Tugumalang.id – Banyak orang berpikir bahwa diabetes hanya menyerang mereka yang sudah berusia lanjut. Padahal, gaya hidup modern saat ini membuat penyakit ini semakin sering muncul pada usia muda.
Aktivitas yang serba praktis, kurangnya gerak, pola makan tak seimbang, hingga kebiasaan mengonsumsi minuman manis menjadi faktor pemicu yang tidak disadari. Maka dari itu, mencegah diabetes sejak muda sangat penting agar tubuh tetap sehat dan bugar hingga tua nanti.
Baca Juga: Alarm Diabetes di Kalangan Anak Muda: Dosen Universitas Airlangga Ungkap Faktor Penyebabnya
Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan sejak sekarang untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Penjelasan ini dilansir dari ayosehat.kemkes.go.id dan beberapa jurnal ilmiah lainnya.
1. Kurangi konsumsi gula berlebih
Gula memang memberikan energi cepat, tetapi jika dikonsumsi terlalu sering dan berlebihan, kadar gula darah dapat melonjak drastis. Tubuh pun akan kesulitan mengendalikannya.
Kebiasaan seperti minum kopi susu kekinian, teh manis, atau minuman bersoda sebaiknya mulai dikurangi. Pilih pemanis alami seperti madu, dan gunakan secukupnya saja. Selain itu, biasakan membaca label gizi pada kemasan agar tahu seberapa banyak gula yang terkandung di dalam produk.
Dengan mengatur asupan manis sejak dini, tubuh akan lebih mudah menjaga keseimbangan kadar gula darah dan terhindar dari risiko resistensi insulin.
Baca Juga: Penderita Diabetes Anak di Kota Batu Tembus 50 Penderita
2. Jaga berat badan ideal
Kelebihan berat badan atau obesitas menjadi salah satu faktor utama penyebab diabetes tipe 2. Lemak berlebih dalam tubuh dapat mengganggu kerja insulin, hormon yang bertugas mengatur kadar gula darah. Untuk itu, penting menjaga berat badan agar tetap ideal.
Tidak perlu olahraga berat, cukup dengan rutin bergerak setiap hari. Jalan cepat, bersepeda, jogging ringan, atau sekadar melakukan peregangan di sela aktivitas sudah sangat membantu.
Kuncinya ada pada konsistensi. Tubuh yang aktif akan membuat metabolisme tetap lancar dan membantu pembakaran gula darah secara optimal.
3. Atur pola makan seimbang
Selain menjaga porsi makan, jenis makanan juga berperan penting. Perbanyak konsumsi sayur, buah, biji-bijian utuh, serta sumber protein tanpa lemak seperti ikan, ayam tanpa kulit, atau tahu dan tempe.
Batasi makanan cepat saji, gorengan, dan makanan tinggi lemak jenuh yang bisa memperburuk metabolisme tubuh. Cobalah juga untuk makan dengan porsi kecil namun lebih sering. Cara ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari, tanpa lonjakan drastis setelah makan.
4. Kurangi stres dan cukup tidur
Tak hanya dari makanan, kondisi emosional juga memengaruhi kadar gula darah. Stres yang berkepanjangan membuat tubuh melepaskan hormon kortisol, yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.
Begitu pula dengan kurang tidur, yang membuat nafsu makan meningkat dan metabolisme menurun. Karena itu, pastikan tubuh mendapat waktu istirahat cukup, sekitar 7–8 jam setiap malam.
Selain itu, luangkan waktu untuk relaksasi, seperti berjalan santai, meditasi, mendengarkan musik, atau melakukan hobi yang6 menyenangkan. Pikiran yang tenang membuat tubuh lebih sehat dan kadar gula darah lebih terjaga.
5. Periksakan kadar gula darah secara rutin
Banyak orang menunda pemeriksaan karena merasa dirinya masih muda dan sehat. Padahal, diabetes bisa berkembang diam-diam tanpa gejala awal yang jelas. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Pathulloh (Magang)
Editor: Herlianto. A
























