Tugumalang.id – Wacana Work From Home (WFH) atau Work From Anywhere (WFA) bagi ASN hingga siswa sekolah masih belum diterapkan di Kota Batu, Jawa Timur pasca Lebaran 2026. Pemkot Batu dalam hal ini masih melakukan kajian lebih lanjut.
Menurut Wali Kota Batu Nurochman, saat ini pihaknya lebih memilih untuk menunggu arahan secara resmi pemerintah pusat. ”Soal itu sifatnya masih opsional, kami masih menunggu arahan resmi lebih lanjut dari pusat,” ungkapnya, Jumat (27/3/2026).
Baca Juga: Cegah Kemacetan di Momen Lebaran 2026, Wali Kota Batu Perkuat Koordinasi Lalin Lintas Daerah
Jika nanti aturan tersebut bersifat wajib, kata Cak Nur, maka pihaknya siap untuk menyesuaikan jadwal hingga mekanisme kerja bagi para pegawai. Namun, jika bersifat opsional, pihaknya akan mengatur kebijakan tersebut secara internal sesuai kebutuhan dan situasi di lapangan.
”Yang jelas kami tidak ingin buru-buru soal itu, kami masih akan melakukan diskusi lebih lanjut dengan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) untuk sekolahan. Untuk ASN juga nanti kita lihat dulu seberapa urgensinya,” kata dia.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayat menuturkan hal senada jika pihaknya masih menunggu instruksi resmi dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Info Rekayasa Lalin dan Jalur Alternatif Kota Batu Selama Libur Lebaran 2026
“Kita lihat dulu sikonnya. Kita akan mencari opsi-opsi terbaik terkait penerapan pembelajaran daring itu. Intinya arahan petunjuk Walikota tentu ingin yang terbaik,” terangnya.
Pemerintah berkomitmen agar kebijakan yang diambil nantinya tidak mengganggu efektivitas pelayanan kepada masyarakat maupun proses belajar mengajar siswa. Diketahui proses belajar mengajar akan kembali dilaksanakan pada 30 Maret 2026.
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























