MALANG, Tugumalang.id – Prestasi membanggakan kembali diukir Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) yang menempati jajaran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia versi SCImago Institutions Rankings (SCImagoIR 2026).
UIN Malang menempati peringkat ketiga untuk kategori Innovations Rank. Kampus Ulul Albab menempati posisi 9686 secara global dan 47 nasional.
Pencapaian ini menjadi salah satu hal membanggakan di tengah perayaan Dies Maulidiyah UIN Malang ke-65, sekaligus menegaskan komitmen kampus di bidang penguatan riset dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi.
Baca Juga: Setahun Memimpin, Rektor UIN Malang: Ini Amanah, Jangan Ada Lagi Pejabat dan Dosen Tidak Pernah Ngantor
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si menyampaikan bangga dan juga rasa syukur atas prestasi tersebut. Menurutnya apa yang baru saja diraih oleh UIN Malang bukan sekadar kebanggaan atas kerja keras seluruh sivitas akademika kampus, melainkan jadi pelecut untuk terus meningkatkan produktivitas, kontribusi, dan kualitas universitas.
“Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas dan kontribusi universitas,” tutur Prof. Ilfi.
Lebih lanjut, Prof. Ilfi menjelaskan kategori Innovation Rank bukan hanya melihat jumlah penelitian yang dihasilkan, tetapi juga keterkaitan hasil penelitian dengan pengembangan inovasi dan teknologi.
Aspek yang dinilai antara lain, publikasi ilmiah yang dirujuk dalam paten, pengajuan paten, serta dampak teknologi dari hasil penelitian.
“Perguruan tinggi perlu terus mendorong lahirnya penelitian yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan dan dimanfaatkan lebih luas,” jelasnya.
Baca Juga: Pesantren Menembus Pasar Digital, DWP Berdaya UIN Malang Dorong Kemandirian Ekonomi
Pencapaian tersebut juga semakin mempertegas komitmen kampus dalam memperkuat budaya riset dan inovasi, memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Serta mendorong pemanfaatan hasil penelitian dosen dan mahasiswa untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Pengembangan ilmu pengetahuan juga diarahkan agar tetap sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan semangat kemaslahatan.
“Bagi kami, prestasi bukanlah garis akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh,” tegas Prof. Ilfi.
Prestasi yang baru saja diraih UIN Malang ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika kampus, untuk terus meningkatkan kualitas riset dan menghadirkan publikasi nyata bagi masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A






































