Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kecamatan Sukun Jadi Wilayah Penyebaran Kasus DBD Terbanyak di Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Januari 26, 2026 4:53 pm
in News
Penyebaran Kasus DBD

Foto: Ilustrasi (Pixabay)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang – Wabah demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius di wilayah Kota Malang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat, Kecamatan Sukun menjadi wilayah dengan temuan penyebaran kasus DBD terbanyak di Kota Malang dalam tiga tahun terakhir.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, mengatakan bahwa penanganan DBD terus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Hal tersebut disebabkan angka temuan kasus yang masih tergolong tinggi setiap tahunnya.

READ ALSO

Prakiraan Cuaca Kota Malang Rabu 3 Juni 2026: Merata Udara Kabur

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

“Setiap tahun DBD masih ada dan jumlahnya cukup besar. Artinya, DBD masih menjadi ancaman kesehatan di Kota Malang,” kata Husnul, Senin (26/1/2026).

Berdasarkan data Dinkes Kota Malang, jumlah kasus DBD sepanjang tahun 2023 mencapai 462 kasus. Angka tersebut kemudian melonjak menjadi 777 kasus pada tahun 2024, sebelum turun menjadi 715 kasus pada tahun 2025.

Dominasi Kasus DBD di Kecamatan Sukun

Dalam pemetaan per kecamatan, Kecamatan Sukun tercatat sebagai wilayah dengan kasus DBD terbanyak secara berturut-turut dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, temuan kasus DBD di Sukun mencapai 118 kasus. Angka ini meningkat menjadi 192 kasus pada 2024 dan kembali berada di angka 192 kasus pada 2025.

Sementara itu, posisi kedua ditempati Kecamatan Blimbing, disusul Kecamatan Kedungkandang dan Lowokwaru. Kecamatan Klojen tercatat sebagai wilayah dengan tingkat penyebaran DBD terendah di Kota Malang.

Baca juga: Kasus Penyebaran DBD Kabupaten Malang Tembus 637 Orang per Mei 2025

Angka Kematian dan Dampak Serius DBD

Tidak hanya dari sisi penyebaran, Kecamatan Sukun juga mencatat angka kematian akibat DBD tertinggi di Kota Malang dalam tiga tahun terakhir, yakni mencapai enam kasus kematian. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Kedungkandang dengan empat kematian, Blimbing dua kematian, Lowokwaru satu kematian, dan Klojen nihil kematian.

Data tersebut menunjukkan bahwa DBD bukan hanya persoalan jumlah kasus, tetapi juga berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat jika tidak ditangani secara optimal.

Anomali Cuaca dan Penguatan Edukasi Masyarakat

Husnul menjelaskan, anomali cuaca menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus DBD, terutama saat musim penghujan yang memicu munculnya genangan air di berbagai titik, seperti pot bunga, wadah bekas, hingga tempat penampungan air.

“Maret dan April biasanya menjadi puncak kasus. Untuk itu, mulai sekarang kami minta 16 puskesmas dan 33 pustu lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa kunci utama pemberantasan DBD adalah menghilangkan sarang nyamuk Aedes aegypti. Menurutnya, pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M dan 3M Plus masih menjadi langkah paling efektif dalam memutus rantai penularan.

“Kalau perindukan nyamuknya hilang, maka perkembangan nyamuk dari telur sampai dewasa bisa ditekan. Kalau itu ditekan, rantai penularan DBD juga ikut turun,” urainya.

Baca juga: Tips Jitu Hindari Penyebaran Virus Demam Berdarah

Dinkes Kota Malang juga mendorong seluruh instansi di daerah untuk menggalakkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk, seperti melalui program Jumat Bersih dan kegiatan kebersihan lingkungan lainnya. Masyarakat juga diimbau untuk aktif menjaga kebersihan rumah dan lingkungan guna meminimalisir genangan air.

Husnul mengungkapkan bahwa Angka Bebas Jentik (ABJ) Kota Malang saat ini masih berada di angka 92 persen, sementara angka ideal berada di kisaran 95 persen. Selisih tiga persen tersebut dinilai menjadi salah satu faktor masih terus ditemukannya kasus DBD.

Dinkes Kota Malang pun menargetkan agar kasus DBD pada tahun 2026 tidak mengalami lonjakan.

“Harus kita tekan di tahun ini dan jangan sampai kasus melonjak,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: DBD Kota MalangKasus DBDKecamatam Sukun.wilayah penyebaran DBD Kota Malang

Related Posts

Prakiraan cuaca Kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Rabu 3 Juni 2026: Merata Udara Kabur

Rabu, 3 Jun 2026
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi saat memberi keterangan pada media. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi karhutla di Kota Batu. Foto: BPBD Kota Batu
News

Musim Kemarau Tiba, BPBD Kota Batu Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan

Selasa, 2 Jun 2026
Candi Kidal
News

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
KEmarau panjang
News

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Senin, 1 Jun 2026
Gus IQdam
News

Gus Iqdam Bakal Isi Pengajian di Stadion Gajayana Kota Malang Peringati Hari Bhayangkara

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Alun-alun Kota Batu

Tata Ruang Alun-Alun Kota Batu Disorot, Ruang Publik Kian Tergeser Parkiran

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.