Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Kisah Mistis Gerbong Maut di Museum Brawijaya Malang, Saksi Bisu Kekejaman Penjajah

Redaksi by Redaksi
Februari 8, 2024 5:58 pm
in Asli Malang
Kisah mistis Gerbong Maut di Museum Brawijaya Malang sebagai saksi bisu kengerian penindasan penjajah Belanda

Kisah mistis Gerbong Maut di Museum Brawijaya Malang sebagai saksi bisu kengerian penindasan penjajah Belanda /Foto: Google Review/potee ke-daada.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Kisah mistis menyelimuti gerbong maut di Museum Brawijaya Malang. Gerbong tersebut dinamakan Gerbong Maut karena menjadi saksi bisu kekejaman penjajah Belanda yang sengaja menyiksa para pejuang kemerdekaan di Gerbong Maut yang dikenal dengan peristiwa Gerbong Maut Bondowoso.

Pasalnya gerbong tersebut membawa ratusan penjajah dari Kabupaten Bondowoso menuju Penjara Bubutan di Kota Surabaya. Jangan bayangkan saat itu gerbong ditarik dengan lokomotif diesel seperti saat ini.

READ ALSO

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Tetapi menggunakan lokomotif uap dengan menempuh perjalanan kurang lebih selama 12 jam dari Bondowoso menuju Surabaya. Di sepanjang jalan para tahanan tidak mendapat sirkulasi udara yang cukup tanpa diberi makan dan minum sehingga kebanyakan para pejuang gugur karena sakit dan lemas.

Baca Juga: Ratusan Keris Mantan Gubernur Jatim Jadi Koleksi Terbaru Museum Brawijaya Malang

Peristiwa nahas Gerbong Maut terjadi pada 13 November 1947, ratusan pejuang berdesakan di gerbong yang seharusnya untuk barang tersebut.

Gerbong itu dibuat pada tahun 1920 oleh Perusahaan Kereta Api milik Belanda, Staatsspoorwegen. Gerbong barang dengan panjang 5,27 meter, lebar 2,82 meter, dan tinggi 3,34 meter. Memiliki kode SS1920 di bagian roda sebagai penanda tahun pembuatan darn GR10152 sebagai penanda gerbong barang.

Dari 100 tahanan yang dibawa dari Bondowoso ke Surabaya, 46 orang tewas dan 31 lainnya sakit serta 11 orang sakit parah. Hanya 12 orang yang tetap dalam keadaan sehat dari peristiwa memilukan itu.

Baca Juga: Bikin Merinding!, 5 Cerita Mistis di Kampus UIN Maliki Malang, Sering Terdengar Suara Gamelan di Salah Satu Gedung Ini

Masing-masing gerbong diisi 30 orang. Di saat berhenti di beberapa stasiun rute Bondowoso menuju Surabaya, gerbong tersebut tidak diparkir di area stasiun yang teduh melainkan sengaja dijemur di bawah terik panas matahari.

Sehingga banyak pejuang mengalami sesak nafas dan kehausan hingga akhirnya meninggal dunia karena lemas.

Sebagai saksi bisu kengerian kekejaman penjajah Belanda, Gerbong Maut yang salah satunya ada di Museum Brawijaya Malang memiliki aura mistis begitu kuat.

Dari tiga Gerbong Maut, satu gerbong memang disimpan di Museum Brawijaya Malang dan satu gerbong lagi disimpan di Gedung Juang Surabaya. Sedangkan satu gerbong lagi tidak diketahui di mana keberadaannya.

Beberapa pengunjung Museum Brawijaya kerap kali merasakan suasana merinding saat berada di sekitar Gerbong Maut. Beberapa cerita menyebutkan ada sosok makhluk astral yang muncul saat pengunjung mengambil foto di area gerbong tersebut.

Gerbong Maut yang terpajang di Museum Brawijaya disebut-sebut sebagai gerbong dengan korban jiwa paling banyak, 46 korban tewas ditemukan di gerbong yang saat itu masih gerbong baru.

Seringkali terdengar suara-suara teriakan dari Gerbong Maut tersebut. Bahkan konon ada pengunjung mengalami kesurupan saat berada di area gerbong.

Walau diselimuti kisah mistis, Gerbong Maut di Museum Brawijaya Malang adalah bukti betapa teguhnya pejuang bangsa Indonesia yang ingin merdeka dari penjajahan Belanda. Gerbong Maut juga memiliki nilai edukasi akan sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Artikel ini hanya bersifat hiburan dan kisah mistis tersebut masih sebatas cerita yang masih dipertanyakan kebenarannya.

Alangkah baiknya senantiasa berdoa dan beribadah mendekatkan diri kepada Tuhan untuk dijauhkan dari gangguan-gangguan makhluk astral.

 

Baca Juga Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Gerbong mautGerbong Maut BondosowoKisah MistisKisah Mistis Gerbong MautMuseum Brawijaya Malang

Related Posts

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang
Asli Malang

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Minggu, 30 Agu 2026
Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Tersangka pembacokan pegawai warung sate di Kota Malang.

Pria Mabuk Bacok Pegawai Warung Sate di Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.