Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Wali Kota Batu akan Datangkan Mesin Pirolisis Atasi Masalah Bau di TPA Tlekung

Redaksi by Redaksi
Februari 25, 2022 4:26 pm
in Berita
TPA Tlekung Kota Batu. Foto: Ulul Azmy

TPA Tlekung Kota Batu. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko akhirnya angkat bicara soal sengkarut permasalahan di TPA Tlekung. Guna mengatasi permasalahan yang dikeluhkan warga di sana, Pemkot Batu akan mendatangkan mesin pirolisis.

Mesin pirolisis sendiri adalah mesin pengolah sampah yang bisa membuat sampah menjadi bahan bernilai ekonomis. Progresnya, kata Dewanti saat ini pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak untuk mendatangkan alat ini.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

”Perlu digarisbawahi, alat ini didatangkan tanpa anggaran sepeserpun, gratis. Semoga mesin ini bisa cepat datang,” kata Dewanti, Jumat (25/2/2022).

Dewanti menjelaskan jika mesin ini juga digunakan negara Singapura dalam mengatasi problem sampah. Berbeda dengan mesin yang saat ini digunakan, kata Bude sapaan akrabnya, kerja alat ini lebih efektif dalam bahan bakar yakni menggunakan solar cell.

”Tidak seperti mesin insinerator saat ini yang pakai solar. Saya harap masyakat bisa sabar. Harapan nanti bisa mengatasi masalah bau di TPA Tlekung,’; jelasnya.

Seperti diketahui, permasalahan TPA Tlekung sejak beberapa tahun lalu masih belum terselesaikan. Bau sampah yang menyengat hingga kebocoran lindi masih dirasakan oleh warga sekitar sampai sekarang.

Warga Dusun Gangsiran di sana kembali melakukan aksi memasang banner imbauan di depan gerbang TPA Tlekung. Banner itu berisi 7 poin. Yaitu pertama, angkutan sampah berplat hitam dilarang masuk. Kedua, angkutan sampah dari kendaraan Tosa hanya dari Desa Tlekung.

Ketiga, hari Minggu dan libur nasional, TPA Tlekung ditutup. Keempat, sampah yang dibuang ke TPA Tlekung hanya berasal dari Kota Batu. Kelima, jenis sampah yang dibuang ke TPA Tlekung hanya sampah rumah tangga.

Keenam, angkutan sampah berplat merah wajib tertutup terpal. Dan ketujuh TPA Tlekung hanya buka mulai pukul 6.00 hingga 16.00 WIB. Banner ini juga jadi bagian dari aksi protes sebelumnya dimana dalam spanduknya berisi tulisan seperti ‘Bencana Mengintai Dusun Gangsiran Ledok’. Banner ini juga masih terpampang di depan gerbang TPA.

Sejumlah warga sekitar juga sudah mulai resah mengalami dampaknya. Seperti dikatakan Riyono yang kerap tidak selera makan karena mencium aroma sampah yang menyengat.

”Pernah waktu itu ada acara makan bersama di Masjid. Tapi gak jadi makan karena tiba-tiba kecium bau sampah yang menyengat,” kisahnya.

Hal senada dikatakan Kepala Desa Tlekung Mardi yang mengungkapkan jika permasalahan kebocoran lindi hingga saat ini masih terjadi dan belum diatasi. Jika tidak segera ditangani, maka berpotensi terjadi kerusakan lingkungan.

”Hingga saat ini, kamk juga belum tahu persis soal solusi dari Pemkot Batu. Kami sudah kirim surat ke Pemkot Batu untuk memecahkan masalah ini,” jelasnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: Jatmiko

Tags: Headlinekota batuTPA Tlekungwali kota batu

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Penutup drainase hilang

Grill Penutup Drainase di Jalan-Jalan Kota Batu Mendadak Raib

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.