Kamis, Agustus 6, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Konklaf: Proses Pemilihan Paus Baru Pasca Wafatnya Paus Fransiskus

Redaksi by Redaksi
Mei 15, 2025 9:13 am
in News
Pemilihan Paus baru melalui Konklaf

Pemilihan Paus baru yang sangat tertutup melalui konklaf di Kapel Sistina (Foto:Instagram/@vaticannews)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id-Wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025 menandai berakhirnya satu era dan membuka babak baru dalam sejarah Gereja Katolik. Kekosongan tahta suci Vatikan secara otomatis memicu dimulainya konklaf, sebuah tradisi kuno Gereja Katolik yang sarat akan simbolisme, kerahasiaan, dan spiritualitas. Melalui proses inilah, umat Katolik di seluruh dunia menantikan siapa yang akan menjadi Paus baru mereka.

Apa Itu Konklaf?

Secara etimologis, kata konklaf berasal dari bahasa Latin cum clave, yang berarti “dengan kunci”. Ini merujuk pada praktik mengunci para kardinal dalam suatu ruangan khusus—yakni Kapel Sistina—hingga mereka berhasil memilih Paus baru. Konklaf telah digunakan selama lebih dari delapan abad sebagai prosedur resmi dalam pemilihan Paus Gereja Katolik Roma.

READ ALSO

Pemkot Batu Perkuat Ketahanan Hulu DAS Brantas

Gus Kikin Minta UMKM Mikro dan Kecil Dibebaskan dari Pajak

Menurut John L. Allen Jr. dalam bukunya Conclave: The Politics, Personalities, and Process of the Next Papal Election, konklaf tidak hanya sekadar pemilihan, melainkan juga sebuah momen sakral yang memadukan unsur politik, doa, dan tradisi mendalam.

Baca juga: Mengungkap Intrik Pemilihan Paus: 3 Film Seru yang Wajib Ditonton

Siapa yang Berhak dalam Pemilihan Paus Baru?

Proses konklaf dimulai sekitar 15–20 hari setelah tahta suci Vatikan dinyatakan kosong—baik karena Paus wafat atau mengundurkan diri. Peserta konklaf adalah para kardinal Gereja Katolik dari seluruh dunia yang berusia di bawah 80 tahun. Kardinal merupakan pejabat tinggi Gereja yang ditunjuk langsung oleh Paus, dan mereka berperan besar dalam urusan internal gereja serta pemilihan Paus baru.

Bagaimana Proses Konklaf Berlangsung?

Seluruh kardinal yang memenuhi syarat dikumpulkan di Kapel Sistina, tempat yang sangat dijaga kerahasiaannya. Mereka dilarang berkomunikasi dengan dunia luar hingga proses selesai. Setiap hari, dilakukan pemungutan suara secara tertutup. Seorang kandidat harus mendapatkan dukungan minimal dua pertiga dari jumlah kardinal yang hadir untuk bisa terpilih sebagai Paus.

Jika seorang kandidat berhasil memperoleh suara yang cukup, ia akan ditanya mengenai kesediaannya menerima jabatan tersebut. Bila ia menyatakan bersedia, maka ia secara resmi menjadi Paus baru. Namun jika tidak, proses pemungutan suara akan dilanjutkan hingga ada kandidat yang memenuhi syarat dan menerima posisi tersebut.

Baca juga: Permainan Angklung dan Lagu ARBAB Sambut Paus Fransiskus di Gereja Katedral

Asap Putih: Simbol Terpilihnya Paus Baru

Momen yang paling dinanti oleh umat Katolik adalah saat cerobong asap Kapel Sistina mengeluarkan asap putih, tanda bahwa Paus baru telah terpilih. Sebaliknya, asap hitam berarti belum ada hasil dan proses konklaf masih berlanjut. Ribuan warga biasanya berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk menyaksikan momen bersejarah ini.

Sesaat setelah pemilihan selesai, Paus yang baru akan tampil di balkon Basilika Santo Petrus dan menyapa dunia dalam pidato pertamanya, menandai berakhirnya kekosongan kepemimpinan di Vatikan.

Konklaf: Perpaduan Iman, Tradisi, dan Harapan

Lebih dari sekadar proses pemilihan, konklaf mencerminkan kedalaman spiritualitas dan tata kelola Gereja Katolik. Dari ruang tertutup di Kapel Sistina hingga kepulan asap putih yang menyentuh hati jutaan orang, setiap tahapan dalam konklaf memiliki makna yang dalam.

Melalui pemahaman tentang konklaf, kita bisa melihat bagaimana Gereja Katolik Roma menjaga kontinuitas kepemimpinan dan warisan spiritual yang telah terpelihara selama berabad-abad. Kini, dunia menanti, siapakah yang akan melanjutkan tongkat estafet dari Paus Fransiskus dan membawa arah baru bagi umat Katolik global?

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Hailatun Nada Salsabila/Magang
redaktur: jatmiko

Tags: Gereja KatolikKardinalkonklafPauspemilihan paus

Related Posts

Pemkot Batu Perkuat Ketahanan Hulu DAS Brantas
News

Pemkot Batu Perkuat Ketahanan Hulu DAS Brantas

Rabu, 5 Agu 2026
Gus Kikin Minta UMKM Mikro dan Kecil Dibebaskan dari Pajak
News

Gus Kikin Minta UMKM Mikro dan Kecil Dibebaskan dari Pajak

Rabu, 5 Agu 2026
Waskita Karya Perbaiki Tribun dan Plafon Stadion Kanjuruhan
News

Waskita Karya Perbaiki Tribun dan Plafon Stadion Kanjuruhan

Rabu, 5 Agu 2026
Kebakaran di Bromo Meluas, 50 Hektare Lahan Terdampak
News

Kebakaran di Bromo Meluas, 50 Hektare Lahan Terdampak

Rabu, 5 Agu 2026
Jalur Alternatif Mojokerto-Cangar Disiapkan, Besok Ada Karnaval Bersih Desa Tulungrejo
News

Jalur Alternatif Mojokerto-Cangar Disiapkan, Besok Ada Karnaval Bersih Desa Tulungrejo

Selasa, 4 Agu 2026
Harga Daging Sapi di Malang Naik hingga Rp 160 Ribu per Kilogram
News

Harga Daging Sapi di Malang Naik hingga Rp 160 Ribu per Kilogram

Selasa, 4 Agu 2026
Next Post
Bahas soal Pelemparan bus Persik Kediri

Pelemparan Bus Persik, Akmal: Ini Masalah Serius Sepak Bola Nasional

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.