Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Vaksinasi Guru Rampung, Apa Kabar Sekolah Tatap Muka?

Redaksi by Redaksi
Juli 31, 2021 3:26 pm
in Tugu Sehat
Vaksinasi COVID-19 untuk guru, di Persada Hospital Kota Malang. Foto: Ben

Vaksinasi COVID-19 untuk guru, di Persada Hospital Kota Malang. Foto: Ben

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sejak pandemi COVID-19 merebak, kegiatan belajar mengajar di Kota Malang dilakukan dengan metode digital atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). Belum diketahui kapan aktifitas belajar akan kembali pulih seperti semula. Namun, rampungnya vaksinasi terhadap guru di Kota Malang memberi harapan kesiapan tenaga pendidik kembali ke sekolah dan mengajar secara tatap muka.

 

READ ALSO

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana SE MM, menyebut bahwa vaksinasi terhadap para guru di Kota Malang sudah rampung. Di mana program vaksinasi guru di Kota Malang sudah berjalan sejak awal tahun hingga Juni 2021. Kecuali untuk sejumlah guru yang tidak diperkenankan divaksin karena terkendala skrining dari tenaga medis.

 

“Jadi semua guru sudah divaksin. Kecuali guru yang secara aturan medis tidak diperbolehkan, itu ada,” jelasnya, pada Kamis (29/7/2021).

 

Suwarjana menyebut, total ada 13.978 guru di Kota Malang dalam data Disdikbud. Meliputi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

 

Persentase guru yang belum divaksin, jumlahnya sedikit. Untuk program vaksinasi guru, 1.485 guru PAUD sudah divaksin, atau 78,1 persen dari 1.901 guru. 4.653 guru SD sudah divaksin, atau 93,1 persen dari 5.000 guru. Dan 2.130 guru SMP sudah divaksin, atau 72,8 persen dari 2.825 guru.

 

“Nah untuk guru yang belum divaksin tersebut, kami upayakan secara bergiliran, dapat segera divaksin,” imbuhnya.

 

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang ini menyatakan, pandemi COVID-19 ini sangat berdampak pada sistem pendidikan.

 

Bahkan dalam penerapan pola dan metode PJJ, didapati kendala baik oleh guru dan siswa, saat awal-awal pelaksanaannya. Salah satunya, peserta didik harus lebih sering dibantu atau didampingi orang tua saat pembelajaran online.

 

“Padahal temuan kami, anak-anak lebih cepat menangkap pelajaran dengan metode tatap muka. Dan juga orang tua cukup mengantar ke sekolah, sehingga orang tua bisa melanjutkan aktifitas lainnya,” terangnya.

 

Namun di Kota Malang, kata Suwarjana, sejumlah masalah yang ada bisa tertangani. Bahkan selama ini, Disdikbud Kota Malang tidak pernah mendapatkan surat pengaduan dari orang tua siswa. Artinya, masalah sarana dan prasarana belajar online terpenuhi.

 

“Jadi kalau masalah alat ya, selama ini siswa pakai handphone, bisa pinjam kakak, atau orang tua,” jelasnya.

 

Tidak hanya itu, kuota internet siswa, kata Suwarjana, sudah diberikan oleh Kemendikbud RI. Disdikbud Kota Malang juga memberikan bantuan laptop terhadap sejumlah lembaga untuk membantu lancarnya PJJ.

 

“Selain itu di masa pandemi ini kami juga tetap menyalurkan beasiswa terhadap siswa. Mereka yang kurang mampu, juga ada usulan dari sekolah di SD dan SMP. Beasiswa ini dari Pemerintah Kota Malang,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 17 Kota Malang, Saiful Arif, mengatakan bahwa dari total 59 guru dan karyawan, tersisa 3 guru belum divaksin. Itu karena memiliki penyakit bawaan. Artinya, semua guru telah mengikuti proogram vaksinasi dengan kesadaran.

 

“Tidak ada kendala. Artinya yang belum vaksin bukan karena tidak ingin, namun ada kendala kesehatan. Semoga vaksinasi ini menjadi salah satu solusi mengatasi pandemi. Kami juga berharap akan ditindaklanjuti untuk vaksinasi murid sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka ke depan,” pesannya.

 

Tak jauh berbeda, Guru SMPN 23 Kota Malang, Tahes Ike Nurjannah, mengatakan bahwa para guru di lingkungannya sangat antusias mengikuti kegiatan atau program pemerintah untuk melaksanakan vaksin.

 

Dia berharap, vaksinasi tidak hanya dapat mengurangi kasus terpapar COVID-19, melainkan sekolah dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. Khususnya dalam kegiatan belajar mengajar.

 

“Karena dengan pandemi ini anak-anak juga tidak bisa pembelajaran secara luring, jadi sangat terkendala bagi bapak ibu guru untuk menyampaikan materi ke siswa, karena tidak bisa menjelaskan secara langsung. Jadi tidak tau mana anak yang benar-benar paham atau tidak paham sama sekali. Jadi semoga pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya.

 

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti
Tugu Sehat

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Kamis, 16 Jul 2026
jamu sinom
Tugu Sehat

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kamis, 16 Jul 2026
Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Next Post
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual SMA SPI Mangkrak 2 Bulan

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual SMA SPI Mangkrak 2 Bulan

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.