Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Maraknya Getok Parkir hingga ‘Budget Mahal’ Jadi Faktor Kunjungan Wisata Kota Batu Kian Menurun

Redaksi by Redaksi
Januari 23, 2026 7:36 pm
in News
Ilustrasi kunjungan wisatawan ke Alun-alun Kota Batu. Foto: Azmy

Ilustrasi kunjungan wisatawan ke Alun-alun Kota Batu. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pakar Pariwisata A. Faidlal Rahman mengungkap sejumlah faktor yang membuat tingkat kunjungan wisata ke Kota Batu, Jawa Timur kian menurun dari tahun ke tahun.

Berbagai masalah di level akar rumput mulai kerap terjadi getok parkir, harga makanan, sayur dan buah yang mahal hingga maraknya villa bodong membuat wisatawan mulai berpaling satu per satu.

READ ALSO

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi

Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg

Permasalahan ‘trust issues’ atau kepercayaan ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pria yang akrab disapa Faid itu mengungkap faktor ‘trust issues’ itu didapat dari berbagai ulasan negatif di media sosial.

Baca Juga:  Kado Ulang Tahun Megawati, PDI Perjuangan Kota Malang Rawat Lingkungan dengan Tanam Pohon

Contoh pengalaman seperti menjadi korban getok parkir, kata dia, dinilai cepat membentuk persepsi risiko yang harus diwaspadai wisatawan sebelum berkunjung.

“Di era digital seperti hari ini, pengalaman buruk yang dialami satu dua orang bisa menyebar luas dan langsung memengaruhi keputusan berkunjung wisatawan. Kalau ke jogja, kita masih harus waspada dengan isu ‘klitih’ misalnya,” ungkapnya, Jumat (23/1/2026).

Isu kepercayaan ini jika kemudian terus berlanjut kata dia juga berpengaruh terhadap masa tinggal (length of stay) wisatawan. Fakta ini juga pernah diungkap dari data Polres Batu di mana wisatawan memilih ke Kota Batu untuk itinerary singkat.

Meski begitu, fenomena itu bukan soal salah benar pemerintah daerah sepenuhnya, namun juga menjadi bagian dari dinamika pariwisata secara global yang juga dipengaruhi situasi ekomomi. Hari ini, situasi ekonomi global yang tidak stabil turut mendorong perubahan pola berwisata.

Baca Juga:  Dishub Kabupaten Malang Siagakan Relawan di 19 Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang

”Wisatawan sekarang jauh lebih rasional. Mereka sensitif terhadap biaya, cenderung mempersingkat durasi perjalanan dan memilih perjalanan singkat atau wisata persinggahan saja,” beber Faid.

”Ini bahkan sudah terjadi di Kota Batu yang masih terlihat ramai, tapi terjadi penurunan okupansi hotel,” imbuhnya.

Selain faktor ekonomi, kepadatan dan kemacetan saat musim liburan juga memunculkan kejenuhan destinasi. Wisatawan akhirnya membatasi waktu kunjungan agar tidak terjebak macet terlalu lama. ”Sebenarnya, persoalannya bukan sekadar jumlah wisatawan yang turun, tetapi kualitas kunjungan dan kontribusi ekonominya,” tegasnya.

Sebab itu, ia menilai penurunan kunjungan wisata ke Kota Batu pada 2025 seharusnya menjadi alarm pengingat bagi seluruh pihak untuk memulai sebuah transformasi strategi pariwisata. Sudah waktunya Kota Batu bergeser dari orientasi kuantitas menuju kualitas.

“Fokusnya bukan hanya menarik orang datang, tapi menciptakan alasan kuat agar mereka mau tinggal lebih lama. Pola wisata tek-tok itu faktanya memang tidak membuat manfaat ekonomi menyebar secara optimal,” jelasnya.

Sementara, soal persepsi wisata mahal, Faid menilai hal itu masih terbilang relatif. Persepsi mahal muncul karena wisata yang paling terekspos adalah wisata buatan dan wisata keluarga yang biayanya terakumulasi dari harga tiket, parkir, konsumsi dan penginapan.

Namun, ketika akumulasi biaya wisata itu diperparah dengan isu getok parkir hingga akomodasi bermasalah, maka perspektif yang akan muncul dari wisatawan adalah mahal. ”Pengeluaran yang saya keluarkan tidak sebanding dengan pengalaman yang didapat. Jadi ini bukan hanya soal hargal tapi money values,” kata dia.

Menurutnya soal biaya wisata ke Kota Batu, Faid berpendapat masih relatif terjangkau. Hanya saja masih memerlukan penataan harga, transparansi biaya, serta diferensiasi produk wisata agar persepsi ‘wisata mahal’ tidak terus menguat.

“Penurunan ini seharusnya menjadi momentum perubahan. Tantangannya bukan lagi menarik orang datang, tapi membuat wisatawan betah tinggal,” pungkasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: kota batuParkir

Related Posts

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi
News

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi

Selasa, 1 Sep 2026
Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg
News

Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg

Selasa, 1 Sep 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertalite Habis di Sejumlah SPBU Kota Malang
News

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertalite Habis di Sejumlah SPBU Kota Malang

Selasa, 1 Sep 2026
RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah
News

RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah

Senin, 31 Agu 2026
Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang
News

Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Senin, 31 Agu 2026
Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta
News

Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

Senin, 31 Agu 2026
Next Post
Prakiraan cuaca Malang, khususnya di Kota Malang pada hari Sabtu, 24 Januari 2026 diperkirakan dalam kondisi berawan. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 24 Januari 2026: Berawan Sepanjang Hari

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.