Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Kisah Mistis Gerbong Maut di Museum Brawijaya Malang, Saksi Bisu Kekejaman Penjajah

Redaksi by Redaksi
Februari 8, 2024 5:58 pm
in Asli Malang
Kisah mistis Gerbong Maut di Museum Brawijaya Malang sebagai saksi bisu kengerian penindasan penjajah Belanda

Kisah mistis Gerbong Maut di Museum Brawijaya Malang sebagai saksi bisu kengerian penindasan penjajah Belanda /Foto: Google Review/potee ke-daada.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Kisah mistis menyelimuti gerbong maut di Museum Brawijaya Malang. Gerbong tersebut dinamakan Gerbong Maut karena menjadi saksi bisu kekejaman penjajah Belanda yang sengaja menyiksa para pejuang kemerdekaan di Gerbong Maut yang dikenal dengan peristiwa Gerbong Maut Bondowoso.

Pasalnya gerbong tersebut membawa ratusan penjajah dari Kabupaten Bondowoso menuju Penjara Bubutan di Kota Surabaya. Jangan bayangkan saat itu gerbong ditarik dengan lokomotif diesel seperti saat ini.

READ ALSO

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Tetapi menggunakan lokomotif uap dengan menempuh perjalanan kurang lebih selama 12 jam dari Bondowoso menuju Surabaya. Di sepanjang jalan para tahanan tidak mendapat sirkulasi udara yang cukup tanpa diberi makan dan minum sehingga kebanyakan para pejuang gugur karena sakit dan lemas.

Baca Juga: Ratusan Keris Mantan Gubernur Jatim Jadi Koleksi Terbaru Museum Brawijaya Malang

Peristiwa nahas Gerbong Maut terjadi pada 13 November 1947, ratusan pejuang berdesakan di gerbong yang seharusnya untuk barang tersebut.

Gerbong itu dibuat pada tahun 1920 oleh Perusahaan Kereta Api milik Belanda, Staatsspoorwegen. Gerbong barang dengan panjang 5,27 meter, lebar 2,82 meter, dan tinggi 3,34 meter. Memiliki kode SS1920 di bagian roda sebagai penanda tahun pembuatan darn GR10152 sebagai penanda gerbong barang.

Dari 100 tahanan yang dibawa dari Bondowoso ke Surabaya, 46 orang tewas dan 31 lainnya sakit serta 11 orang sakit parah. Hanya 12 orang yang tetap dalam keadaan sehat dari peristiwa memilukan itu.

Baca Juga: Bikin Merinding!, 5 Cerita Mistis di Kampus UIN Maliki Malang, Sering Terdengar Suara Gamelan di Salah Satu Gedung Ini

Masing-masing gerbong diisi 30 orang. Di saat berhenti di beberapa stasiun rute Bondowoso menuju Surabaya, gerbong tersebut tidak diparkir di area stasiun yang teduh melainkan sengaja dijemur di bawah terik panas matahari.

Sehingga banyak pejuang mengalami sesak nafas dan kehausan hingga akhirnya meninggal dunia karena lemas.

Sebagai saksi bisu kengerian kekejaman penjajah Belanda, Gerbong Maut yang salah satunya ada di Museum Brawijaya Malang memiliki aura mistis begitu kuat.

Dari tiga Gerbong Maut, satu gerbong memang disimpan di Museum Brawijaya Malang dan satu gerbong lagi disimpan di Gedung Juang Surabaya. Sedangkan satu gerbong lagi tidak diketahui di mana keberadaannya.

Beberapa pengunjung Museum Brawijaya kerap kali merasakan suasana merinding saat berada di sekitar Gerbong Maut. Beberapa cerita menyebutkan ada sosok makhluk astral yang muncul saat pengunjung mengambil foto di area gerbong tersebut.

Gerbong Maut yang terpajang di Museum Brawijaya disebut-sebut sebagai gerbong dengan korban jiwa paling banyak, 46 korban tewas ditemukan di gerbong yang saat itu masih gerbong baru.

Seringkali terdengar suara-suara teriakan dari Gerbong Maut tersebut. Bahkan konon ada pengunjung mengalami kesurupan saat berada di area gerbong.

Walau diselimuti kisah mistis, Gerbong Maut di Museum Brawijaya Malang adalah bukti betapa teguhnya pejuang bangsa Indonesia yang ingin merdeka dari penjajahan Belanda. Gerbong Maut juga memiliki nilai edukasi akan sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Artikel ini hanya bersifat hiburan dan kisah mistis tersebut masih sebatas cerita yang masih dipertanyakan kebenarannya.

Alangkah baiknya senantiasa berdoa dan beribadah mendekatkan diri kepada Tuhan untuk dijauhkan dari gangguan-gangguan makhluk astral.

 

Baca Juga Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Gerbong mautGerbong Maut BondosowoKisah MistisKisah Mistis Gerbong MautMuseum Brawijaya Malang

Related Posts

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Tersangka pembacokan pegawai warung sate di Kota Malang.

Pria Mabuk Bacok Pegawai Warung Sate di Kota Malang

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.