Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Catatan Mudik (21): Ekowisata Mangrove di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tak Terurus

Redaksi by Redaksi
Mei 24, 2022 6:35 am
in Pilihan Redaksi
Mangrove

Kondisi Ekowisata Hutan Mangrove Pangkalbabu di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, 10 Mei 2022. Foto dokumentasi Wahyu Jati/Yayasan Lawang Kalbu

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id  — Provinsi Jambi mempunyai hutan mangrove terluas yang berada di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Luasnya 500 hektare dan sejak 31 Desember 2019 diresmikan Bupati Safrial, sebagai Ekowisata Hutan Mangrove Pangkalbabu.

Secara administratif, Ekowisata Hutan Mangrove Pangkalbabu berada di Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir, tepatnya di sebelah timur Kuala Tungkal, Ibu Kota Kabupaten Tanjung Barat. Jaraknya dari pusat kota Kuala Tungkal 10 kilometer, dengan waktu tempuh berkendara 20-30 menit. Sedangkan dari pusat Kota Jambi berjarak sekitar 137 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 3 jam.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Lintasan beralas kayu, di sana sini rusak. foto/Abdi Purmono

Menariknya, siapa pun bebas ke sana tanpa dikenai tiket masuk kecuali cuma bayar parkir Rp 5 ribu. Pengunjung bisa sepuasnya berjalan kaki di atas jalur papan di tengah kerimbunan hutan bakau, salah satu jenis tanaman yang mendominasi vegetasi Hutan Mangrove Pangkalbabu. Pengunjung pun bisa menikmati panorama hutan mangrove dari menara pandang yang berada di ujung lintasan, sekalian bisa melepas jauh pandangan ke perairan Laut Cina Selatan.

Namun, sejak April tahun lalu kondisi Ekowisata Mangrove Pangkalbabu mengenaskan. “Tidak sampai berusia dua tahun, ekowisata itu sudah tidak terurus. Alasannya karena ada pandemi Covid-19,” kata Wahyu Jati, Manajer Kampanye Yayasan Lawang Kalbu merangkap relawan pelestari mangrove Tanjung Jabung Barat, Jumat, 20 Mei 2022.

Menurut Wahyu, banyak fasilitas wisata rusak parah. Kayu-kayu jalur trekking lapuk, patah, dan berlubang di mana-mana. Akses jalan ke sana yang sepanjang 2 kilometer juga bergelombang dan terkelupas aspalnya, serta sebagian jalan memang masih bertanah liat.

Keterangan Wahyu diperkuat M. Hatta, Ketua Kelompok Sadar Wisata Pangkalbabu. Kerusakan fasilitas membuat mereka membiarkan saja orang-orang memasuki hutan mangrove tanpa menarik uang parkir. “Padahal, lumayan banyak orang yang datang waktu lebaran,” kata Hatta.

Mereka terpaksa tidak memungut uang parkir karena ogah bertanggung jawab jika terjadi hal buruk terhadap pengunjung. Yang penting mereka sudah memberitahukan kerusakan Hutan Mangrove Pangkalbabu kepada para pengunjung. Lagi pula, kata Hatta, jangankan pengunjung, mereka sendiri sering kesusahan untuk masuk ke dan keluar dari hutan mangrove saat hujan deras mengguyur.

Wahyu dan Hatta sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk segera membenahi seluruh kerusakan di ekowisata hutan mangrove satu-satunya di Jambi itu.

Mereka mengingatkan pentingnya ekosistem hutan mangrove dipertahankan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan sekaligus sebagai sabuk hijau untuk pelestarian flora dan fauna kawasan pesisir, yang berfungsi mencegah abrasi, memecah ombak besar, termasuk dapat mengurangi kedahsyatan tsunami.

Rusak parah, tanpa ada perbaikan. foto/Abdi Purmono

Hutan mangrove di sana menyimpan beragam jenis tanaman, terutama Rhizophora sp alias bakau, lalu Avicennia sp (api-api), Bruguiera sp (tancang), Sonneratia sp (pidada), Lumnitzera sp (teruntum), Ceriops sp (mentigi), Xylocarpus sp (nyirih), Excoecaria sp (buta-buta), Nypa sp (nipah), Aegiceros sp (perpat kecil), dan Scyphyphora sp (perpat).

Pengunjung bisa belajar lingkungan bahwa Hutan Mangrove Pangkalbabu menjadi habitat banyak burung, reptil, ikan, udang, kepiting, dan biota laut lainnya. Mangrove yang lestari memudahkan nelayan mendapatkan nilai ekonomi dari hasil laut.

Provinsi Jambi mempunyai delapan kecamatan pesisir, yakni Seberang Kota, Tungkal Ilir, dan Kuala Betara di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat; serta Mendahara, Kuala Jambi, Muara Sabak Timur, Nipah Panjang, dan Sadu di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Pengunjung membetulkan sendiri lintasan kayu yang rusak. foto/Abdi Purmono

Berdasarkan dokumen Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K), kawasan konservasi pesisir Provinsi Jambi berada di sepanjang delapan kecamatan itu.

Pada 1990-an, hutan mangrove di pesisir Pangkalbabu banyak berubah jadi tambak. Eksploitasi besar-besaran mangrove juga dampak dari pertambahan populasi penduduk. Akibatnya, luasan hutan mangrove di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menyusut dan berkondisi kritis, terutama di Kecamatan Tungkal Ilir dan khususnya di Pangkalbabu, Desa Tungkal Satu.

Penyusutan luasan hutan mangrove juga berdampak buruk terhadap kebun-kebun kelapa milik warga. Banyak kebun kelapa diterjang air pasang besar alias rob sehingga masyarakat sering mengalami gagal panen dan keseringan merugi. Warga yang jadi nelayan juga terpaksa harus pergi jauh untuk mendapatkan ikan, udang, dan kepiting.

Perekonomian warga membaik sejak kondisi hutan mangrove dipulihkan dan disusul dengan pembukaan Ekowisata Hutan Mangrove Pangkalbabu. Namun, kini, ekowisata yang mereka banggakan malah terlantar.

Reporter: Abdi Purmono
Editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: catatan mudikcatatan mudik 2756 kilometerEkowisata MangroveJambiKabupaten Tanjung Jabung BaratmuarajambiMudik Malang-Medan dengan Bersepeda MotorProvinsi Jambi

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
Marketing, jualan

Salah Benar Tim Marketing

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.