Minggu, Agustus 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Marketing Is Overtaking!

Redaksi by Redaksi
Juli 31, 2021 11:27 am
in Catatan
Marketing, jualan

Faizal Alfa. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Faizal Alfa*

VR46, pasti tahu dong dengan legenda Moto GP asal negeri pizza, Italia. Pemegang 9 kali gelar juara dunia yang dikenal dengan teknik kibasan kaki atau leg dangle yang fenomenal. Valentino Rossi menjadi juara bukan karena kebetulan dan keberuntungan semata. Ada kerja keras dan skill yang diasah, serta ditempa dengan seksama.

READ ALSO

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

Satu hal yang menjadi catatan dalam perjalanan juara Valentino Rossi adalah kemampuanya yang luar biasa dalam menyalip kompetitornya, saat berada di tikungan. Wah, jago nikung ya ternyata Rossi ini, bahaya nih kalau punya gebetan, jangan dikenalin sama Dia, karena, jodoh nggak akan jauh kemana, palingan juga disamber sama teman, wkwkwkwk.

Hlo, MotoGP kan balapan, adu kecepatan, kok malah bahas tikungan? Bukannya saat menikung, justru momen ketika pebalap menurunkan kecepatan, momen saat melambat?

Justru itu yang jadi kunci, karena momen overtaking atau salip menyalip, ternyata justru lebih banyak terjadi di tikungan. Beberapa sirkuit, bahkan punya istilah titik salip, yang ditandai dengan lokasinya di tikungan ke berapa, karena statistik menunjukkan, mayoritas momen perubahan posisi pebalap, terjadi di tikungan – tikungan tersebut.

Tikungan adalah posisi sulit, perlu melambat, tapi nggak boleh berhenti. Kalau ngegas kebablas, justru akan jadi blunder, dan menyebabkan kendaraan keluar dari trek, dan pebalap terpelanting dari tunggangannya, crash!

Hey, kok sama ya gambaran analoginya dengan situasi saat krisis terjadi? Perlu melambat, tapi nggak boleh berhenti, dan tetap menjaga gas lebih tinggi dari kompetitor, agar selepas tikungan mendapatkan keunggulan dalam perebutan posisi.

Dikutip dari unggahan akun instagram IG @alfafaizal

Maka ada 3 saran yang dapat dilakukan secara marketing di saat krisis :

1. Penjualan
Jaga angka penjualan dari konsumen yang terbukti beli lagi dan beli terus, meski krisis melanda. Merekalah konsumen sesungguhnya, mereka adalah konsumen yang setia, belanja di saat lapang, dan tetap belanja di saat sempit. Rawat! Buat kalender belanja, petakan perilaku dan polakan proyeksi perulangan transaksinya. Jangan sampai terlena dengan pemikiran bahwa mereka sudah beli dan bakalan terus beli. Jika tidak dirawat seksama, jangan baper kalau sekalinya mereka kecewa, bakalan ditampung dan dirawat oleh perusahaan tetangga. Masa tukang tikung kena tikung?

2. Prospek
Ciptakan animo, dengan tetap menggaet dan menjaring prospek baru meski krisis sedang melanda. Saat krisis berada di tekanan paling berat, Saya sampaikan sebuah perumpamaan pada klien, bahwa saat ini, karena sedang berada dalam himpitan faktor-faktor eksternal, anggap saja outlet sedang tutup, namun, Kota nggak diam dan pasif, justru super aktif dan agresif memicu animo dan menggaet prospek, sebagai sebuah deposit atau tandon. Sehingga saat pada titik tertentu kran dibuka, akan tertumpah ruah, mengalir deras, menghempas. Jadi memang sulit saat terhimpit, tapi tetap lincah bergerak, karena saat malam semakin kelam, maka sebenarnya justru pagi segera datang. Wuish, kebijakaanaan level tinggi nih…

3. Popularitas
Saat di tikungan, maka semua pada ngerem, artinya, Kita juga ngerem, tapi jangan sampai berhenti. Maka saat krisis terjadi, lumrah jika terjadi penyesuaian, pemotongan, pengurangan, jumlah pasukan di bagian operasional. Hal ini dikarenakan, jumlah yang dilayani, berkurang drastis dari angka normalnya. Secara marketing? Jumlah dan kekuatan timnya, kawal agar tetap terjaga. Ingat filosofi sebelumnya, umpamakan ini sedang tutup, dan justru bersiap untuk buka kembali, re-opening pada momennya! Maka Marketing justru perlu full team dan full power. Lagian kalau mau menjaga popularitas, ngiklan justru lebih murah hlo saat krisis, dan eksposure juga lebih tinggi, dengan budget yang sama, bahkan lebih hemat. Masuk akal, karena yang lain pada tiarap.

Melambat, jangan berhenti, jaga ritme, siap-siap melaju lebih dini. Overtaking!

Salam Pertumbuhan!

PT Fortuna iMARKS Trans*

Perusahaan Pemasaran Yang Membanggakan Kota Malang

Tags: Faizal AlfamarketingStrategi Marketing Faizal Alfa

Related Posts

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan
Catatan

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

Rabu, 19 Agu 2026
SEKATEN
Catatan

SEKATEN

Selasa, 18 Agu 2026
Tambakberas, dari Darah Ranggalawe ke Muktamar NU
Catatan

Tambakberas, dari Darah Ranggalawe ke Muktamar NU

Jumat, 14 Agu 2026
Digital Holopis Kuntul Baris dan Ketahanan Sosial Kita
Catatan

Digital Holopis Kuntul Baris dan Ketahanan Sosial Kita

Senin, 10 Agu 2026
21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang
Catatan

21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang

Sabtu, 8 Agu 2026
Next Post
Salah satu sudut budaya papua di museum Jerman/tugu malang

Orang Jerman Bangun Museum Budaya Indonesia dan Papua di Jerman

BERITA POPULER

  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.