Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Ziarah ke Makam Mbah Wastu, Sosok Legenda Babat Alas Kota Batu

Redaksi by Redaksi
April 12, 2022 12:56 pm
in Berita
Ziarah ke Makam Mbah Wastu

Makam Mbah Batu di Dusun Banaran, Bumiaji, Kota Batu. Banyak masyarakat datang untuk berziarah ke makam sosok-sosok yang diyakini tokoh pendiri atau babat alas Kota Batu. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU – Makam Mbah Mbatu namanya, terletak di Dusun Banaran, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, tak pernah sepi pengunjung. Tiap harinya, terutama di hari-hari tertentu, selalu saja ada orang yang ziarah meminta doa dan berkah di makam ini.

Mbah Batu sendiri adalah sosok leluhur atau tokoh babat alas yang dihormati. Dari cerita yang beredar, nama aslinya ialah Dewi Condro Asmoro atau dipanggil Mbah Wastu atau Mbah Tuwo. Seiring waktu pelafalan nama itu mengalami penyingkatan menjadi Mbah Tu. Penyingkatan nama panggilan iilah yang kemudian menjadi cikal bakal penamaan Kota Batu.

READ ALSO

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Peziarah di Makam Mbah Batu tengah berdoa di depan pusara makam untuk memohon berkah dan restu keselamatan. Foto/Azmy

Latar belakang sejarah inilah yang kemudian makam ini dianggap memiliki kekuatan magis tersendiri. Tak sedikit, masyarakat baik dari Kota Batu maupun dari luar kota selalu menyambangi makam ini untuk berziarah, meminta doa restu keselamatan hingga riyadoh.

”Orang ziarah kesini tujuannya macam-macam. Ada yang ziarah saja, ada yang meminta doa, ada juga yang pamitan mohon keselamatan sebelum melakukan perjalanan. Kalau saya, niatnya riyadoh (mendekatkan diri pada tuhan, red),” tutur Wahyudi (44), salah satu pegiat spiritual disana.

Pria asal Singosari ini mengaku bahkan menginap di kompleks makam ini sudah sejak akhir 2021 lalu. Sehari-hari, Wahyu mengisi kegiatan disana dengan beribadah dam berdiskusi dengan sesama peziarah. ”Ini karena saya dapat dawuh dari guru-guru saya,” tuturnya.

Selain Wahyu, ada juga peziarah lain yang datang dengan tujuan berbeda. Rata-rata memang para peziarah kesana untuk meminta doa restu hingga pamitan akan keluar kota. Hingga saat ini, kompleks makam Mbah Wastu ditetapkan menjadi situs resmi wisata religi bersejarah di Kota Apel ini.

Bahkan, pejabat-pejabat di Kota Batu juga selalu berziarah kesini pada momen peringatan hari jadi Kota Batu setiap 17 Oktober. Meski raganya sudah menghilang, Mbah Batu tetap dipercaya menjaga wilayah Kota Batu sampai sekarang.

”Beliau itu tokoh yang menyebarkan agama islam di berbagai daerah termasuk disini, di Kota Batu bahkan sampai akhir hayatnya juga disini,” jelas Kepala Desa Bumiaji, Edy Suyanto.

Dari sejarah lisan yang beredar, Mbah Wastu disebut sebagai tokoh bedah kerawang atau babat alas (pendiri, red) wilayah yang berada di lereng Gunung Arjuno dan Panderman ini.

Bicara sosok Mbah Wastu sendiri adalah murid dari Pangeran Rojoyo yang adalah anak dari Sunan Kadilangu, cicit dari Sunan Kalijogo. Kehadiran Mbah Wastu sampai disini karena sedang melarikan diri dari kejaran tentara Belanda.

Sesampainya disini, beliau mendirikan padepokan di kaki Gunung Panderman dan mengajarkan berbagai ilmu agama Islam kepada masyarakat. Untuk mengecoh Belanda, beliau yang juga dijuluki Syekh Abul Ghonaim ini punya nama lain yakni Kiai Gubuk Angin atau Mbah Wastu, yang kemudian disingkat jadi Mbah Tu.

Mbah Wastu sendiri terus mengajarkan berbagai ilmu dan syiar agama islam di Batu dan wilayah sekitarnya hingga meninggal di tahun 1847. Selain Mbah Wastu, di kompleks makam seluas 500 m² ini juga terdapat makam 3 tokoh lain yakni Pangeran Rojoyo, Dewi Mutmainah dan Kyai Naim.

 

Reporter: Ulul Azmy
editor:jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: makamMakam Mbah Wastuziarah

Related Posts

Rambu stop Trans Jatim di depan Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Berita

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Kamis, 15 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
Demo Mahasiswa di Kota Malang

Tolak Tunda Pemilu 2024, Ratusan Mahasiswa di Malang Geruduk Gedung DPRD

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.