Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Internasional

Korban Taliban, Malala Yousafzai dan 7 Fakta Tentangnya

Redaksi by Redaksi
September 22, 2021 8:00 am
in Internasional, News
Malala Yousafzai, aktivis dan pejuang pendidikan anak perempuan asal Pakistan/tugu malang

Malala Yousafzai, aktivis dan pejuang pendidikan anak perempuan asal Pakistan.(Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Seorang gadis yang ditembak kepalanya oleh Taliban itu bernama Malala Yousafzai. Peristiwa mengerikan tersebut terjadi pada Oktober 2021 lalu. Aksi brutal yang kemudian mendapat kecaman dunia.

Malala adalah aktivis perempuan asal Pakistan yang memperjuangkan kesetaraan pendidikan bagi anak perempuan. Gadis kecil pemberani yang berjuang di tengah arogansi Taliban. 10 tahun telah berlalu dari peristiwa penembakan itu. Berikut 7 fakta tentang Malala Yousafzai.

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

1. Anak dari Seorang Aktivis Pendidikan

Malala Yousafzai adalah anak dari Ziauddin Yousafzai, yaitu seorang penyair, aktivis pendidikan, dan pemilik sekolah. Ziauddin mengepalai sebuah sekolah yang bernama Public School Khushal. Dia juga memiliki sekolah private untuk perempuan yang berusia 14 tahun.

Namun, sejak Taliban melarang anak perempuan untuk pergi ke sekolah, Ziauddin terpaksa berpindah-pindah tempat dengan membawa keluarganya agar terhindar dari serangan tak terduga dari Taliban.

2. Memperjuangkan Hak-Hak Pendidikan sejak Usia 11 Tahun

Sejak usia 11 Tahun, Malala sudah mulai memperjuangkan hak-hak pendidikan anak perempuan. Di dalam buku “Mereka Menembak Kepalaku Hanya Karena Aku Ingin Sekolah” karya Saifullah Rohman menjelaskan bahwa pada awal September 2008 adalah awal Malala speak up tentang haknya. Saat ayahnya Ziauddin membawanya ke Peshwar, dia dengan lantang dan berani berbicara di depan pers lokal, “Beraninya Taliban mengambil hak asasi saya untuk memperoleh pendidikan!”.

3. Pernah Bimbang Antara Bercita-cita Jadi Dokter atau Politikus

Sewaktu kecil, seperti perempuan pada umumnya, Malala bercita-cita menjadi dokter. Sebuah pekerjaan mulia, di mana kelak dia bisa menolong orang yang sakit. Tapi, ketika waktu berjalan, dia memilih untuk bercita-cita menjadi politikus. Hal itu juga terjadi karena dukungan dari ayahnya.

Ayahnya telah membentuk pribadi Malala dari gadis pemalu menjadi perempuan yang berpikir tajam, berani menyuarakan kebenaran, dan pandai menulis. Tentunya, kepribadian Malala itu akan membawa pengaruh yang lebih dahsyat jika dia memilih menjadi politikus.

Ayahnya juga pernah berkata bahwa Malala bisa berbuat lebih daripada menjadi seorang dokter, yaitu menciptakan masyarakat, di mana mahasiswa kedokteran dengan mudah bisa mendapatkan gelar dokter.

Karena kepribadian alaminya yang tumbuh sebagai pemimpin dan dukungan dari ayahnya, Malala pun bertekad untuk menjadi politikus agar bisa memperbaiki krisis dalam negerinya. Apalagi dia merasa politikus di negaranya itu kurang optimal. Dia ingin memberantas kemalasan tersebut dan melayani negaranya.

4. Peraih National Youth Peace Prize 2011

Pada 19 Desember 2011, Malala mendapatkan penghargaan National Youth Peace Prize yang diberikan oleh perdana menteri Pakistan. National Youth Peace Prize adalah penghargaan perdamaian yang diberikan kepada anak muda Pakistan di bawah usia 18 tahun.

Malala adalah penerima pertama dari penghargaan ini. Hal itu dikarenakan dedikasinya dalam memperjuangkan hak-hak pendidikan perempuan saat Taliban berkuasa di kota kelahirannya di Lembah Swat.

5. Young Person of The Year 2012

Malala melawan Taliban hanya dengan kata-kata dan tulisan, sedangkan Taliban menyerangnya dengan pistol yang menembus kepalanya. Karena aksi heroiknya dalam membela pendidikan kaum perempuan, surat kabar The Times of London menganugerahkan Malala sebagai “Young Person of The Year” pada 2012. Penghargaan itu diberikan kepada Malala sebagai wujud perlawanan terhadap penyerangnya.

6. Peraih Simone de Beauvoir Prize 2013

Pada 9 Januari 2013, Malala mendapat penghargaan dari Prancis, yaitu Simone de Beauvoir Prize. Ini adalah penghargaan yang diberikan kepada orang yang berkontribusi nyata dalam membela hak-hak perempuan. Pada saat itu, ayah Malala menjadi wakil dalam menerima penghargaan itu karena Malala sendiri masih dalam tahap rehabilitasi pasca penembakan.

7. Penerima Nobel Perdamaian 2014

Pada 2013, Malala menjadi nominator Nobel Perdamaian. Nama Malala Yousafzai masuk sebagai kandidat pada hari terakhir penyerahan kandidat nominator, yaitu 1 Februari 2013. Dari 259 kandidat nominator penghargaan Nobel, Malala menjadi kandidat yang kuat bersama Bill Clinton—mantan Presiden Amerika Serikat. Tapi, pada tahun itu yang menjadi peraih nobel adalah Organisasi Anti Senjata Kimia. Malala Yousafzai mendapatkan Nobel Perdamaian dunia pada 2014.

Penulis : Millenia Safitri

Editor : Herlianto. A

Tags: AfghanistanKorban TalibanMalala YousafzaiPakistan

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Tangkapan layar postingan instagram Pacitanku tentang edukasi isu potensi bencana gempa bumi dan tsunami di Pacitan/tugu malang

Jangan Panik! Isu Gempa dan Tsunami di Pacitan Masih Potensi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.