Jumat, Oktober 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Usaha F&B Wajib Waspada, Kasus Kasir Gelapkan Uang Kafe di Kota Malang Ungkap Intrik Modus Bill Gantung

Redaksi by Redaksi
April 10, 2026 10:17 am
in News
Direktur Lafayette, Umar Tarsum mengungkap modus bill gantung dalam kasus pencurian di tempatnya. (Foto/M Sholeh)

Direktur Lafayette, Umar Tarsum mengungkap modus bill gantung dalam kasus pencurian di tempatnya. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kasus dugaan penggelapan uang menjerat dua kasir kafe Lafayette Kayutangan, Kota Malang, usai tertangkap basah pada 21 Maret 2026 lalu. Kasus ini mengungkap intrik modus bill gantung dengan memalsukan nota saat pesanan menu pelanggan masih tertanggal di mesin kasir.

Modus bill gantung itu menjadi peringatan serius bagi pelaku usaha kuliner atau F&B terhadap celah transaksi mesin kasir. Maka, pengawasan berlapis terhadap pengelolaan transaksi keuangan usaha perlu dikuatkan.

READ ALSO

Perkuat Industri Media di Era AI, AMSI Mendorong Pembentukan LMK Media Demi Melindungi Hak Cipta

Warga 2 Desa di Kota Batu Resmi Dapat Kejelasan Peta Batas Kawasan Hutan Bumiaji

Direktur Lafayette, Umar Tarsum membeber modus pencurian oknum kasir bermodus bill gantung itu. Modus tersebut dilakukan dengan cara tidak menuntaskan transaksi di sistem mesin kasir, meski pelanggan telah membayar.

Baca Juga: Tiga Kafe di Kepanjen dengan Pemandangan Sawah yang Syahdu

Pelaku kemudian menggunakan nota salinan (copy bill) yang diberikan ke pelanggan sekaligus untuk menutupi jejak transaksi. Sehingga uang pembayaran masuk ke kantong pribadi.

“Jadi transaksi terjadi, uang masuk, makanan dan minuman keluar. Tapi billnya tidak diselesaikan atau digantung. Dari situ muncul selisih yang kemudian diambil,” kata Umar, Kamis (9/4/2026).

Menariknya, oknum kasir tersebut tetap dapat mengirimkan perintah ke dapur meski status transaksi masih tertanggal.

Kasus ini mulai terendus saat manajemen menemukan kejanggalan pada hari pertama Lebaran 2026. Pemeriksaan CCTV dan audit internal menguatkan dugaan adanya penyimpangan transaksi oleh oknum kasir.

Saat itu, dua kasir yakni Clara dan Helena menurutnya tertangkap tangan telah mengambil uang masing masing sebesar Rp 5 juta dan Rp 1,2 juta.

Setelah didalami melalui audit internal, Clara ternyata sudah melakukan aksinya sejak 3 tahun dan Helen sudah 1 tahun terakhir. Pencurian terbesar dalam sehari diakui pernah mencapai Rp 7 juta.

Baca Juga: 5 Kafe dengan Vibes ‘Magic Hour’ dan City Light Terbaik di Kota Batu

Hal ini kemudian dilaporkan ke Polresta Malang Kota hingga akhirnya kedua kasir itu ditetapkan sebagai tersangka pada 23 Maret 2026.

Belakangan, salah satu tersangka diketahui tengah mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Menanggapi hal itu, Lafayette menegaskan tetap menghormati proses hukum yang berjalan.

“Kami memahami bahwa dalam proses hukum, setiap pihak memiliki hak yang diatur Undang Undang, termasuk kemungkinan mengajukan penangguhan penahanan. KUHAP membuka ruang itu dan kewenangannya ada pada pejabat berwenang,” kata Umar.

Meski demikian, pihaknya berharap setiap keputusan dapat mempertimbangkan berbagai aspek penting. Seperti kepentingan pembuktian, perlindungan saksi, keamanan barang bukti, stabilitas operasional usaha hingga rasa keadilan bagi pihak yang dirugikan.

Lebih jauh, Umar menyebutkan bahwa kasus ini berdampak signifikan terhadap kondisi keuangan kafe. Manajemen mencatat penurunan omzet, bahkan saat periode ramai (high season). Dampak tersebut turut dirasakan sekitar 120 karyawan, terutama pada penurunan nilai bonus.

Di sisi lain, Umar juga mengungkapkan adanya informasi bahwa salah satu tersangka pernah terlibat kasus serupa di tempat lain dengan kerugian mencapai Rp 800 juta dan Rp 100 juta.

Kasus ini pun menjadi perbincangan luas di kalangan pelaku usaha F&B di Malang. Banyak yang mengaku pernah mengalami dan menemukan indikasi kejadian serupa, namun belum terungkap secara terang.

Kini, manajemen Lafayette mengajak para pemilik usaha F&B untuk lebih waspada terhadap celah bill gantung. Penggunaan sistem kasir yang terintegrasi, audit rutin serta pengawasan ketat dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah praktik serupa.

“Bill gantung ini bisa terjadi di mana saja. Kami harap ini jadi pelajaran bersama. Pilihlah sistem kasir yang aman dan tetap perketat kontrol internal,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: celah mesin kasirkafe Lafayettekasir curi uangperingatan pelaku usaha F&B

Related Posts

Perkuat Industri Media di Era AI, AMSI Mendorong Pembentukan LMK Media Demi Melindungi Hak Cipta
News

Perkuat Industri Media di Era AI, AMSI Mendorong Pembentukan LMK Media Demi Melindungi Hak Cipta

Jumat, 30 Okt 2026
Warga 2 Desa di Kota Batu Resmi Dapat Kejelasan Peta Batas Kawasan Hutan Bumiaji
News

Warga 2 Desa di Kota Batu Resmi Dapat Kejelasan Peta Batas Kawasan Hutan Bumiaji

Kamis, 29 Okt 2026
IDMC 2026 Digelar di Surabaya: AMSI Bahas Perkembangan Industri Media di Era AI dan Content Creator
News

IDMC 2026 Digelar di Surabaya: AMSI Bahas Perkembangan Industri Media di Era AI dan Content Creator

Kamis, 29 Okt 2026
Cara Unik Anak Muda di Malang Peringati Hari Sumpah Pemuda Lewat 28 Jam Bicara Non Stop
News

Cara Unik Anak Muda di Malang Peringati Hari Sumpah Pemuda Lewat 28 Jam Bicara Non Stop

Rabu, 28 Okt 2026
Paragon Kahf Salurkan Bantuan Kesehatan Dukung Warga Dampak Karhutla Kalimantan
News

Paragon Kahf Salurkan Bantuan Kesehatan Dukung Warga Dampak Karhutla Kalimantan

Rabu, 28 Okt 2026
Konsep Otomatis
News

Warga Minta Pemkot Batu Beli Lahan Eks Hotel De Rayja di Umbul Gemulo

Selasa, 27 Okt 2026
Next Post
road bike

Kenali Perbedaan Road Bike, Gravel, dan MTB Sebelum Memulai Bersepeda

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.