Malang, Tugumalang.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat merombak 10 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jumat (31/7/2026). Salah satu yang dimutasi adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso.
Perombakan dilakukan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan. Wahyu menyebut langkah tersebut sebagai keputusan strategis untuk memastikan setiap jabatan ditempati aparatur yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah ini merupakan bagian dari keputusan besar agar Pemkot Malang diisi oleh orang yang tepat, pada posisi yang tepat, dan di waktu yang tepat,” kata Wahyu.
Sekda Bergeser, Sejumlah Kepala OPD Bertukar Posisi
Dalam mutasi tersebut, Erik Setyo Santoso yang sebelumnya menjabat Sekda Kota Malang kini menjadi Asisten Administrasi Umum Setda Kota Malang. Sementara jabatan Sekda masih menunggu proses pengisian selanjutnya.
Zulkifli Amirizal yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD Kota Malang dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Hukum Setda Kota Malang.
Baca juga: Pemkot Malang Targetkan Kekosongan Pejabat Definitif Terisi Juli 2026: Pakai Manajemen Talenta
Donny Sandito bergeser dari Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Malang. Posisi Kepala Dinsos-P3AP2KB kini diisi Syailendra.
Subkhan yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dipercaya memimpin Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Sementara jabatan Kepala BKAD kini diemban Baihaqi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Kepala Disporapar selanjutnya dijabat Arif Tri Sastyawan yang sebelumnya memimpin Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP).
Terjadi pula pertukaran jabatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satpol PP. Prayitno kini menjabat Kepala Satpol PP, sedangkan Heru Mulyono dipercaya memimpin BPBD Kota Malang.
Pemkot Malang juga mengisi jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) yang sempat kosong. Posisi tersebut kini ditempati Noer Rachman Wijaya yang sebelumnya bertugas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Baca juga: Jadi Percontohan Gerakan Indonesia Asri, Wali Kota Malang: Budaya Bersih Sudah Dimulai dari RT hingga Perkantoran
Pemkot Mulai Terapkan Manajemen Talenta
Wahyu menegaskan pengisian pejabat tinggi tidak lagi hanya mengandalkan mekanisme open bidding. Pemkot Malang mulai menerapkan manajemen talenta untuk memetakan kompetensi, rekam jejak, dan potensi aparatur sipil negara sebelum menentukan jabatan yang akan diemban.
“Kami menerapkan manajemen talenta agar penempatan pejabat benar-benar berdasarkan kompetensi dan kebutuhan organisasi. Harapannya, kinerja birokrasi semakin efektif dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” tandasnya.
Sebelumnya, sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkot Malang cukup lama diisi pelaksana tugas (Plt). Di antaranya Kepala BKPSDM, Kepala DLH, Kepala Bapenda, Kepala Bakesbangpol, Kepala Inspektorat, Staf Ahli Bidang Hukum, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Administrasi Umum, hingga Camat Lowokwaru.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


























