Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Nasional

Fenomena Gelombang Rossby, Penyebab Banjir Ekstrem di Bali Menurut BMKG

Redaksi by Redaksi
September 10, 2025 7:01 pm
in Nasional
Gelombang Rossby

Bencana banjir di Bali. Foto: Instagram Pemkot Denpasar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BALI, Tugumalang.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali pada Rabu (10/9/2025). Fenomena Gelombang Rossby disebut sebagai pemicu utama hujan ekstrem yang menyebabkan banjir di Kota Denpasar dan beberapa daerah lain di Pulau Bali.

Menurut BMKG, aktifnya gelombang ekuatorial Rossby di wilayah Bali dan sekitarnya mendukung pertumbuhan awan konvektif dalam jumlah besar. Kondisi ini berujung pada curah hujan lebat yang terakumulasi dan memicu banjir.

READ ALSO

Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Jabar

Peringati Hari Anak Nasional, Kemensos Salurkan Bantuan Rp549 Juta di Bogor

Ketua Kelompok Kerja Operasional Meteorologi BBMKG Wilayah III, Wayan Musteana, menegaskan bahwa fenomena ini diperparah dengan kelembapan udara yang sangat tinggi, mulai dari lapisan permukaan hingga ketinggian 500 milibar (mb).

Baca juga: Cegah Longsor hingga Banjir Bandang, BPBD Kota Batu Gercep Bersih Sungai di 144 Titik

BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem di Bali masih akan berlangsung beberapa hari ke depan. Meski begitu, tren curah hujan diperkirakan menurun seiring peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Selalu perbarui informasi cuaca terkini dari BBMKG Denpasar,” kata BMKG.

Apa Itu Gelombang Rossby?

BMKG menjelaskan, Gelombang Rossby adalah gelombang atmosfer skala besar yang bergerak ke arah barat di sekitar ekuator. Gelombang ini berperan besar dalam menentukan pola iklim di wilayah tropis, termasuk Indonesia, karena dapat meningkatkan pembentukan awan hujan.

Fenomena ini pertama kali diperkenalkan pada 1930-an oleh ilmuwan meteorologi Carl-Gustaf Rossby. Gelombang atmosfer ini muncul akibat rotasi bumi (efek Coriolis) dan perbedaan tekanan udara di atmosfer.

Baca juga: Banjir dan Tanah Longsor di Tirtoydo Malang, 83 Rumah Terdampak

Karakteristik Gelombang Rossby antara lain:

  • Bergerak dari barat ke timur dengan kecepatan relatif lambat (sekitar 5–10 meter per detik).

  • Memiliki periode 10–20 hari.

  • Mempengaruhi pola hujan di kawasan ekuator, termasuk Indonesia.

  • Peluang hujan ekstrem meningkat jika suhu permukaan laut hangat, kelembapan tinggi, dan sirkulasi atmosfer mendukung.

Mengapa Bali Rawan Dampak Gelombang Rossby?

BMKG menuturkan, ada beberapa faktor yang membuat Bali terdampak cukup parah akibat fenomena ini, yaitu:

  1. Letak Geografis

    Bali berada di antara Samudra Hindia dan Laut Flores, yang menjadi jalur lintasan utama gelombang atmosfer ekuatorial.

  2. Suhu Permukaan Laut Hangat

    Pada awal September 2025, suhu permukaan laut di selatan Bali mencapai 28–29°C. Kondisi ini mempercepat penguapan dan meningkatkan ketersediaan uap air di atmosfer.

  3. Topografi Pulau Bali

    Pegunungan yang membentang dari barat ke timur membuat udara lembap yang terbawa angin terangkat ke atas, lalu memperkuat pembentukan awan konvektif (efek orografis).

  4. Masa Peralihan Musim

    Bali saat ini memasuki masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan. Peralihan musim ini semakin mendukung terbentuknya cuaca ekstrem.

Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat Bali mengalami hujan ekstrem dalam intensitas tinggi yang berujung pada banjir di sejumlah wilayah.

Menurut BMKG, curah hujan yang tercatat di sejumlah wilayah Bali masuk kategori lebat (lebih dari 50 mm/hari) hingga ekstrem (lebih dari 150 mm/hari). Tingginya kelembapan udara hingga lapisan 12 km mendukung terbentuknya awan hujan yang besar dan berlapis.

“Dari analisis dinamika atmosfer, kondisi ekstrem ini dipicu oleh aktifnya gelombang Ekuatorial Rossby,” jelas BMKG dalam keterangan resminya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

 

Tags: Bali Banjirbanjir baliBMKGCuaca ekstremcurah hujan ekstremgelombang rossbypenyebab banjir di bali

Related Posts

Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Jabar
Advertorial

Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Jabar

Jumat, 17 Jul 2026
Peringati Hari Anak Nasional, Kemensos Salurkan Bantuan Rp549 Juta di Bogor
Advertorial

Peringati Hari Anak Nasional, Kemensos Salurkan Bantuan Rp549 Juta di Bogor

Jumat, 17 Jul 2026
Kemensos Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota dan Pelaku Usaha Koperasi Merah Putih
Advertorial

Kemensos Siapkan Penerima Bansos Jadi Anggota Koperasi Merah Putih

Kamis, 16 Jul 2026
Siswa Baru Sekolah Rakyat Capai 28.478 Orang, Terus Bertambah Seiring Verifikasi Daerah
Advertorial

Siswa Baru Sekolah Rakyat Capai 28.478 Orang, Terus Bertambah Seiring Verifikasi Daerah

Senin, 13 Jul 2026
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang
Advertorial

MPLS Sekolah Rakyat Dimulai 14 Juli, Digelar Bertahap dalam Empat Gelombang

Senin, 13 Jul 2026
DWP Kemensos dan Viva Cosmetics Perkuat Kolaborasi Sambut Hari Disabilitas Internasional 2026
Advertorial

DWP Kemensos dan Viva Cosmetics Perkuat Kolaborasi Sambut Hari Disabilitas Internasional 2026

Minggu, 12 Jul 2026
Next Post
Pemkot Batu

Pemkot Batu Resmi Rilis Aplikasi SIP Mobile Sae untuk Optimalkan Pajak Daerah

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.