Selasa, Juli 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Penemu Nama Indonesia Ternyata Orang Asing

Redaksi by Redaksi
Agustus 16, 2021 11:06 am
in News
Menguak asal usul nama Indonesia/tugu malang

Menguak asal usul nama Indonesia. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Nama Indonesia sudah begitu melekat di lidah warga negara Indonesia dan dunia. Tetapi jarang orang yang mengerti dari mana kata itu berasal, dan siapa yang pertama kali menggunakannya.

Melansir dari Youtube Narasi TV, dahulu, orang Inggris menyebut gugusan pulau yang tersebar di Asia (kini Asia Tenggara) dengan nama ‘Indian Archipelago’ (kepulauan India). Mereka juga memiliki nama lain untuk tempat ini, yaitu ‘The Estern Asia Islands’ (Pulau-Pulau Asia Timur) atau ‘The Eastern Seas’ (Laut-Laut Timur).

READ ALSO

6 Tempat Konser di Malang, dari Lapangan Rampal hingga UMM Dome

Trans Jatim Koridor 2 Lewati Bululawang dan Gondanglegi

Pada tahun 1847, James Richadson Logan, peneliti asal Skotlandia, menerbitkan The Journal of Indian Archipelago and Eastern Asia. Jurnal yang membicarakan soal kepulauan di Asia Tenggara. Sementara itu, Belanda juga memberi nama lain untuk Asia Tenggara yang dahulu menjadi wilayah kekuasaannya dengan ‘Nederlanch-indie’ ‘Oost-indie’ atau Hindia Belanda.

Logan mempunyai guru yang mengajukan usulan nama baru untuk gugusan pulau di Asia Tenggara ini, ditulis oleh George Windsor Earl dalam jurnal asuhan Logan pada tahun 1850. Earl lalu mengusulkan ‘Indu-nesians’ atau ‘Malayu-nesians’.

Earl merasa bahwa ‘Malayu-nesians’ lebih cocok. Namun, Logan menentangnya dengan menggunakan kata ‘Indonesia’ pada jurnal yang ia tulis. Kemudian ini dicatat sebagai dokumen pertama yang memuat kata ‘Indonesia’ di dunia.

Semakin populerlah kata ini karena didengar oleh etnolog Eropa dan dijadikan tulisan. Tidak lama, Belanda juga menggunakan kata ini pada tahun 1885. Akhirnya pada April 1917, Soerjo Poetro seorang bangsawan Jawa menggunakan kata ‘Indonesia’ oleh pribumi untuk pertama kalinya. Dia mengatakan itu saat menyampaikan amanat penutup acara penyambutan delegasi Indie Weerbaar.

Lalu di tahun yang sama, organisasi dengan nama Indonesia pertama kali didirikan. Menyusullah penggunaan kata ‘Indonesia’ di Hindia sendiri setelah seorang etnolog Belanda yang menyebut dalam frasa ‘perkara politik Indonesia’. Dr. Tjipto Mangunkusumo juga menggunakan kata tersebut pada kalimat ‘berbagai suku di Indonesia’ di akhir bukunya.

Dari era Logan hingga Tjipto Mangunkusumo, kata Indonesia terus bertransformasi, baik dari sisi geografis ataupun makna. Kata ini digunakan untuk mengganti istilah pribumi atau inlander yang berarti menghina, serta menjadi simbol merdekanya Hindia dari Belanda.

Semakin lama, para tokoh menggunakan nama tersebut untuk berbagai organisasi. Dan, nama lain Indonesia seperti Insulinde, Indier, dan nusantara masih terus ditemukan. Tapi, kalah dengan ‘Indonesia’ yang sudah mendunia.

Reporter : Auliya Rahma Maziidah

Editor : Herlianto. A

Tags: Asal Kata IndonesiaindonesiaNegara IndonesiaPenemu Kata IndonesiaRichadson Logan

Related Posts

6 Tempat Konser di Malang, dari Lapangan Rampal hingga UMM Dome
News

6 Tempat Konser di Malang, dari Lapangan Rampal hingga UMM Dome

Selasa, 28 Jul 2026
Trans Jatim Koridor 2 Lewati Bululawang dan Gondanglegi
News

Trans Jatim Koridor 2 Lewati Bululawang dan Gondanglegi

Senin, 27 Jul 2026
Hanya 20 Menit, Lelang Pembangunan Masjid IKA-PMII Kota Malang Tembus Rp855 Juta
News

Hanya 20 Menit, Lelang Pembangunan Masjid IKA-PMII Kota Malang Tembus Rp855 Juta

Senin, 27 Jul 2026
Rumah Kos di Sengkaling Kebakaran, Penghuni Asal Balikpapan Alami Luka Bakar
News

Rumah Kos di Sengkaling Kebakaran, Penghuni Asal Balikpapan Alami Luka Bakar

Senin, 27 Jul 2026
Disebut Londo Ireng oleh Prabowo, Jurnalis Malang Raya Gelar Aksi Demo
News

Disebut Londo Ireng oleh Prabowo, Jurnalis Malang Raya Gelar Aksi Demo

Senin, 27 Jul 2026
Pengerjaan Jalan Gondanglegi-Balekambang Capai 70 Persen
News

Pengerjaan Jalan Gondanglegi-Balekambang Capai 70 Persen

Senin, 27 Jul 2026
Next Post
Banjir Baliho Parpol Selamatkan Nasib Karyawan Perusahaan Periklanan

Kota Malang dalam Sepekan: dari Baliho Puan-Airlangga hingga Luhut Datang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.