Malang, Tugumalang.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang bakal memasang CCTV di sejumlah taman kota. Langkah itu untuk memperkuat pengawasan dan mengantisipasi tindakan asusila di ruang publik.
Pemanfaatan taman kota yang disalahgunakan belakangan menjadi perbincangan publik di media sosial. Mulai tindakan asusila atau mesum hingga buang air kecil sembarangan.
Plt Kepala DLH Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang mengatakan, Taman Merjosari dan Alun-Alun Kota Malang menjadi prioritas perhatian. Kedua taman tersebut kerap mendapat sorotan dan keluhan masyarakat.
“Ke depan direncanakan untuk pemasangan CCTV di lokasi-lokasi tersebut,” kata Raymond.
Pemasangan CCTV dinilai penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus mengantisipasi perbuatan yang tidak diinginkan. Terlebih, DLH memiliki keterbatasan personel untuk melakukan pengawasan secara langsung.
Baca juga: DLH Kota Malang Bangun Komitmen Transformasi Wujudkan Kota Bersih dan Berkelanjutan
Raymond menyebut DLH selama ini bekerja sama dengan Satpol PP dalam pengawasan di Alun-Alun Kota Malang. Sementara di Taman Merjosari dan taman lainnya, DLH hanya bisa menempatkan sembilan personel sebagai polisi taman dalam skema sif.
“Dengan adanya 90 lebih taman yang ada di Kota Malang dengan 9 petugas, memang sangat kurang,” ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, pemasangan CCTV di setiap taman kota dinilai cukup strategis. Raymond berharap keberadaan CCTV bisa mengurangi tindakan yang menyalahi aturan.
Baca juga: DLH Kota Malang Tegaskan Denda Rp 50 Juta Usai Fatwa Haram Buang Sampah
Selain memasang CCTV, DLH juga berencana menambah lampu taman. Kemudian melakukan perempelan dahan pohon. Langkah itu dilakukan untuk mengoptimalkan pengawasan taman saat malam hari.
“Kami juga akan bekerjasama dengan Satpol PP untuk meenambahkan personel di taman-taman yang banyak dikunjungi masyarakat,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko































