Minggu, Juli 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Hilangkan Kesan Mistis, Kini Gerbong Maut Museum Brawijaya Malang jadi Tempat Diskusi dan Edukasi

Redaksi by Redaksi
September 15, 2024 3:48 pm
in Asli Malang
Gerbong Maut

Gerbong Maut yang ada di Museum Brawijaya Malang kini bisa menjadi tempat diskusi dan juga edukasi sejarah perjuangan bangsa Indonesia. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Kesan mistis memang begitu erat dengan salah satu benda koleksi Museum Brawijaya Malang yakni Gerbong Bondowoso. Gerbong barang itu sejatinya menjadi saksi bisu dari kekejaman penjajahan Belanda terhadap para pejuang kemerdekaan Indonesia.

Seperti diketahui Gerbong Maut yang ada di Museum Brawijaya menjadi satu dari tiga gerbong yang membawa para pejuang kemerdekaan Indonesia dari Bondowoso menuju penjara Kalisosok di Kota Surabaya. Saat itu, gerbong tersebut diperuntukkan untuk barang dan tanpa disertai ventilasi yang cukup.

READ ALSO

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Akibatnya kurang lebih sebanyak 40 orang pejuang gugur meregang nyawa di gerbong tersebut dalam peristiwa yang terjadi tanggal 23 November 1847.

Sedangkan 60 orang lainnya selamat tetapi mengalami sakit parah karena lemas. Para pejuang tidak diberi makan dan minum selama perjalanan dari Bondowoso menuju Surabaya yang kala itu ditempuh kurang lebih selama 13 jam karena lokomotif saat itu berbeda dengan lokomotif kereta api saat ini.

Baca Juga: Kisah Mistis Gerbong Maut di Museum Brawijaya Malang, Saksi Bisu Kekejaman Penjajah

Dari tiga nomor gerbong yakni GR5769, GR4416, dan GR10152. Gerbong Maut dengan nomor GR 10152 berada di Museum Brawijaya Malang. Konon gerbong tersebut yang paling banyak menelan korban jiwa sehingga kesan mistis begitu melekat di Gerbong Maut tersebut.

Tidak ingin nilai edukasi yang ada luntur oleh kesan mistis. Sejak tahun 2022 lalu, masyarakat dilarang untuk menjadikan Gerbong Maut yang ada di Museum Brawijaya Malang sebagai konten horor atau mistis.

Kepala Museum Brawijaya, Letkol. Kav. Tutur Suswantoro, S.Pd, M.I.P mengatakan bahwa pengelola Museum Brawijaya telah melakukan perbaikan di sekitar area taman tengah museum dimana Gerbong Maut berada.

Selain menambah penerangan di sekitar area Gerbong Maut, pihaknya juga menyediakan fasilitas tambahan berupa mini cafe yang dapat dijadikan tempat diskusi.

Kepada Tugumalang.id, Tutur menyampaikan ada beberapa kegiatan yang sering dilaksanakan di area Gerbong Maut yang sifatnya edukasi seperti diskusi sejarah. Hal itu memang dilakukan pengelola museum agar nilai edukasi Gerbong Maut tetap terjaga.

Baca juga: 11 Museum yang Wajib Kamu Kunjungi di Malang Raya

Sebagai benda koleksi yang sarat nilai sejarah perjuangan bangsa tidak tertutupi oleh kisah-kisah mistis yang masih perlu dipertanyakan lagi kebenarannya.

“Untuk taman tengah yang posisinya Gerbong Maut itu dibuat lebih nyaman dan malam terang benderang. Bahkan sering kita adakan semacam pertemuan, podcast, rembuk sejarah, dan sebagainya di taman tersebut. Jadi sekarang enggak ada kesan mistis,” ungkap Tutur.

Melalui perbaikan yang dilakukan oleh pengelola Museum Brawijaya Malang diharapkan label mistis tidak ada lagi di Gerbong Maut. Harapan tutur sebagai benda koleksi sejarah perjuangan dan perjalanan bangsa, sisi nilai edukasi harus lebih muncul dibandingkan yang lainnya.

“Harapannya kesan angker (mistis) itu tidak ada. Kita juga berupaya menggandeng media dan juga influencer untuk mengenalkan benda-benda koleksi yang ada di Museum Brawijaya ini,” tutupnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: Gerbong mautmalangMuseum BrawijayaMuseum Brawijaya Malang

Related Posts

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Senin, 6 Jul 2026
Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota
Asli Malang

Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota

Kamis, 2 Jul 2026
Next Post
KPU Kota Batu

KPU Kota Batu Nyatakan 3 Berkas Administrasi Pasangan Calon Wali Kota Memenuhi Syarat

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.