Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Redaksi by Redaksi
Juli 16, 2026 11:46 am
in Tugu Sehat
Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Ilustrasi proses fermentasi kombucha. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Kombucha semakin akrab di tengah masyarakat. Minuman hasil fermentasi teh ini kini mudah dijumpai di kafe, supermarket, hingga toko makanan sehat. Cita rasanya yang asam dengan sensasi berkarbonasi alami menjadi daya tarik utama, sementara kandungan probiotik dan antioksidannya membuat kombucha sering dikaitkan dengan gaya hidup sehat. Meski demikian, manfaatnya bagi kesehatan manusia masih terus diteliti.

Kombucha dibuat dari teh manis yang difermentasi menggunakan SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast), yaitu kultur bakteri dan ragi. Proses fermentasi yang umumnya berlangsung satu hingga dua pekan mengubah sebagian gula menjadi berbagai senyawa, termasuk asam organik dan karbon dioksida. Proses inilah yang menghasilkan rasa asam dan gelembung alami pada minuman tersebut.

READ ALSO

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Bahan baku kombucha tidak terbatas pada teh hitam. Teh hijau maupun jenis teh lainnya juga dapat digunakan. Perbedaan jenis teh, lama fermentasi, hingga cara penyimpanan akan memengaruhi rasa, aroma, dan kandungan senyawa yang dihasilkan.

Salah satu alasan kombucha banyak diminati adalah kandungan mikroorganisme hasil fermentasi yang dikenal sebagai probiotik. Selain itu, karena berasal dari teh, minuman ini juga mengandung antioksidan berupa polifenol yang secara alami terdapat pada daun teh.

Baca juga: 6 Makanan Fermentasi dan Manfaatnya: Dari Kimchi hingga Kombucha

Sejumlah penelitian laboratorium dan penelitian pada hewan menunjukkan kombucha berpotensi memiliki aktivitas antioksidan serta membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di saluran pencernaan. Namun, bukti ilmiah pada manusia hingga kini masih terbatas. Berbagai lembaga dan peneliti menilai masih diperlukan lebih banyak uji klinis untuk memastikan manfaat kesehatan kombucha.

Karena itu, kombucha belum dapat dianggap sebagai minuman yang terbukti mampu mengobati maupun mencegah penyakit tertentu.

Meski umumnya aman dikonsumsi orang sehat dalam jumlah wajar, kombucha tetap perlu diminum secara bijak. Minuman ini memiliki tingkat keasaman yang relatif tinggi dan biasanya masih mengandung sedikit gula, kafein, serta alkohol dalam jumlah kecil yang terbentuk secara alami selama proses fermentasi.

Baca juga: Penyuka Kuliner Jepang Wajib Tahu! Ini Rekomendasi Restoran di Malang yang Tawarkan Cita Rasa Negeri Sakura

U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dalam laporan kasus tahun 1995 menyoroti pentingnya proses produksi yang higienis. Kombucha yang dibuat dalam kondisi tidak terkontrol berpotensi mengalami kontaminasi mikroorganisme. Sementara itu, tinjauan sistematis yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information (NCBI) menyimpulkan bahwa bukti klinis mengenai manfaat kesehatan kombucha pada manusia masih terbatas.

Orang dengan daya tahan tubuh lemah, ibu hamil, maupun individu yang memiliki kondisi kesehatan tertentu disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi kombucha, terutama produk yang tidak dipasteurisasi.

Saat ini berbagai produsen menawarkan kombucha dengan tambahan buah maupun rempah untuk memperkaya cita rasa. Konsumen tetap dianjurkan membaca informasi pada label kemasan, termasuk kandungan gula dan petunjuk penyimpanan.

Kombucha dapat menjadi salah satu pilihan minuman sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Namun, minuman ini tidak dapat dijadikan pengganti makanan bergizi ataupun solusi instan untuk menjaga kesehatan karena bukti ilmiah mengenai manfaatnya pada manusia masih terus berkembang.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maura Sampetoding/ Magang

editor: jatmiko

Tags: antioksidankesehatankombuchamanfaat kombuchaminuman fermentasipola makan seimbangProbiotikSCOBYteh fermentasi

Related Posts

jamu sinom
Tugu Sehat

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kamis, 16 Jul 2026
Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Pria Mulai Rp 900 Ribu!

Sabtu, 27 Jun 2026
Next Post
Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium

Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.