Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Vaksinasi Guru Rampung, Apa Kabar Sekolah Tatap Muka?

Redaksi by Redaksi
Juli 31, 2021 3:26 pm
in Tugu Sehat
Vaksinasi COVID-19 untuk guru, di Persada Hospital Kota Malang. Foto: Ben

Vaksinasi COVID-19 untuk guru, di Persada Hospital Kota Malang. Foto: Ben

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sejak pandemi COVID-19 merebak, kegiatan belajar mengajar di Kota Malang dilakukan dengan metode digital atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). Belum diketahui kapan aktifitas belajar akan kembali pulih seperti semula. Namun, rampungnya vaksinasi terhadap guru di Kota Malang memberi harapan kesiapan tenaga pendidik kembali ke sekolah dan mengajar secara tatap muka.

 

READ ALSO

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana SE MM, menyebut bahwa vaksinasi terhadap para guru di Kota Malang sudah rampung. Di mana program vaksinasi guru di Kota Malang sudah berjalan sejak awal tahun hingga Juni 2021. Kecuali untuk sejumlah guru yang tidak diperkenankan divaksin karena terkendala skrining dari tenaga medis.

 

“Jadi semua guru sudah divaksin. Kecuali guru yang secara aturan medis tidak diperbolehkan, itu ada,” jelasnya, pada Kamis (29/7/2021).

 

Suwarjana menyebut, total ada 13.978 guru di Kota Malang dalam data Disdikbud. Meliputi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

 

Persentase guru yang belum divaksin, jumlahnya sedikit. Untuk program vaksinasi guru, 1.485 guru PAUD sudah divaksin, atau 78,1 persen dari 1.901 guru. 4.653 guru SD sudah divaksin, atau 93,1 persen dari 5.000 guru. Dan 2.130 guru SMP sudah divaksin, atau 72,8 persen dari 2.825 guru.

 

“Nah untuk guru yang belum divaksin tersebut, kami upayakan secara bergiliran, dapat segera divaksin,” imbuhnya.

 

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang ini menyatakan, pandemi COVID-19 ini sangat berdampak pada sistem pendidikan.

 

Bahkan dalam penerapan pola dan metode PJJ, didapati kendala baik oleh guru dan siswa, saat awal-awal pelaksanaannya. Salah satunya, peserta didik harus lebih sering dibantu atau didampingi orang tua saat pembelajaran online.

 

“Padahal temuan kami, anak-anak lebih cepat menangkap pelajaran dengan metode tatap muka. Dan juga orang tua cukup mengantar ke sekolah, sehingga orang tua bisa melanjutkan aktifitas lainnya,” terangnya.

 

Namun di Kota Malang, kata Suwarjana, sejumlah masalah yang ada bisa tertangani. Bahkan selama ini, Disdikbud Kota Malang tidak pernah mendapatkan surat pengaduan dari orang tua siswa. Artinya, masalah sarana dan prasarana belajar online terpenuhi.

 

“Jadi kalau masalah alat ya, selama ini siswa pakai handphone, bisa pinjam kakak, atau orang tua,” jelasnya.

 

Tidak hanya itu, kuota internet siswa, kata Suwarjana, sudah diberikan oleh Kemendikbud RI. Disdikbud Kota Malang juga memberikan bantuan laptop terhadap sejumlah lembaga untuk membantu lancarnya PJJ.

 

“Selain itu di masa pandemi ini kami juga tetap menyalurkan beasiswa terhadap siswa. Mereka yang kurang mampu, juga ada usulan dari sekolah di SD dan SMP. Beasiswa ini dari Pemerintah Kota Malang,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 17 Kota Malang, Saiful Arif, mengatakan bahwa dari total 59 guru dan karyawan, tersisa 3 guru belum divaksin. Itu karena memiliki penyakit bawaan. Artinya, semua guru telah mengikuti proogram vaksinasi dengan kesadaran.

 

“Tidak ada kendala. Artinya yang belum vaksin bukan karena tidak ingin, namun ada kendala kesehatan. Semoga vaksinasi ini menjadi salah satu solusi mengatasi pandemi. Kami juga berharap akan ditindaklanjuti untuk vaksinasi murid sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka ke depan,” pesannya.

 

Tak jauh berbeda, Guru SMPN 23 Kota Malang, Tahes Ike Nurjannah, mengatakan bahwa para guru di lingkungannya sangat antusias mengikuti kegiatan atau program pemerintah untuk melaksanakan vaksin.

 

Dia berharap, vaksinasi tidak hanya dapat mengurangi kasus terpapar COVID-19, melainkan sekolah dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. Khususnya dalam kegiatan belajar mengajar.

 

“Karena dengan pandemi ini anak-anak juga tidak bisa pembelajaran secara luring, jadi sangat terkendala bagi bapak ibu guru untuk menyampaikan materi ke siswa, karena tidak bisa menjelaskan secara langsung. Jadi tidak tau mana anak yang benar-benar paham atau tidak paham sama sekali. Jadi semoga pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya.

 

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit
Tugu Sehat

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Rabu, 14 Okt 2026
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual SMA SPI Mangkrak 2 Bulan

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual SMA SPI Mangkrak 2 Bulan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.