Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Ketua BAKN RI: Rantai Distribusi Pupuk Subsidi Harus Dipersingkat

Redaksi by Redaksi
April 14, 2025 5:29 pm
in News
Pupuk subsidi

Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo saat sosialisasi tata kelola pupuk bersubsidi pada puluhan poktan di Malang. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Malang, Tugumalang.id – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, mendorong penyederhanaan rantai distribusi pupuk subsidi agar penyalurannya lebih efisien dan tepat sasaran.

Pernyataan ini disampaikan politisi PDI Perjuangan tersebut saat bertemu dengan 66 kelompok tani (Poktan) di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam agenda reses pada Senin (14/4/2025).

“Rantai distribusi pupuk subsidi perlu dibuat lebih singkat agar pengawasan dan penyalurannya lebih tepat guna dan tepat sasaran,” ujar Andreas.

Tata Kelola Pupuk Jadi Kunci Ketahanan Pangan

Andreas yang juga anggota Komisi IX DPR RI menekankan bahwa tata kelola pupuk yang baik merupakan faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Pj Wali Kota Malang Pastikan Ketersediaan dan Distribusi Pupuk Subsidi

Ia mengungkapkan bahwa dalam rapat BAKN bersama Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN, dan Kementerian Perdagangan, ditemukan sejumlah isu dalam distribusi pupuk subsidi. Salah satunya adalah perbedaan kewenangan antara penentuan volume subsidi oleh Kementerian Pertanian dan penetapan harga pokok produksi (HPP) oleh PT Pupuk Indonesia (BUMN).

“Kami mendorong efisiensi dalam kebijakan pupuk bersubsidi, termasuk membandingkan biaya produksi pupuk BUMN dengan produsen swasta,” jelasnya.

Kebutuhan Pupuk Nasional Masih Belum Terpenuhi

Kementerian Pertanian diketahui telah menggandakan volume pupuk bersubsidi menjadi sekitar 9,5 juta ton per tahun. Namun, kebutuhan nasional sebenarnya mencapai 15,5 hingga 16 juta ton, sehingga masih ada selisih signifikan yang menyebabkan keluhan dari petani.

“Selalu ada keluhan karena volumenya memang masih belum mencukupi kebutuhan. Karena itu, efisiensi harus terus didorong agar alokasi subsidi bisa ditingkatkan,” katanya.

Baca juga: Pupuk Bersubsidi Dibatasi, Petani Jeruk di Kota Batu Kelimpungan

Andreas berharap, efisiensi ini bisa membuka ruang untuk menambah volume pupuk subsidi, sehingga program pemupukan bisa berjalan lebih efektif. Ia juga menekankan pentingnya penerapan Enam Tepat Azas Pemupukan, yakni Tepat Jenis, Tepat Dosis, Tepat Cara, Tepat Waktu, Tepat Tempat, dan Tepat Komoditas.

Peran Lembaga Pengawas Harus Diperkuat

Terkait pengawasan, Andreas menyebut bahwa efektivitas penyaluran pupuk subsidi membutuhkan kerja sama banyak pihak, mulai dari:

  • Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) yang mengawasi penyediaan dan distribusi pupuk subsidi

  • Ombudsman RI yang memantau distribusi dan memastikan harga sesuai HET

  • Dinas Pertanian dan Pemerintah Daerah yang melakukan pengawasan lapangan

  • Aparat penegak hukum (Polri dan Kejaksaan) untuk menindak pelanggaran distribusi

“Pemerintah harus menjamin kebutuhan pupuk terpenuhi. Ini bisa dicapai dengan mengoptimalkan kebijakan subsidi, menyederhanakan distribusi, dan memperkuat pengawasan,” tegasnya.

Transformasi Poktan Menjadi Koperasi

Dalam kesempatan tersebut, Andreas juga mendorong kelompok tani untuk membentuk koperasi guna mempermudah pengelolaan distribusi dan insentif. Dari 66 Poktan yang hadir, 58 di antaranya menyatakan kesediaannya untuk bertransformasi menjadi koperasi.

Petani juga mengusulkan agar dilakukan uji tanah terlebih dahulu sebelum pemberian pupuk, guna memastikan kesesuaian jenis pupuk dengan karakteristik tanah.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: andreas eddy susetyoBAKN RIDPR RIkabupaten malangketahanan panganmalangpengawasanpertanianpupuk bersubsidiPupuk Subsidi

Related Posts

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Pemkot Batu

Pemkot Batu Wajibkan Hotel dan Restoran Gunakan Produk UMKM dan Pertanian Lokal

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.