Tugumalang.id – Forkopimda dan sejumlah elemen masyarakat mendeklarasikan anti premanisme dan ormas bermasalah. Deklarasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang itu digelar di Balai Kota Malang pada Jumat (23/5/2025).
Mulai dari Kapolresta Malang Kota, Ketua DPRD Kota Malang, Danlanal Malang, pimpinan organisasi mahasiswa, organisasi masyarakat, persilatan hingga pimpinan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Baca Juga: Polres Malang Ungkap 31 Kasus dalam Operasi Pekat II Semeru 2025
Deklarasi ini juga diwarnai dengan penandatanganan komitmen anti premanisme dan ormas bermasalah yang dilakukan pimpinan forkopimda dan pimpinan elemen masyarakat.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa deklarasi ini sebagai tindaklanjut dari instruksi Mendagri RI. Salah satunya tentu untuk menjaga kondusifitas Kota Malang.
“Kami berharap melalui deklarasi ini ada kesejukan, kenyamanan bagi masyarakat Kota Malang yang tentunya menjadikan Kota Malang yang adem, ayem dan Mbois Berkelas,” kata Wahyu.
Baca Juga: Polresta Malang Kota Ungkap 24 Kasus Kriminal Lewat Operasi Pekat Semeru 2025
Wahyu juga memberikan apresiasi kepada Polresta Malang Kota yang selama ini gencar memerangi tindak kejahatan termasuk aksi premanisme di Kota Malang.

“Kami mengapresiasi Polresta dan ini tentu bagian anti premanisme dan ormas bermasalah,” ujarnya.
Dengan deklarasi anti premanisme dan ormas bermasalah ini, Wahyu optimis Kota Malang akan semakin dondusif dan dampaknya dapat menjaga iklim investasi yang sehat. Puncaknya, roda perekonomian masyarakat bergerak.
“Ini juga akan menjaga iklim investasi karena dengan adanya premanisme, ada kejadian, maka investasi tak akan masuk, investor akan lari,” urainya.
“Tapi dengan kondusifitas yang dijaga oleh forkopimda dan organisasi masyarakat, investasi akan masuk dan aman. Bahkan akan bertambah sehingga berdampak pada masyarakat Kota Malang,” sambungnya.
Sejauh ini, Wahyu menyebut bahwa investasi di Kota Malang telah melampaui target yang ditetapkan Pemprov Jatim. Bahkan juga telah mendapat penghargaan.
“Mari bersama menjaga agar kondisi Kota Malang jadi aman, nyaman sehingga iklim investasi bisa semakin sehat,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























