Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Ketua BAKN RI: Rantai Distribusi Pupuk Subsidi Harus Dipersingkat

Redaksi by Redaksi
April 14, 2025 5:29 pm
in News
Pupuk subsidi

Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo saat sosialisasi tata kelola pupuk bersubsidi pada puluhan poktan di Malang. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Malang, Tugumalang.id – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, mendorong penyederhanaan rantai distribusi pupuk subsidi agar penyalurannya lebih efisien dan tepat sasaran.

Pernyataan ini disampaikan politisi PDI Perjuangan tersebut saat bertemu dengan 66 kelompok tani (Poktan) di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam agenda reses pada Senin (14/4/2025).

“Rantai distribusi pupuk subsidi perlu dibuat lebih singkat agar pengawasan dan penyalurannya lebih tepat guna dan tepat sasaran,” ujar Andreas.

Tata Kelola Pupuk Jadi Kunci Ketahanan Pangan

Andreas yang juga anggota Komisi IX DPR RI menekankan bahwa tata kelola pupuk yang baik merupakan faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Pj Wali Kota Malang Pastikan Ketersediaan dan Distribusi Pupuk Subsidi

Ia mengungkapkan bahwa dalam rapat BAKN bersama Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN, dan Kementerian Perdagangan, ditemukan sejumlah isu dalam distribusi pupuk subsidi. Salah satunya adalah perbedaan kewenangan antara penentuan volume subsidi oleh Kementerian Pertanian dan penetapan harga pokok produksi (HPP) oleh PT Pupuk Indonesia (BUMN).

“Kami mendorong efisiensi dalam kebijakan pupuk bersubsidi, termasuk membandingkan biaya produksi pupuk BUMN dengan produsen swasta,” jelasnya.

Kebutuhan Pupuk Nasional Masih Belum Terpenuhi

Kementerian Pertanian diketahui telah menggandakan volume pupuk bersubsidi menjadi sekitar 9,5 juta ton per tahun. Namun, kebutuhan nasional sebenarnya mencapai 15,5 hingga 16 juta ton, sehingga masih ada selisih signifikan yang menyebabkan keluhan dari petani.

“Selalu ada keluhan karena volumenya memang masih belum mencukupi kebutuhan. Karena itu, efisiensi harus terus didorong agar alokasi subsidi bisa ditingkatkan,” katanya.

Baca juga: Pupuk Bersubsidi Dibatasi, Petani Jeruk di Kota Batu Kelimpungan

Andreas berharap, efisiensi ini bisa membuka ruang untuk menambah volume pupuk subsidi, sehingga program pemupukan bisa berjalan lebih efektif. Ia juga menekankan pentingnya penerapan Enam Tepat Azas Pemupukan, yakni Tepat Jenis, Tepat Dosis, Tepat Cara, Tepat Waktu, Tepat Tempat, dan Tepat Komoditas.

Peran Lembaga Pengawas Harus Diperkuat

Terkait pengawasan, Andreas menyebut bahwa efektivitas penyaluran pupuk subsidi membutuhkan kerja sama banyak pihak, mulai dari:

  • Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) yang mengawasi penyediaan dan distribusi pupuk subsidi

  • Ombudsman RI yang memantau distribusi dan memastikan harga sesuai HET

  • Dinas Pertanian dan Pemerintah Daerah yang melakukan pengawasan lapangan

  • Aparat penegak hukum (Polri dan Kejaksaan) untuk menindak pelanggaran distribusi

“Pemerintah harus menjamin kebutuhan pupuk terpenuhi. Ini bisa dicapai dengan mengoptimalkan kebijakan subsidi, menyederhanakan distribusi, dan memperkuat pengawasan,” tegasnya.

Transformasi Poktan Menjadi Koperasi

Dalam kesempatan tersebut, Andreas juga mendorong kelompok tani untuk membentuk koperasi guna mempermudah pengelolaan distribusi dan insentif. Dari 66 Poktan yang hadir, 58 di antaranya menyatakan kesediaannya untuk bertransformasi menjadi koperasi.

Petani juga mengusulkan agar dilakukan uji tanah terlebih dahulu sebelum pemberian pupuk, guna memastikan kesesuaian jenis pupuk dengan karakteristik tanah.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: andreas eddy susetyoBAKN RIDPR RIkabupaten malangketahanan panganmalangpengawasanpertanianpupuk bersubsidiPupuk Subsidi

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Pemkot Batu

Pemkot Batu Wajibkan Hotel dan Restoran Gunakan Produk UMKM dan Pertanian Lokal

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.