Tugumalang.id – Universitas Islam Malang (Unisma) menapakkan langkah maju dalam perwujudan pengembangan Entrepreneurial University dengan menggagas program 1000 Start Up Mahasiswa. Launching program itu dikenalkan pada publik lewat kegiatan bertajuk Speak Up Start Up pada Kamis (20/6/2024).
Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber yang sudah malang-melintang di dunia start up Indonesia antara lain Ridwan Abadi sebagai CEO Sinergi Business Solution, M. Ziaelfikar Albaba Ketua STASION (Komunitas Startup Malang), dan Transbara Wahyu sebagai Founder Sidigs.com.
Baca Juga: Sepak Terjang Kelas Dunia, Unisma Didapuk Tuan Rumah ASEAN University Games 2024 Cabor Karate

Kegiatan itu sebagai komitmen Unisma dalam menapaki milestone entrepreneurial university menuju World Class University. Di mana mahasiswa terus diperkenalkan dan digembleng menumbuhkan mentalitasnya sebagai entrepreneur sejati selain menjadi akademika.
Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si mengatakan, program 1.000 start up mahasiswa ini merupakan upaya percepatan dan penyelenggaraan pendidikan berpedoman entrepreneurship atau kewirausahaan. Hal ini akan terus dikembangkan hingga 2027 mendatang.
Kewirausahaan menurut Maskuri kini tidak lagi dimaknai hanya sekedar berjualan. Melainkan sebuah mentalitas ketangguhan, inovatif, mampu menangkap peluang dan kemampuan menjadi pemimpin.
Baca Juga: FEB UNISMA Gelar International Seminar Securities Crowdfunding, Kupas Tuntas Alternatif Pendanaan Bagi Entrepreneur
Kepemimpinan inilah yang nanti akan mengantar mahasiswa memiliki daya saing yang unggul di dunia global.

”Saya kira semua skill yang kita miliki jika dilengkapi dengan jiwa entrepreneur akan semakin komplit. Seorang guru, punya jiwa entrepreneur. Begitu juga teknokrat, ahli hukum, dokter juga memiliki jiwa entrepreneur,” kata Maskuri.
Lewat 1000 start up mahasiswa ini, kata Maskuri akan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mencurahkan kreativitas dan inovasinya, terutama di dunia digital.
Sebuah riset dari McKenzie International Institute bahwa Indonesia akan terjadi PHK, 2025 hingga tahun 2030 akan terjadi PHK sekitar 56 Juta dari penduduk Indonesia yang saat ini hampir mencapai 280 juta.
Salah satu faktor adalah bidang tertentu sudah mulai tergeser dengan bidang baru.
”Digitalisasi banyak membawa perubahan. Tentu kita harus adaptif. Jika kita tidak mempersiapkan diri, kita akan menjadi orang yang terpinggirkan,” pungkasnya.
Sementara, Wakil Rektor I Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi Mistar, Ph.D., mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka menguatkan jati diri dalam menapaki milestone entrepreneur University. Unisma terus menggenjot spirit kewirausahaan mahasiswa dari berbagai jalur.
”Salah satunya melalui kegiatan perkuliahan mata kuliah kewirausahaan yang wajib diikuti semua program studi di Unisma,” jelasnya.
Berdasarkan identifikasi dari minat kewirausahaan mahasiswa di 17 bidang usaha kewirausahaan. Menurut Prof Jun, 17 bidang kewirausahaan tersebut akan didorong dan dikembangkan hingga naik kelas menjadi start up.
Tak hanya mahasiswa, kegiatan pengembangan startup ini juga melibatkan 64 dosen kewirausahaan di Unisma. Setiap dosen bertanggung jawab pada mahasiswa untuk membantu merencanakan mengembangkan startup mereka.
”Dengan begitu, startup akan berkembang menjadi bisnis yang establish. Dalam konteks ini, kehadiran narasumber akan memberi motivasi, dorongan, dan fasilitas pengembangan kepada mahasiswa yang ditargetkan akan ada 1000 startup baru di Unisma,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama itu.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























