MALANG, Tugumalang.id – Orang tua seringkali dihadapkan pada permasalahan tumbuh kembang anak yang aktif sebagai perilaku biasa atau justru gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).
Menghadapi masalah tersebut, Penawar Special Learning Centre (PSLC) sebagai pusat terapi profesional dan lembaga pendidikan terpercaya yang berfokus pada penanganan anak dengan autisme di Malaysia dan Indonesia.
PSLC melalui PSLC Indonesia mengungkapkan perbedaan anak aktif dengan anak yang menunjukkan gejala ADHD.
Edukasi ini dirasa penting untuk dibagikan kepada orang tua agar mereka dapat memahami seperti apa tumbuh kembang putra-putri mereka dan dapat memberikan treatment yang tepat, ketika anak menunjukkan gejala ADHD.
Baca Juga: Peduli Tumbuh Kembang Anak, PSLC Hadirkan Seminar Chapter Batam untuk Membantu Kesulitan Belajar
Seperti diketahui ADHD adalah gangguan neurodevelopmental yang mempengaruhi sekitar 5 sampai 7 persen anak usia sekolah di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Anak dengan ADHD sering menunjukkan gejala seperti kesulitan fokus, hiperaktivitas berlebih, dan impulsivitas yang mengganggu kehidupan sehari-hari.
Kondisi ini berbeda dengan anak aktif biasa yang hanya energik dan bisa dikendalikan, anak ADHD memerlukan kesulitan bawaan yang memerlukan pendekatan khusus seperti terapi perilaku, pelatihan orang tua, dan stimulasi sensorik.
Baca Juga: Dari Hati ke Harapan: Cerita Kepala PSLC Cabang Pasuruan Menebar Kebermanfaatan
Berikut ini PSLC membagikan perbedaan anak aktif dengan anak yang menunjukkan gejala ADHD yang secara sekilas mereka menunjukkan perilaku yang sama, namun dampaknya berbeda:
Perbedaan Anak Aktif dan Anak dengan ADHD
Anak ADHD
1. Aktif terus-menerus di semua tempat;
2. Sulit fokus bahkan pada hal penting;
3. Impulsif, sering bertindak spontan;
4. Gangguan belajar dan hubungan sosial;
5. Lebih dari 6 bulan dan menetap.
Anak Aktif
1. Aktif di situasi tertentu;
2. Bisa fokus kalau tertarik;
3. Masih bisa menahan diri;
4. Tidak mengganggu aktivitas;
5. Sementara.
Tips untuk Orang Tua dan Guru
Menghadapi anak yang menunjukkan gejala ADHD dengan perilaku hiperaktif di rumah maupun sekolah, PSLC membagikan tips bagi orang tua dan guru sebagai berikut:
1. Perhatikan Pola di Berbagai Situasi
Gejala muncul konsisten di rumah, sekolah, dan lingkungan lain bukan hanya saat stres.
2. Libatkan Profesional yang Kompeten
Profesional membantu memastikan diagnosis dan penanganan yang tepat.
3. Gunakan Catatan Perilaku Harian
Mencatat waktu, tempat, dan kondisi saat gejala muncul membantu melihat pola yang lebih objektif dan memudahkan proses evaluasi.
4. ADHD Bukan Masalah Sikap
ADHD merupakan kondisi neurologis bukan sekadar perilaku nakal, sehingga anak membutuhkan pemahaman, strategi yang tepat dan dukungan berkelanjutan.
Informasi Lebih Lanjut Seputar PSLC
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut seputar gejala ADHD pada tumbuh kembang anak dan seputar PSLC, dapat mengakses:
· Website: www.pslcindonesia.com
· Email: pslcindonesia@gmail.com
· Kontak Telepon: 0812-3069-7798
· Instagram: @pslc.indonesia
· TikTok: @pslc.indonesia
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























