Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Wartawan Senior, Yunanto Berpulang di Usia 67 Tahun

Redaksi by Redaksi
Juli 9, 2021 12:01 pm
in Berita
Yunanto. Foto: Istimewa

Yunanto. Foto: Istimewa

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Duka mendalam dirasakan hampir semua jurnalis di Malang Raya. Betapa tidak, pasalnya  wartawan senior Malang Raya yang menjadi panutan sekaligus guru telah meninggal dunia,
pada Kamis (8/07/2021), pukul 18:15 WIB, di kediaman putrinya, Perumahan Keledang Mas, Blok BV no 17, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang Samarinda, pada usia 67 tahun lantaran sakit.

Tak pelak, karuan saja kabar duka itu membuat wartawan di Malang Raya, merasa kehilangan akan sosok Yunanto yang mereka kagumi selama ini, dan tak pernah lelah dalam membimbing para jurnalis muda.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Setidaknya, hal itu seperti yang diungkapkan Eko Sabdianto, salah seorang wartawan media online. Dirinya mengaku merasa sedih dan kehilangan, atas kepergian sosok panutan yang juga guru bagi para jurnalis tersebut.

“Terus terang saya tidak menyangka, karena waktu itu kami bersama rekan-rekan jurnalis sempat menjenguk ke RSUD Kepanjen, sebelum dibawa ke Samarinda di tempat puteri beliau. Bahkan, saya bersama istri yang juga alumni LASMI dua Minggu lalu, sempat video call dengan beliau. Baru semalam dapat kabar dari putera beliau, bahwa bapak guru Yunanto telah meninggal,” ungkap Dian, sapaan akrabnya, dengan terbata-bata menahan sedih, pada Kamis (8/7/2021) malam.

Diakuinya, selain duka yang mendalam tengah dia rasakan, baginya sosok Yunanto adalah guru besar bagi para jurnalis di Malang Raya, terutama alumni LASMI angkatan lV.

“Kami yang merasa belum mumpuni menjadi wartawan, sudah ditinggal pergi bapak guru Yunanto. Beruntung, kami pernah mengikuti diklat jurnalistik bersama almarhum. Ilmu yang diajarkan beliau sangat mengena di hati dan otak kami. Jujur, selama enam kali mengikuti diklat jurnalistik, hanya dengan bapak guru Yunanto yang dapat mengena,” ujarnya.

Menurut alumni LASMI angkatan lV ini, semasa hidupnya, Yunanto dikenal sebagai pribadi yang bersahaja, humanis, santun, rendah hati, dan menjadi tempat untuk bertanya seputar ilmu jurnalistik.

“Ya, semasa beliau masih hidup, kami sering sowan atau bersilaturahim ke kediaman beliau di Pakis, perumahan Karangduren Permai. Dari situ, ilmu-ilmu baru tentang dunia jurnalistik kami dapatkan lagi. Bahkan, bapak guru menekankan kepada kami agar wartawan itu dituntut harus melek hukum, alias paham hukum. Jika tidak, maka membahayakan dirinya, medianya, dan keluarganya,” tukas dia.

Meski begitu, ditambahkan Nganti Resmi Kharisma yang juga wartawati ini, jika sosok Yunanto semasa hidup dikenal tak pernah lelah, selalu sabar, dan tekun dalam membimbing para jurnalis muda yang tertarik mempelajari ilmu jurnalistik.

“Beliau selalu sabar dalam membimbing kami. Ada satu hal yang saya ingat sampai sekarang, di samping melek hukum, wartawan harus terus menulis sampai memperoleh gelar tertinggi yakni almarhum dan almarhumah. Kami merasa hutang budi kepada almarhum, karena kami belum sempat membalas jasa-jasa beliau, namun apa mau dikata, rupanya Tuhan berkehendak lain,” imbuh Risma, sapaan akrabnya, yang tak mampu menutupi rasa sedihnya.

Kini, dirinya berharap dan berdoa semoga Tuhan yang Maha Esa, mengampuni semua dosa-dosa serta menempatkan surga bagi sosok almarhum yang menjadi panutan dan guru bagi para jurnalis tersebut.

“Kami atas nama keluarga besar alumni LASMI angkatan lV, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya bapak guru kita Yunanto. Semoga, almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Amin ya robbal allamin,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Almarhum Yunanto, merupakan alumnus Sekolah Tinggi Publisistik – Jakarta, wartawan Harian Surabaya Post 1982 – 2002.

Semasa hidup, almarhum kerap disapa sebagai guru jurnalis oleh para wartawan se-Malang Raya, karena ketekunannya dalam membimbing dan melatih wartawan muda.

Kendati telah pensiun dari Surabaya Post, salah satu koran terbesar di Jawa Timur yang terbit setiap sore, namun dia terus berkarya. Tulisannya bersahaja, dengan gaya bertutur yang mudah dipahami oleh semua orang. Selain menulis, kakek dua anak dengan dua cucu tersebut juga kerap diundang sebagai narasumber di berbagai seminar-seminar maupun diklat jurnalistik.

Kecintaannya terhadap profesi wartawan begitu kuat. Dalam berbagai kesempatan, almarhum Yunanto yang juga sebagai penasihat PWI Malang Raya periode 2021 – 2024 itu, semasa hidup pernah mengatakan, bahwa wartawan harus terus menulis sampai memperoleh gelar tertinggi yakni almarhum dan almarhumah.

Kini, sang guru telah mendapatkan gelar tertinggi itu. Innalilahi wainailahi rojiun.(*)

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Sego Penjara, Masakan Kampung Murah Meriah di Polehan, Cukup 3 Ribu Saja

Sego Penjara, Masakan Kampung Murah Meriah di Polehan, Cukup 3 Ribu Saja

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.