Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Eksplorasi Konservasi Penyu di Pantai Bajul Mati, Kolaborasi Tugumalang.id dan Perhutani KPH Malang

Redaksi by Redaksi
Juli 14, 2025 4:36 pm
in News
Eksplorasi Konservasi Penyu

Siswa Sekolah Alam BSTC antusias terlihat melepasliarkan tukik.foto/dok.Perhutani KPH Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Tim Tugumalang.id bekerja sama dengan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang menggelar ekspedisi jurnalistik bertema konservasi penyu pada Sabtu, 12 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Pantai Bajul Mati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

Tim ekspedisi terdiri dari jurnalis dan pegiat lingkungan, yakni Rully Novianto (Tugumalang.id), Dwi Susilowardhani, Muhammad Hilmy (Perhutani), serta Abdullah Adil Sejahtera dari Universitas Brawijaya. Ekspedisi ini menjadi kolaborasi perdana yang konkret usai kunjungan redaksi Tugumalang.id ke kantor Perhutani KPH Malang beberapa waktu lalu.

READ ALSO

RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah

Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Tujuan Eksplorasi Konservasi Penyu

Tim Ekpsedisi Jurnalistik
Tim Ekpsedisi Jurnalistik Konservasi Penyu berpose bersama personel Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Timur, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Malang, Satpolairud Polres Malang sebelum pelepasliaran tukik di Pantai Bajul.dok

Tujuan utama kegiatan ini memperkenalkan kepada masyarakat bahwa wilayah Malang memiliki pusat konservasi penyu yang dikelola secara kolaboratif oleh Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC), Perhutani KPH Malang, dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur.

Tepat pukul 13.00 WIB, tim berangkat dari kantor Perhutani KPH Malang yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto No.14, Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Baca juga: Perhutani KPH Malang Perkuat Sinergi dengan Polres dan Kejaksaan untuk Pengamanan Hutan

Perjalanan menuju Pantai Bajul Mati memakan waktu sekitar tiga jam. Rasa lelah pun terbayar lunas dengan keindahan panorama sepanjang Jalur Lingkar Selatan (JLS) yang membentang eksotis di pesisir selatan Malang. Sepanjang perjalanan, rombongan disuguhi pemandangan deretan pantai memesona yang menjadi daya tarik wisata alam di Malang Selatan.

Beberapa destinasi pantai yang dilewati antara lain Pantai Sendang Biru, Pantai Tiga Warna, Teluk Penyu, Pantai Ungapan, Pantai Watu Bolong, Pantai Batu Bengkung, Pantai Goa China, Pantai Balekambang, dan Pantai Kondang Merak. Sayangnya, karena keterbatasan waktu, rombongan tidak sempat mengeksplorasi seluruh destinasi tersebut.

Sambutan Alam dan Misi Konservasi

Rombongan kecil kami tiba Pantai Bajul Mati sekitar pukul 16.00 WIB, disambut hamparan pasir cokelat, rimbunnya pohon pinus dan suara deburan ombak Samudra Hindia menyapa dengan suara yang khas nyaring dan dalam berpadu dengan pemandangan tebing batu karang dan formasi bebatuan yang menyerupai punggung bajul (buaya), yang menjadi asal muasal nama pantai ini.

Baca juga: Berkomitmen Saling Bekerja Sama, Perhutani KPH Malang Teken MoU dengan Kejari Kabupaten Malang

Namun lebih dari sekadar keindahan alamnya, Bajulmati menyimpan misi konservasi penting. Di sinilah berdiri BSTC, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang telah aktif menyelamatkan penyu sejak 2009. Setiap tahun, ribuan telur penyu direlokasi dari lokasi berisiko, ditetaskan secara semi alami, dan dilepas kembali ke laut.

Ekowisata yang Dikelola Profesional

Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan
Dari kiri : Humas BSTC, Hari Subagyo, Ketua BSTC, Sutari saat memberikan piagam penghargaan kepada Asper Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sumbermanjing, Amir Chamzah dan Kepala Sub Seksi (KSS) Agroforestri dan Ekowisata Wisata Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang, Dwi Susilowardhani. foto/dok.Perhutani KPH Malang

Kami disambut Asper Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sumbermanjing, Amir Chamzah. Dari kejauhan terdengar suara speaker yang mengarahkan wisatawan untuk mempersiapkan diri melepasliarkan tukik (anak penyu).

Semakin mendekati area konservasi semakin kagum dengan pola pengelolaan ekowisata yang dilakukan relawan BSTC. Bagaimana tidak, bukan hanya mengandalkan kegiatan pelepasliaran tukik, mereka juga menyediakan fasilitas konservasi, seperti sekolah alam, dapur umum, embung, tandon air, lokasi inkubasi telur penyu, dan pengelolaan limbah di area konservasi di lahan Perhutani.

Program Sekolah Alam yang mereka dirikan bisa diikuti masyarakat umum. Tidak hanya mengajarkan materi konservasi, tetapi juga mengajak peserta terlibat langsung dalam berbagai aktivitas nyata di kawasan konservasi penyu.

Sekolah alam ini dilengkapi dengan sejumlah fasilitas yang mendukung pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), di antaranya, Saung Edukasi dan Pendopo Alam, yaitu ruang terbuka beratap rumbia yang sejuk yang menjadi pusat kegiatan diskusi, kelas interaktif, hingga pemutaran film dokumenter tentang penyu dan ekosistem pantai. Tempat ini juga menjadi titik kumpul utama peserta sebelum memulai kegiatan lapangan.

Pengalaman Langsung Bersama Tukik

Tim ekspedisi Jurnalistik
Tim Ekpsedisi Jurnalistik Konservasi Penyu, Rully Novianto (Tugumalang.id), Dwi Susilowardhani, Muhammad Hilmy (Perhutani) dan Abdullah Adil Sejahtera (Universitas Brawijaya).dok/perhutani KPH Malang

Siswa Sekolah Alam juga dapat melihat langsung bagaimana telur-telur penyu diselamatkan dan ditetaskan secara semi alami. Mereka diajak berinteraksi langsung dengan tukik memberi makan, hingga belajar tentang siklus hidupnya.

Baca juga: Tim Tugu Media Group Silaturahmi ke Kantor Perhutani KPH Malang, Membahas Potensi Hutan di Masa Depan

Tidak hanya itu, BSTC juga menyiapkan Trekking Edukasi, yaitu fasilitas jalur tracking pendek untuk mengenalkan jenis vegetasi pantai, habitat penyu, serta pentingnya kawasan hutan pesisir dalam menjaga abrasi dan iklim mikro di sekitar pantai.

BSTC juga menyediakan peralatan sederhana untuk pengamatan biota laut, jenis pasir, hingga dokumentasi proses konservasi.

Secara umum, kami menilai tempat ini adalah lokasi yang nyaman untuk berwisata dan belajar, tidak kalah menarik dengan tempat wisata modern yang tiketnya jauh lebih mahal ketimbang mengikuti program konservasi penyu.

Dedikasi Relawan Tanpa Pamrih

Jauh dari kesan formalitas, kami menilai para relawan BSTC bekerja dengan totalitas tanpa pamrih sejak didirikan 2009 lalu. Meskipun mayoritas relawannya adalah warga lokal yang berada di pesisir pantai, namun militansi dan pengetahuannya tidak bisa dianggap remeh.

Sekolah Alam BSTC didukung oleh tim pengelola konservasi yang berpengalaman, bahkan mereka juga memiliki tenaga ahli dokter hewan. Mereka tidak hanya menyampaikan materi di ruang kelas, tapi juga langsung membimbing siswa dalam kegiatan seperti relokasi telur penyu dari lokasi berbahaya, pemantauan penyu bertelur di malam hari, dan pembersihan pantai dan edukasi sampah plastik yang mengganggu kehidupan penyu.

Penyu Mendarat di 58 Titik di Bajul Mati

Ketua BSTC, Sutari menjelaskan bahwa seluruh relawan di selalu aktif menjaga sarang penyu di sepanjang Pantai Bajulmati.

“Di Bajul Mati, pantai sepanjang 2 km ini terdapat setidaknya ada 58 titik pendaratan penyu dari berbagai spesies, penyu sisik, hijau, belimbing, dan lekang”, jelasnya usai memberikan materi Sekolah Alam yang diikuti ratusan peserta dari Surabaya dan beberapa mahasiswa Universitas Brawijaya.

Sutari tidak ingin kegiatan konservasi yang dikelola bersama relawan lainnya dimaknai formalitas. Lebih dari itu, Ia berharap perjuangannya bisa menjadi sarana peserta untuk bisa menghargai proses, meresapi perjuangan konservasi, dan membuka mata bahwa sejatinya manusia memiliki tugas untuk turut serta menjaga kelestarian alam.

Tukik Dilepas, Peserta Pulang dengan Pengalaman Berkesan

Saat senja, peserta terlihat antusias berdiri di tepi pantai untuk melepasliarkan tukik.
Diana, warga asal Surabaya mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

“Ini adalah pengalaman pertama, ndak rugi ikut, sengaja saya ajak keluarga setelah lihat di instagram, ini baru namanya liburan, anak juga bisa belajar langsung tentang penyu”, ucapnya.

Mungkin komentar Diana mewakili sebagian peserta yang hadir di acara pelepasliaran tukik. Yang jelas meskipun berada di lokasi yang jauh dari perkotaan, Konservasi Penyu Pantai Bajul Mati bisa menjadi destinasi utama wisatawan yang ingin mencoba petualangan baru sekaligus belajar menjadi manusia yang menghargai kelestarian alam.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Rully Novianto (Tim Expedisi, Tugumalang.id)

redaktur: jatmiko

Tags: bajulmati sea turtle conservationbstcekowisata malangekpedisikonservasipenyuekspedisi jurnalistikekspedisi konservasi penyuekspedisikonservasipenyukonservasi lautkonservasi penyupantai bajul matipantai di malangpelepasliaran tukikpenyu jawa timurperhutani malangrelawan lingkungansekolah alam penyuwisata edukasiWisata Malang Selatan

Related Posts

RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah
News

RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah

Senin, 31 Agu 2026
Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang
News

Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Senin, 31 Agu 2026
Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta
News

Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

Senin, 31 Agu 2026
66 Angkot Pelajar Gratis Mulai Beroperasi di Kota Malang
News

66 Angkot Pelajar Gratis Mulai Beroperasi di Kota Malang

Senin, 31 Agu 2026
Muktamar NU ke-35 Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU
News

Muktamar ke-35 NU Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU

Senin, 31 Agu 2026
Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan
Advertorial

Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan

Minggu, 30 Agu 2026
Next Post
MPLS 2025

MPLS 2025 Dimulai, Dindik Jatim Instruksikan Sekolah Bekali Siswa Kuasai Teknologi

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.