MALANG, Tugumalang.id – Mahasiswa Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memanfaatkan momentum Idul Adha dengan menggelar aksi sosial bertajuk “HMA Berbagi”. Dalam kegiatan tersebut, mereka berhasil menyalurkan 94 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di sejumlah titik Kota Malang pada 28-29 Mei 2026.
Jumlah bantuan yang terkumpul bahkan melampaui target awal panitia. Tingginya partisipasi para donatur membuat paket sembako yang berhasil dihimpun jauh lebih banyak dari perkiraan sebelumnya.
Kegiatan tersebut digagas Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA) ITN Malang melalui tim pengabdian masyarakat yang dikoordinatori Yuni Purwatiningsih bersama M. Ali Mustofa dan Mario Eko S. Penggalangan dana dilakukan sejak 11 hingga 25 Mei 2026.
Yuni mengatakan tingginya kepedulian para donatur menjadi motivasi untuk terus melanjutkan kegiatan sosial serupa pada masa mendatang.
“Harapan kami ke depan, kegiatan sosial seperti ini bisa terus berjalan secara konsisten. Melihat tingginya kepedulian dari para donatur dan bagaimana bahagianya masyarakat saat menerima bantuan menjadi bukti bahwa gerakan kecil seperti ini memiliki dampak nyata,” ujarnya saat dihubungi, Senin (1/6/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh panitia dengan menyasar sejumlah kawasan di Kota Malang, antara lain Pasar Besar, Merjosari, Dieng, Soekarno Hatta, dan wilayah sekitarnya.
Baca juga: Kolaborasi PJT I dan Polres Malang Beri Layanan Kesehatan Gratis hingga Sembako Murah di Karangkates
Paket sembako yang dibagikan berisi beras, telur, minyak goreng, kopi, teh, kecap, dan roti. Bantuan diberikan kepada petugas kebersihan jalan, tukang becak, penyeberang jalan, pemulung, hingga petugas pengangkut sampah.
“Respons yang kami terima sangat baik. Banyak warga yang mengaku senang dan bersyukur karena bantuan yang mereka terima di luar ekspektasi,” tambah Yuni.
Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa
Kegiatan sosial tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat penerima bantuan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa yang terlibat.
Nafila Azzalia, mahasiswa Arsitektur ITN Malang angkatan 2023 yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama proses penggalangan dana hingga penyaluran bantuan.
“Momen paling seru itu saat kami bersama-sama berbelanja, mengemas paket sembako, sampai membagikannya langsung ke masyarakat. Awalnya kami sempat ragu, tetapi ketika melihat antusiasme para donatur, rasanya sangat menyenangkan. Kami juga menjadi lebih kompak,” katanya.

Menurut Nafila, kegiatan sosial menjadi sarana untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan semangat gotong royong di kalangan mahasiswa.
Baca juga: ITN Malang Rayakan Idul Adha 1446 H: Kurban dengan Ikhlas dan Kepedulian Sosial
Ia berharap semakin banyak mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan sosial karena sekecil apa pun kontribusi yang diberikan dapat menghasilkan manfaat besar jika dilakukan bersama-sama.
“Awalnya kami tidak menyangka bisa mencapai 94 paket sembako. Ini membuktikan bahwa ketika banyak orang mau berkontribusi, hasilnya bisa menjadi sesuatu yang besar dan bermanfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber : rilis ITN Malang
redkatur: jatmiko





























