Malang, Tugumalang.id – Tubuh manusia tidak dirancang untuk terus-menerus berada dalam posisi duduk. Namun, rutinitas bekerja di depan komputer, kuliah daring, berkendara, hingga berjam-jam menatap ponsel atau televisi membuat banyak orang tanpa sadar menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk.
Kebiasaan tersebut termasuk perilaku sedentary (sedentary behavior), yakni aktivitas dengan pengeluaran energi sangat rendah saat seseorang duduk atau berbaring dalam keadaan terjaga. Menurut World Health Organization (WHO), perilaku sedentary menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko berbagai penyakit tidak menular sekaligus menambah beban sistem kesehatan.
Duduk Lama Tetap Berisiko Meski Rutin Berolahraga
Berolahraga setiap hari memang penting. Namun, itu belum tentu mampu menghapus dampak negatif jika seseorang tetap duduk terlalu lama tanpa jeda.
Mayo Clinic menyebut kebiasaan duduk berlebihan berkaitan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, hingga kolesterol yang tidak sehat. Kondisi tersebut juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular maupun kanker.
Baca juga: 6 Tips Mengurangi Mata Lelah akibat Terlalu Lama Menatap Layar
Lima Cara Mengurangi Waktu Duduk
Mengurangi waktu duduk tidak harus dimulai dengan olahraga berat. Perubahan kecil dalam aktivitas harian sudah dapat membantu tubuh lebih banyak bergerak.
• Berdiri setiap 30 menit
Pasang pengingat untuk berdiri selama satu hingga dua menit setiap sekitar 30 menit. Berjalan mengambil air minum, menuju dapur, atau melakukan peregangan ringan sudah cukup membantu memutus waktu duduk yang terlalu lama.
• Menelepon sambil berjalan
Saat menerima atau melakukan panggilan telepon, manfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiri atau berjalan perlahan agar tubuh tetap aktif.
• Gunakan tangga
Bila memungkinkan, pilih tangga dibanding lift. Aktivitas fisik ringan ini membantu mengurangi waktu duduk sekaligus meningkatkan aktivitas harian.
• Manfaatkan waktu istirahat
Alih-alih tetap duduk saat jeda bekerja atau kuliah, sempatkan berjalan kaki beberapa menit di sekitar rumah, kantor, atau kampus.
• Batasi screen time yang tidak perlu
Setelah pekerjaan selesai, kurangi waktu menonton atau berselancar di media sosial. Ganti dengan aktivitas sederhana seperti menyiram tanaman, berjalan santai, atau membereskan rumah.
Perbanyak Aktivitas Fisik Sehari-hari
Aktivitas fisik tidak selalu identik dengan olahraga terjadwal. Berjalan kaki, bersepeda, maupun mengerjakan pekerjaan rumah juga termasuk aktivitas yang bermanfaat bagi kesehatan.
Baca juga: 4 Cafe Unik di Malang dengan Pengalaman Nongkrong Berbeda
WHO menyebut aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, serta beberapa jenis kanker. Kebiasaan tersebut juga mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan.
Karena itu, mengurangi waktu duduk dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Menyisipkan waktu untuk berdiri, berjalan, atau melakukan aktivitas ringan di sela rutinitas menjadi cara mudah untuk mengurangi perilaku sedentary sekaligus menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Maura Sampetoding/ Magang
editor: jatmiko
























