal. Pertama, kurangnya pemahaman tentang anak. Kedua, adanya relasi kuasa antara anak dan pelaku.

Di samping itu, kurangnya upaya pencegahan yang dilakukan, baik dari pihak sekolah maupun dari pihak pemerintah.

“Semestinya Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) ikut turun tangan dalam pencegahan,” kata Isa.

Kementerian Agama juga diminta turun tangan karena kasus kekerasan seksual juga kerap terjadi di lingkungan pondok pesantren.

“Dengan adanya teknologi seperti media sosial, akses pencegahan kekerasan seksual terhadap anak semestinya lebih besar,” ucap Isa.

 

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: isa ansoriKekerasan SeksualLPA Jatim

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
feb unisma

Lulusan FEB Unisma Dituntut Jadi Penggerak Dinamika Masyarakat

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.