Kamis, Oktober 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Topeng Menak Kembali Hidup Setelah 50 Tahun, Kementerian Kebudayaan Apresiasi Revitalisasi di Malang

Redaksi by Redaksi
Agustus 10, 2025 10:57 am
in Budaya
Topeng Menak
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Setelah setengah abad menghilang dari panggung seni, Topeng Menak kembali hadir di Malang. Seni pertunjukan wayang topeng yang pernah menjadi primadona pada era 1960-an ini sempat meredup di awal 1970-an hingga nyaris punah.

Kini, upaya menghidupkan kembali Topeng Menak dilakukan oleh Lesbumi PCNU Kota Malang bersama lintas sanggar Malang Raya. Hasil kerja sama tersebut diwujudkan dalam riset mendalam hingga lahir pertunjukan bertajuk “Burak Buwana Menak” sebagai perayaan kebangkitan Topeng Menak. Acara ini digelar di Pesantren Budaya Karanggenting, Sabtu malam (9/8/2025).

READ ALSO

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Apresiasi Kementerian Kebudayaan untuk Revitalisasi Topeng Menak

Topeng MenakKementerian Kebudayaan RI memberikan apresiasi atas langkah ini. Hadir langsung Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Restu Gunawan, M.Hum, didampingi Ketua Lesbumi PBNU KH. M. Jadul Maula, sejarawan dan budayawan M. Dwi Cahyono, serta Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita.

Baca juga: Mahasiswa Seni Rupa UB Belajar Topeng Malang di Kampung Budaya Polowijen

Menurut Restu, revitalisasi Topeng Menak oleh Lesbumi sejalan dengan program pemerintah dalam pelestarian budaya. Ia mengaku hadir bersama Balai Pelestarian Kebudayaan secara khusus untuk menyaksikan kembali pertunjukan yang sudah 50 tahun tidak dipentaskan.

“Lesbumi selama ini menjadi mitra penting dalam membangun kebudayaan Indonesia. Anggota Lesbumi selalu menghadirkan gagasan segar dan terus menyuarakan nilai-nilai budaya bangsa,” ujarnya.

Topeng Menak Sebagai Warisan Budaya dan Potensi Ekonomi

Restu juga menegaskan, UNESCO telah mengakui Indonesia sebagai superpower dalam bidang kebudayaan. Oleh karena itu, warisan seni seperti Topeng Menak perlu terus dilestarikan sekaligus dimanfaatkan untuk memberi dampak ekonomi melalui kapitalisasi dan monetisasi budaya.

”Ini perlu kita lestarikan bersama. Saya bersyukur dan mengapresiasi teman-teman Lesbumi yang sudah melakukan riset, mencari sisa-sisa Topeng Menak dan menolak punah. Kami dari Pemerintah daerah siap bersinergi dalam pengembangan kebudayaan di Kota Malang,” tuturnya.

KH. Jadul juga mengapresiasi pagelaran Burak Buwana Menak yang digagas tim Lesbumi Kota Malang bersama sanggar-sanggar seni di Malang. Dia menyebut mala mini merupakan peristiwa penting, penanda hidup kembali Topeng Menak yang hampir punah.

Topeng Menak disebutnya, berasal dari Persia pada zaman Harun Arrasyid. Lalu diterjemahkan dalam Bahasa Melayu menjadi hikayat Amir Hamzah, di era Kesultanan Malaka. Kemudian para ulama membangun strategi kebudayaan, membangun narasi peradaban, dengan semangat menjaga kedaulatan bangsa, dan menjadi metode dakwah di zaman Wali Songo.

”Sunan Giri salah satu yang merancang dakwah islam dengan wawasan peradaban yang luas. Sunan Giri dikenal mempopulerkan kisah Panji jadi Wayang Gedep,” terangnya.

Dwi Cahyono yang menjadi Penasihat tim revitalisasi Wayang Topeng Menak ini, juga sangat bersyukur dan bangga, Wayang Topeng Menak kembali dipentaskan. Meskipun menurutnya, pementasan tersebut masih sebatas embrio.

”kita mesti menelisiknya lebih dalam, karena pementasan terakhir Wayang Topeng Menak d Malang itu sekitar akhir tahun enam puluhan atau awal tahun tujuh puluhan, setengah abad yang lalu. Tentunya banyak yang belum pernah melihat secara langsung,” jelasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M. Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: kebudayaan indonesiaKementerian Kebudayaanki condro suwonolesbumi malangrevitalisasi budayaseni tradisi malangTopeng MenakWarisan Budayawayang topeng malang

Related Posts

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan
Budaya

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Senin, 20 Jul 2026
Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan
Budaya

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Rabu, 15 Jul 2026
3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Next Post
Mengaku Anggota Brimob

Pria Kediri Tipu 6 Korban Mengaku Anggota Brimob, Raup Rp107 Juta

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.