Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Gender Equality Academy, Peserta Perkuat Diri dalam Kebijakan Politik Pembangunan

Redaksi by Redaksi
Februari 20, 2021 6:09 pm
in Berita
Anggota Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih, saat memberikan materi penguatan perempuan di ranah kebijakan pembangunan kepada peserta Program Gender Equality Academy (GEA), pada Sabtu (20/2/2021). Foto: Ulul Azmy

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih, saat memberikan materi penguatan perempuan di ranah kebijakan pembangunan kepada peserta Program Gender Equality Academy (GEA), pada Sabtu (20/2/2021). Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

MALANG – Komunitas Averroes Malang menggagas Program Gender Equality Academy (GEA) terkait Strengthening Womens Active Participation in Democracy through Capacity Building, Training and Outreach in Malang, mulai fokus bergerak di ranah kebijakan politik perempuan.
Kali ini, program penguatan partisipasi perempuan di ranah publik itu disambangi Anggota Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih.
Perempuan yang akrab disapa Emma itu, berbagi pengalaman seputar bagaimana memperkuat kedudukan perempuan secara spesifik di ranah kebijakan pembangunan.
Untuk turut berperan dalam perpolitikan kebijakan pembangunan, kata Emma, memang perlu langkah komprehensif. Masalah mendasar perempuan yang perlu dibangun ada dua, yaitu soal kesetaraan (equality) dan pemberdayaan (empowering).
Menuju kesana, terang dia, ada sejumlah instrumen yang harus disiapkan. Salah satunya ialah membuka ruang partisipasi perempuan selebar-lebarnya di ruang publik. Bagi semua kalangan, termasuk generasi perempuan milenial.
”Ruang-ruang partisipasi yang strategis di ruang-ruang publik harus dibentuk,” katanya, pada Sabtu (20/2/2021).
Lebih lanjut, peserta yang ikut dalam program GEA ini, sebenarnya sudah punya latar belakang basis organisasi masing-masing. Jadi, selain kesadaran atas kesetaraan gender yang dibangun, perlu juga semangat kolaboratif. Sehingga nantinya ada gerakan yang lebih masif.
”Lalu nanti harus ada yang jadi dirigen. Juga ada pembagian tugas di wilayah premier, sekunder, hingga tersier. Harapannya, nanti di Malang Raya bisa jadi kota yang ramah perempuan, ramah bagi kelompok termarjinalkan,” harapnya.
Selain Emma, dalam sesi itu juga menghadirkan narasumber lain yakni Praktisi Kebijakan Publik yang juga Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Brawijaya (UB), Fadillah Putra. Bicara seputar hal sama terkait arah kebijakan terhadap perlindungan perempuan dan kesetaraan gender. Selain itu, juga merancang strategi advokasi kebijakan isu-isu keadilan gender di ruang lingkup pemerintahan.
Sementara, Project Manager Averroes, M Fahrul Ulum, mengatakan bahwa dari kegiatan ini, para peserta GEA bisa menyuarakan kesetaraan gender secara lebih terstruktur. Hal ini mengingat kasus-kasus marginalisasi masih kerap terjadi.
Bahkan, sampai-sampai ada pernyataan satir bahwa satu-satunya sektor yang bisa dikuasai perempuan hanya ada 1 sektor, yakni sektor rumah tangga saja. ”Artinya, hal ini masih jadi PR besar dan itulah yang jadi konsen kami (Averroes) lewat program GEA ini,” jelasnya.
Program ini juga masih akan berkelanjutan. Nantinya, para peserta akan menindaklanjuti berbagai wawasan yang didapat dari GEA mulai metode, strategi advokasi, hingga kampanye kesetaraan gender melalui berbagai plarform media.
Seperti diketahui, program GEA merupakan hasil kerja sama Komunitas Averroes dengan Kedutaan Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste. Berupaya untuk terus mengarusutamakan gender di berbagai isu publik. Mengingat representasi dan partisipasi perempuan di ruang publik masih jauh dari harapan.
Peserta GEA sendiri datang dari beragam kalangan. Mulai aktivis, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Sebut saja PC Fatayat NU, Suara Perempuan Desa Kota Batu, Forum Anak, Nasyaatul Aisyiyah, Imawati, dan masih banyak lagi.
Dari pertemuan individu beragam latar belakang itu, diharapkan menemukan pola pengarusutamaan gender seperti apa yang efektif dilakukan nantinya. Tentu dengan mempertimbangkan banyak hal dan tantangan sesuai semangat zaman.
Diharapkan dari GEA ini, lahir semangat kolaborasi dan saling menguatkan antar berbagai elemen masyarakat. Sehingga tidak terkesan parsial atau bergerak sendiri-sendiri.(ads)
Reporter: Ulul Azmy
Editor: Lizya Kristanti
Tags: Geagenderwoman

Related Posts

Rambu stop Trans Jatim di depan Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Berita

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Kamis, 15 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
Selama 6 Bulan, Ratusan Tenaga Kesehatan Belum Terima Insentif

Selama 6 Bulan, Ratusan Tenaga Kesehatan Belum Terima Insentif

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.